Dubes Inggris Puji Kemampuan Bahasa Inggris Kaum Muda RI

by -2 views

120637_duta-besar-inggris-untuk-indonesia--mark-canning_663_382Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Mark Canning, memuji kemampuan Bahasa Inggris kaum muda Tanah Air. Canning mengaku terkesima dengan fasihnya mereka berkomunikasi dengan menggunakan Bahasa Inggris.

Padahal Indonesia notabene bukan termasuk negara yang sehari-hari menuturkan Bahasa Inggris sebagai alat komunikasi sehari-hari. Hal itu diungkap Canning, saat ditemui pewarta berita usai membuka konferensi internasional pertama program pengajaran Bahasa Inggris di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian, Sentul Bogor, Rabu 26 Juni 2013.

“Bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa yang sulit dikuasai. Namun saya kagum, banyak orang Indonesia yang fasih menuturkannya,” ujar Canning di hadapan pewarta berita.

Pujian serupa juga dilontarkan ke para pasukan Indonesia penjaga perdamaian misi PBB yang bertugas di negara konflik. Menurut Canning, kemampuan Bahasa Inggris pasukan berseragam asal Indonesia sudah baik.

Permasalahannya tinggal bagaimana membawa mereka ke tingkat untuk lebih percaya diri dalam hal komunikasi. Canning turut memuji konsistensi Indonesia dalam menjaga perdamaian dengan rutin mengirim pasukan terpilih ke negara konflik.

“Indonesia memainkan peranan penting dengan mengerahkan tentaranya ke negara lain secara rutin. Kami berharap negara di mana pasukan Indonesia ditugaskan, dapat merasakan dampaknya, yaitu konflik semakin berkurang dan perdamaian makin tercipta,” kata Canning.

Saat disinggung soal faktor tata bahasa yang kerap menjadi momok bagi orang Indonesia dalam menuturkan Bahasa Inggris, Canning menyebut faktor tersebut bukanlah hal utama dalam berkomunikasi.

Percaya Diri

Menurut dia rasa percaya diri untuk berani menggunakan bahasa tersebut menjadi faktor yang lebih dominan dan mendorong seseorang lancar Berbahasa Inggris.

“Saran saya, abaikan soal tata bahasa. Itu tidak terlalu penting karena semua orang pernah berbuat salah ketika berbahasa asing. Faktor yang lebih penting adalah bagaimana Anda mencoba untuk percaya diri berkomunikasi,” papar Canning.

Canning juga turut menegaskan pentingnya bagi pasukan penjaga perdamaian Indonesia untuk fasih berbahasa Inggris.

“Karena saat berada di lapangan, Anda harus berkomunikasi supaya dapat menolong masyarakat setempat agar tidak menjadi korban perang. Misal ketika Anda meminta mereka untuk pindah dan menghindari daerah konflik. Hal itu dapat sukses dilakukan apabila para pasukan tersebut percaya diri dalam berkomunikasi,” kata Canning.

Sebagai negara asal penutur bahasa tersebut, pemerintah Inggris ikut membantu pasukan Indonesia menguasai Bahasa Inggris. Mereka mengaku bekerja sama dengan PMPP dalam memberikan materi pelatihan bagi anggota pasukan penjaga misi perdamaian PBB.

Saat ditanya soal fasilitas PMPP yang baru dibangun pada November 2012 lalu, Canning mengaku takjub terhadap pusat misi perdamaian yang dimiliki Indonesia.

“Indonesia lebih maju satu langkah dalam hal menjaga perdamaian dengan memiliki fasilitas ini, karena di Inggris, kami belum memilikinya,” tutur Canning. (adi)

sumber+foto;vivanews