Kunci Jawaban UN SMA Beredar

by -24 views

todi belalangForum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Kota Bandung mengimbau para peserta mengabaikan beredarnya sejenis kunci jawaban yang diperjualbelikan oknum yang berusaha mengambil keuntungan jelang Ujian Nasional (UN) 15 April.

Menurut Ketua FAGI Kota Bandung Iwan Hermawan, UN tingkat SMA dan sederajat 15–17 April, kebocoran kunci jawaban dari soal UN tidaklah mungkin, karena mata pelajaran yang diujikan terdapat 20 paket soal.

“Sehingga kebocoran soal ini jelas sangat sulit,” kata Iwan di Gedung Indonesia Menggugat, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, kemarin. Sejenis kunci jawaban ini hanya modus penipuan yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab. Untuk mendapatkan sejenis kunci jawaban para siswa harus membeli sebesar Rp40.000–Rp70.000. Menurut Iwan, indikasi penipuan modus ini terungkap sekitar dua hari lalu.

Setelah ada pengakuan dari beberapa siswa sebuah SMA Negeri di Bandung. Berdasarkan penelusuran FAGI, hampir semua sekolah baik negeri maupun swasta membeli sejenis kunci jawaban tersebut. Hanya, dia enggan memberitahu sekolah mana saja yang telah terindikasi membeli sejenis soal tersebut. Dia berharap, adanya pengusutan kasus ini. FAGI telah meminta Polrestabes Bandung untuk segera menyelidiki penjualan sejenis kunci jawaban ini.

“Padahal, belum tentu sejenis kunci jawaban itu akurat. Bisa dibilang hanya spekulasi,” ujar Iwan. Kasus itu juga dapat membuat konsentrasi para siswa menjadi terpecah. Sebab, para siswa menjadi terpaku kepada sejenis kunci jawaban yang beredar tersebut. Dia mengimbau, para siswa tidak percaya atas sejenis kunci jawaban beredar. “Sebaiknya, siswa lebih giat lagi belajar sehingga dapat menerima nilai maksimal sesuai harapan,” ucapnya. Sementara itu, sejumlah sekolah di Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan pra-UN, kemarin.

Hal itu untuk mengatasi persoalan kesulitan dalam mengerjakan soal UN. Pra-UN digelar dengan materi soal berkode sesuai dengan lembar ujian pada UN mendatang. Di sejumlah SMA di Indramayu, penyelenggaraan pra- UN mewajibkan seluruh siswa kelas XII mengikuti kegiatan tersebut. Di SMA Negeri 1 Sindang, misalnya, pelaksanaan pra-UN wajib diikuti seluruh peserta UN kelas XII di sekolah setempat selama 3 hari, dengan mata ujian pertama Bahasa Indonesia, dan Matematika.

Dalam rangkaian kegiatan pra-UN ini, seluruh mekanisme yang digunakan disesuaikan dengan UN sungguhan. Seluruh siswa sudah mulai dilatih cara mengisi Lembar Jawab Kerja (LJK) yang sesuai dan benar. Setiap ruang ujian diisi oleh 20 siswa. Rafiani, salah seorang Siswa kelas XII di SMAN 1 Sindang Indramayu mengaku, optimistis mampu mengerjakan semua soal UN dengan baik. “Saya yakin, bisa mengerjakan soal UN pada 15 April. Mudah-mudahan, hasilnya bisa semaksimal mungkin, karena sejak awal semester II di sekolah sudah banyak mengadakan try out, Pengayaan, dan Pra-UN,” jelas Rafiani.

Sementara Kepala SMAN 1 Sindang Kasno Hadikusumo menjelaskan, tahapan pra-UN ini merupakan rangkaian simulasi siswa dalam mengikuti ujian. “Semua siswa berulang kali kami sodorkan paket soal, dengan tingkat kesulitan beragam,” ujar Kasno. CR-1/ tomi indra

Sumber : koran-sindo.com