KONGRES YAHUDI SEDUNIA – Din Tekankan Perlunya Semua Agama Hidup Berdampingan

by -4 views

yahudiKetua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin menekankan perlunya semua agama untuk hidup berdampingan.

Kebebasan memeluk agama adalah hak asasi manusia sehingga tidak ada alasan bagi seseorang untuk menghalang- halangi orang lain memeluk agamanya. ”Tuhan Maha Pencipta bahkan memberikan kebebasan kepada manusia apakah mau beriman atau tidak,” kata Din saat menyampaikan pidato dalam sesi ”Praktik Kebebasan Beragama” di Kongres Yahudi Dunia (World Jewish Congress/ WJC) yang berlangsung di Budapest, Hongaria, 5–7 Mei 2013. Dalam perspektif Islam, Din menegaskan bahwa kebebasan beragama telah disebut secara jelas dalam Alquran Surat Al- Kafirun ayat 6.

“Perlunya agama hidup berdampingan ada dalam prinsip ’bagimu agamamu, bagiku agamaku’,” kata pemuka agama yang juga menjabat sebagai presiden Asian Conference of Religions for Peace (ACRP) dan wakil presiden World Conference on Religion for Peace (WCRP) ini. Kongres Yahudi Dunia 2013 merupakan penyelenggaraan ke-14 kalinya. Din hadir sebagai satu-satunya pembicara muslim. Dia berpidato bersama sejumlah pemuka agama dari berbagai bangsa.

Seusai acara, Din mengaku senang bisa menyampaikan pandangan Islam kepada umat Yahudi pada kongres tersebut. Bagi dia, sebagai agama samawi yang diturunkan ke dunia sudah seharusnya ada kerja sama antarsesama umat beragama untuk bisa mengembangkan peradaban umat manusia. “Yahudi, Kristen, dan Islam perlu semakin mendekat dan hidup berdampingan secara damai serta mengembangkan kerja sama peradaban untuk kemanusiaan,” ujar tokoh kelahiran Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat, ini.

Tak kurang dari 500 delegasi dari 70 komunitas Yahudi di seluruh dunia hadir dalam kongres ini. Pertemuan itu sekaligus menahbiskan Presiden WJC Ronald Lauder untuk kembali menempati posisinya dalam kurun waktu empat tahun ke depan. Lauder terpilih sebagai presiden tanpa pesaing. “Saya gembira untuk jadi (presiden) selama empat tahun lagi,” kata Lauder setelah pemungutan suara Senin (6/5) malam dan menyebut posisi itu “penugasan tertinggi” bagi orang-orang Yahudi.

Kantor Berita AFPmelaporkan, Ronald Lauder, putra raja kosmetika Estee Lauder, mendirikan Yayasan Ronald S Lauder pada 1987 dengan tujuan membangun kembali komunitas Yahudi di Eropa Tengah dan Timur yang hancur dalam Perang Dunia II. Lauder juga duduk antara lain di dewan Masyarakat Internasional bagi Yad Vashem dan US Holocaust Memorial Council serta bertindak sebagai duta besar Amerika Serikat untuk Austria antara 1986 hingga 1987.

Kongres Yahudi Dunia yang mewakili komunitas Yahudi di luar Israel memutuskan bersidang di Hongaria sebagai bentuk solidaritas dengan komunitas Yahudi di negara anggota Uni Eropa itu yang merasa menderita aksi anti-Semit dalam beberapa tahun belakangan. Pertemuan tersebut juga dihadiri Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban dan Menteri Luar Negeri Jerman Guido Westerwelle. dian ramdhani/ant

 sumber+foto:koran-sindo.com