Rel Jalur Ganda Siap untuk Mudik

by -13 views

kereta2-236x180Perjalanan mudik di Jawa dengan menggunakan armada kereta api (KA) bisa lebih cepat tahun ini. Hal tersebut seiring dengan hampir tuntasnya pembangunan double track atau jalur ganda Jakarta-Surabaya.

Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) J.A. Barata mengatakan, meski belum 100 persen, jalur ganda sepanjang 727 kilometer di lintasan utara Jawa itu sudah mulai beroperasi.

“Belum semuanya selesai, tapi sudah ada pemanfaatan. Sekarang sudah terasa kok di beberapa persimpangan jalur sudah tidak harus menunggu lagi sehingga lebih cepat,” ujarnya kepada Jawa Pos kemarin (2/6).

Barata menjelaskan, tertahannya kereta di persimpangan, yang biasanya harus saling tunggu karena bergantian melintas, sudah jauh berkurang. Pengurangan akan semakin signifikan saat semua jalur sudah tuntas terhubung.

“Untuk Lebaran sudah bisa dimanfaatkan. Kan sudah mulai juga ada tambahan-tambahan kereta karena sekarang sudah lebih memungkinkan. Semoga saat Lebaran nanti sudah bisa lebih optimal pemanfaatannya,” harap dia.

Saat ini ada beberapa ruas di sekitar Jawa Timur yang masih perlu dituntaskan. Sejumlah ruas masih memasuki proses pembebasan lahan. “Peran pemerintah daerah setempat sangat signifikan terhadap proyek seperti ini,” ujarnya.

Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono sebelumnya menyatakan, sisa pengerjaan rel ganda di Jawa Timur segera tuntas dan diharapkan kelar akhir April. Namun, adanya sedikit kendala di beberapa ruas memaksa pengerjaan sampai Juni ini masih berlangsung.

Bambang menerangkan, beroperasinya jalur ganda untuk KA tersebut akan menjadi salah satu momen penting dalam upaya penyelesaian ruwetnya lalu lintas jalan di Jawa. “Kita melihat kalau semua dibebankan ke jalan, lima tahun ke depan sudah pasti akan terjadi kemacetan lebih parah daripada sekarang,” paparnya.

Menurut Bambang, peningkatan peran KA dan transportasi laut untuk menyeimbangkan arus distribusi barang dan penumpang harus menjadi prioritas. “Misalnya untuk KA rel ganda di Jawa. Karena sudah terpasang, ada tambahan kapasitas yang akan di-shifting dari darat ke KA, terutama untuk distribusi barang,” ucapnya.

Bagi pengusaha, tambah Bambang, hal terpenting adalah kepastian durasi produknya terkirim dalam proses distribusi. Terlebih untuk barang yang distribusinya butuh kepastian dan kecepatan pengiriman sebelum produknya rusak.

“Memang akan ada proses dan terseleksi sendiri nantinya. Mana yang butuh dikirim lewat KA, mana yang masih pilih lewat darat atau lewat laut,” imbuh dia.

(JPNN)