Cireng Mang Aup: Ngemil Cireng Dicocol Sambal Cengek Pedas Membakar

by -25 views

cirengdalamCireng alias aci (tepung kanji) digoreng populer di Bandung. Dulu, cireng dijual polos di gerobak pikul. Kini, cireng disajikan dengan isi atau dilengkapi dengan sambal dan dijual secara online.

Dengan layanan online, Anda yang tinggal di Jakarta tak perlu jauh-jauh ke Bandung untuk mencicipi kenyalnya cireng. Contohnya Cireng Mang Aup. Setelah pesanan dan pembayaran diterima, cireng akan dikirimkan hari itu juga untuk sampai esok harinya di tempat Anda!

Untuk pengiriman ke alamat Bandung, Cireng Mang Aup dibungkus dalam besek. Cirengnya bisa digoreng dengan sambal yang dioleskan di atasnya, jadi dapat disantap langsung. Namun kalau dikirim ke kota lain seperti Jakarta, Cireng Mang Aup mentah dikemas dalam plastik berlabel.

Satu plastiknya berisi 10 buah cireng. Tampak sedikit tepung di permukaan cireng mentah bersemu pink ini. Teksturnya empuk saat ditekan. Sesekali terlihat bintik-bintik merah kulit cabai. Bagi yang tak suka pedas, melihatnya saja jadi ngeri membayangkan rasanya yang pedas membakar.

Agar bagian dalam cireng matang sempurna dan tak menimbulkan cipratan saat dimasukkan ke minyak panas, api kompor untuk menggoreng memang tak boleh terlalu besar. Aroma menyengat menyebar ke seluruh ruangan saat cireng digoreng.

Agak lama kemudian, cireng berwarna kuning keemasan diangkat, ditiriskan, dan siap disantap bersama sambalnya. Permukaannya tampak mulus, tak keriting seperti merek cireng online lain. Pada beberapa cireng bagian tengahnya tampak menonjol.

Kami menunggu suhu cireng turun sedikit agar tak membakar lidah saat dicicipi. Saat digigit, teksturnya terasa padat dan kenyal. Acinya bisa mulur panjang saat ditarik
Bintik-bintik merah kulit cabai rupanya hanya gertakan karena cirengnya sendiri tak pedas. Namun, jangan tenang dulu. Cocolkan cireng ke sambalnya sedikit, lalu cicipi.

Huah huah… Seketika peluh bercucuran saat lidah mengenai sambal oranye yang disebut sambal cengek (cabai rawit) dalam Bahasa Sunda. Di dalamnya terdapat biji cabai rawit yang tak diulek halus serta cacahan kencur yang jadi ciri khas sambal Sunda.

Selain pedas, rasa sambalnya juga asam. Meriah seperti sambal korek. Meski hanya sedikit sambal yang diberikan per bungkus cireng, nyatanya tak habis juga!

Per bungkus cireng dijual dengan harga Rp 12.500. Untuk dikirim ke Jakarta, minimal pemesanan empat bungkus dengan ongkos kirim Rp 13.000. Menurut Rauf, sang pemilik usaha, cireng mentahnya bisa tahan lima hari. Konon, ia bisa memproduksi hingga 1.500 buah cireng per hari!

Untuk sementara, tak usah pedulikan hitungan kalori serta asupan minyak dan karbohidrat. Nikmati saja cireng yang kenyal mulur dengan sambal yang bikin berkeringat!

Cireng Mang Aup
Twitter: @cirengmangaup
Pin BB: 29273C5C
Telepon: 08998901464
Pemesanan: http://ngiderngiler.com/web/ordermangaup
(sumber:detik.com)