30 Ilmuwan Jepang Terpapar Radiasi Nuklir Saat Lakukan Eksperimen

by -3 views
Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Novi Christiastuti Adiputri – detikNews

Para ilmuwan yang terpapar radiasi pasca insiden yang terjadi di laboratorium nuklir Jepang bertambah menjadi 30 orang. Sebagian besar korban terpapar radiasi dalam level rendah.

Dalam insiden yang terjadi pada Kamis (23/5) waktu setempat, terdapat 55 ilmuwan di dalam laboratorium yang berlokasi di Tokaimura, sekitar 120 km dari ibukota Tokyo, Jepang. Para ilmuwan tengah melakukan eksperimen yang melibatkan penembakan proton ke paparan emas, ketika insiden terjadi.

Demikian seperti disampaikan Badan Energi Atom Jepang (JAEA) dan dilansir AFP, Senin (27/5/2031).

Awalnya JAEA mengumumkan, hanya ada 6 ilmuwan yang terkena paparan radiasi. Namun pada Minggu (26/5) waktu setempat, JAEA kembali mengumumkan, bahwa 24 ilmuwan lainnya juga terkena paparan radiasi.

Kendati demikian, JAEA menegaskan, tidak ada kebocoran radiasi yang terjadi dari laboratorium tersebut. Meskpun dua ilmuwan terpapar radiasi hingga level 1.7 millisieverts, kadar yang sama yang digunakan saat pemeriksaan medis menggunakan sinar X.

“Tidak ada seorangpun yang memerlukan perawatan medis lebih lanjut,” tutur juru bicara JAEA.

Menurut Komisi Perlindungan Radiologi Internasional, paparan yang kurang dari 100 millisieverts per tahun tidak membahayakan kesehatan.

Penyebab insiden tersebut, menurut JAEA, akibat masalah teknis yang berujung pada memanasnya radioaktif yang digunakan. Kondisi semakin parah dengan adanya human error karena penggunaan kipas untuk mendinginkan radioaktif tersebut, yang justru memperluas paparan radiasi.

sumber+foto:detik.com