Saat Anda Harus Curiga Demam Berdarah Menyerang

by -7 views

20140221_180902_fogging-serentak-di-jakarta-pasca-banjirJangan remehkan demam berdarah dengue (DBD). Memiliki gejala serupa dengan demam biasa, DBD sering kali mengecohkan penderitanya sehingga mereka tidak segera mungkin mencari penanganan khusus. Padahal, penanganan yang terlambat dapat menyebabkan kematian.

Lantas, kapan Anda harus curiga bahwa Anda atau orang di sekitar mengalami DBD? “Kuncinya adalah terjadi demam akut atau mendadak selama 2-7 hari,” ujar Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSCM Leonard Nainggolan saat diskusi media di Soho #BetterU: Hari Demam Berdarah ASEAN, Selasa (10/6/2014).

Semakin berpotensi bila diikuti dua gejala dari beberapa gejala lainnya seperti sakit kepala, nyeri otot, nyeri tulang, ruam (kemerahan) di kulit, lekosit atau sel darah putih rendah, dan tetangga atau salah ada anggota keluarga positif DBD.

Patut dicurigai pula bila muncul tanda perdarahan seperti mimisan, pendarahan di gusi, dan kulit kebiruan. DBD adalah penyakit epidemik (dapat ditularkan antar manusia) yang disebabkan oleh virus dengue. Penularannya melalui gigitan vektor penular nyamuk Aedes Aegypti.

Mengingat bersifat epidemik, waspada jika salah satu anggota keluarga yang tinggal serumah sudah positif DBD.

Leonard menyarankan penggunaan kelambu dan lotion anti nyamuk untuk kulit kala tidur siang (Aedes Aegypti beraksi saat siang hari). Perbanyak pula konsumsi air yang mengandung elektrolit dan gula.

Pastikan lingkungan bebas dari tempat yang berpotensi menjadi sarang Aedes Aegypti semisal tumpukan baju kotor, barang bekas, dan genangan air. Tidak lupa juga untuk menjaga daya tahan tubuh.
(Tribunnews)