Abu Bakar Penuhi Panggilan Panwaslu – Bagi-bagi Uang Tidak Direncanakan

by -16 views

BUPATI._BANDUNG_BARAT_Calon incumbent Abubakar mengatakan, pemberian uang saat berkunjung ke Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Desa Cirawamekar, Kecamatan Cipatat, Bandung Barat, 1 April lalu, sama sekali tidak direncanakan.

“Itu adalah aksi spontanitas atas paksaan warga yang sudah melakukan kegiatan sunatan masal,” ujarnya di kantor Panwaslu KBB, Jalan Raya Gadobangkong, Cimareme, kemarin. Ironisnya yang melaporkan kasus tersebut ke Panwaslu adalah orang yang tidak ada di lokasi sehingga berdasarkan informasi dari orang lain. “Inilah yang aneh, pelapor tidak ada di lokasi dan tidak menyaksikan langsung. Jadi laporan itu sangat tidak berdasar dan tak akurat,” kata Abubakar.

Namun, dia belum terpikir untuk melaporkan balik ketika laporan itu tidak terbukti. Yang pasti, dia tidak melakukan money politics dan tidak mengajak atau meminta warga untuk mendukung dirinya pada Pemilukada KBB 19 Mei 2013. Abubakar memenuhi panggilan Panwaslu, kemarin.

Calon bupati nomor urut lima ini datang untuk menjelaskan pelaporan terhadap dirinya yang dianggap melakukan aksi politik uang kepada warga. Dia juga meluruskan bahwa tidak merasa diundang oleh Panwas pada Jumat (12/4). Dia hanya menerima undangan pada Sabtu (13/4) dan memenuhi undangan tersebut sesuai jadwal.

Ketua Panwaslu KBB Muhamad Daud Yusuf menjelaskan, pemanggilan Abubakar untuk menyikapi laporan dugaan money politics dan pelanggaran tahapan Pemilukada. Sehingga, Panwas wajib memanggil dan meminta keterangan dari yang bersangkutan.

Saat ini masih dilakukan pendalaman materi termasuk melengkapi keterangan yang ada karena bukti foto kejadian dilaporkan. “Total ada 29 pertanyaan yang kami ajukan dan terkait undangan yang benar adalah hari ini bukan kemarin (Jumat),” katanya. ● adi haryanto

Sumber : koran-sindo.com