Tanggul Bisa Cegah Banjir Bantaran Sungai Cipaganti

by -3 views

jabar 2Sejumlah warga bantaran Sungai Cipaganti, persisnya di Hegarmanah, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, meminta pemerintah daerah setempat membangun tanggul untuk mencegah banjir.

Permintaan itu diucapkan warga saat Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda meninjau bantaran Sungai Cipaganti, kemarin siang. Ketua RW 03 Kelurahan Hegarmanah Soedijono mengatakan, banjir di kawasan itu bisa mencapai 1,5 meter hingga melewati atap rumah. “Terakhir banjir di sini sekitar tiga minggu lalu dan sampai atap rumah,” ucapnya.

Menurut dia, banjir dua jam itu menyisakan lumpur setinggi 20 cm, sehingga warga tidak bisa tidur, karena semua properti terhalang lumpur.“Warga sekitar sebenarnya sangat kooperatif. Salah satunya kerja bakti membersihkan sungai dari sedimentasi. Dengan begitu, ketika air mengalir deras bisa mengurangi risiko banjir,” ujarnya.

Menanggapi ini, Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda berjanji mengusahakan agar tanggul segera dibangun. Jika memungkinkan akan dibangun sekaligus, namun jika tidak memungkinkan dibangun bertahap. “Kita akan hitung dulu, mudah-mudahan tidak sampai Rp200 juta, jadi bisa dibangun tanpa lelang. Tapi, kalau harus lelang, mungkin baru bisa terealisasi tahun 2014,” jelasnya.

Ayi sangat mengapresiasi masyarakat yang rajin kerja bakti terutama masyarakat yang rumahnya di bantaran sungai. Menurutnya, memang ada penyempitan sungai dari hulu ke hilir, karena adanya bangunan di sempadan sungai. “Meski demikian, kita tidak bisa memindahkan warga yang tinggal di sana seenaknya,” katanya.

Sebenarnya Pemkot Bandung sudah menyiapkan program untuk mereka yang tinggal di bantaran sungai agar dipindahkan ke rusunami dan rusunawa. Namun, hingga sekarang pengelolaannya tidak bisa dilakukan oleh Pemkot Bandung. “Mungkin ke depan bisa terealisasi program-program tersebut,” ucapnya.

Sementara itu, Pemkab Bandung memperpanjang status tanggap darurat menjadi tujuh hari ke depan. Status yang seharusnya pada Jumat (12/4) habis diperpanjang hingga Jumat (19/4). Bupati Bandung Dadang M Naser mengatakan, perpanjangan tanggap darurat karena bencana yang masih terjadi di sebagian wilayah. Selain banjir, longsor pun berpotensi terjadi. ● yugi prasetyo/ iwa ahmad sugriwa