Latihan Berakhir, Bukan Berarti Prajurit Lepas Tanggung Jawab

by -10 views

Korpaskhas-CBerakhirnya gelar latihan satuan jajaran Korpaskhas bukan berarti tugas dan tanggung para prajurit turut berakhir, namun yang lebih penting adalah agar satuan jajaran Korpaskhas segera melakukan evaluasi untuk mengetahui kekurangan dan kendala yang dihadapi selama ini. Demikian amanat Dankorpaskhas dalam apel bulanan jajaran Wing II Paskhas yang dibacakan oleh Komandan Wing, Kolonel Pasukan Budi Sumarsono yang di laksanakan di Mayon 464 Paskhas Malang, Senin (03/06/2013)

Lebih lanjut Dankorpaskhas dalam amanatnya menyampaikan bahwa tugas-tugas kedepan agar dapat diperbaiki berdasarkan elavuasi tersebut sehingga diperoleh hasil yang maskimal, terlebih pada bulan Juni tahun ini latihan puncak Korpaskhas dengan sandi latihan ‘Trisula Perkasa’ juga akan digelar yang rencananya di pusatkan di daerah Kupang Nusa Tenggara Timur yang didahului gladi posko dengan pusat komando latihan di Mako Korpaskhas Bandung. “Rencanakan sebaik mungkin segala sesuatunya dengan sungguh-sungguh sehingga latihan dapat berjalan dengan lancar”, imbuh Dankor.

Maraknya peredaran narkoba di Indonesia yang sudah memprihatinkan dan melibatkan oknum TNI juga menjadi atensi pimpinan dengan menekankan agar prajurit jajaran Korpaskhas tidak ada satupun yang melibatkan diri ke dalam kasus narkoba baik sebagai pengguna, pengedar maupun backing. Penggunaan senjata api yang menyalahi aturan pun menjadi penekanan khusus agar jangan sampai dilakukan oleh prajurit korps baret jingga ini.

Diakhir sambutannya, Dankorpaskhas memberikan penekanan sebagai pedoman hidup prajurit diantaranya untuk memelihara dan meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Tuhan yang Maha Esa, memantapkan jati diri sebagai prajurit Paskhas dengan selalu berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI, senantiasa meningkatkan profesionalisme sebagai prajurit para komando yang dilandasi rasa tanggung jawab, motivasi, dedikasi dan loyalitas kerja, meningkatkan disiplin diri dan mengutamakan keamanan, keselamatan diri dan materiil baik dalam setiap menjalankan tugas, latihan maupun kehidupan sehari-hari.

Komandan Wing II Paskhas, Kolonel Pasukan Budi Sumarsono juga menambahkan beberapa amanatnya dihadapan peserta apel yang diikuti oleh Batalyon 464 Paskhas dan Mawing II baik militer maupun PNS agar benar-benar menjalankan apa yang menjadi penekanan Dankorpaskhas tersebut serta menambahkan agar para parjurit saling bisa memberikan kontrol terhadap keluarganya masing-masing tentang kegiatan diluar kedinasan. “Jauhi keterlibatan diri dalam kegiatan yang melanggar aturan dan berdampak pada kerugian diri maupun satuan”, ungkapnya.

Hadir dalam apel gabungan tersebut diantaranya Komandan Batalyon 464 Paskhas, Letkol Pasukan Joko Prasetyo, Kasiops Wing II, Kasilog Wing II dan pejabat laiinnya dijajaran Wing II Paskhas khususnya yang bermarkas di Malang. (Nur Kholis)