Menag Baru Janji Tak Halangi KPK Berantas Korupsi di Kemenag

by -2 views

menagBaru menjabat dua hari sebagai Menteri Agama (Menag), membuat Lukman Hakim Syaifuddin tak bisa menjawab dugaan korupsi di jajaran Kementerian Agama (Kemenag) yang menyeret mantan mantan Menag, Suryadharma Ali sebagai tersangka.

Namun, Lukman menegaskan bahwa dirinya berkomitmen penuh untuk membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

“Belum seluruhnya bisa saya sambangi seluruh pegawai saya untuk mengetahui informasi lebih rinci. Tapi kalau ditanya komitmen, tentu sama apa yang dimiliki KPK. Saya bersedia menjadi Menteri Agama karena ada komitmen. Kalau ditanya apa langkah lanjutan, tentu harus lebih arif,” ujar Lukman dalam jumpa pers di Gedung KPK, Selasa (10/6/2014).

Sebab itu, Wakil Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu pun mengagendakan untuk menemui sejumlah pejabat di Kementerian Agama (Kemenag).

“Besok dari pagi sampai sore, saya akan menemui pejabat eselon I dan II untuk mendapat masukan progress apa saja mengenai haji. Dalam dua langkah ini, setelah menemui KPK dan pejabat Kemenag, baru saya mengeluarkan kebijakan,” terangnya.

Ketika didesak apakah dirinya akan mengganti sejumlah nama pejabat yang telah disebutkan KPK yang diduga terlibat dalam praktik korupsi pernyelenggaraan haji, Lukman mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang berlaku.

“Saya harus bekerja berdasar hukum. Tidak bisa tidak jelas menggeser orang. Biar hukum yang bekerja, tanpa harus saya berhentikan kalau memang terbukti bersalah di mata hukum maka akan copot dengan sendirinya,” tegasnya.

Diakuinya, karena penggeledahan yang dilakukan KPK di kantor Kemenag, membuat sebagian pegawai mengalami demoralisasi dan merasa tertekan.

“Namun, tentu saya tidak boleh mleakukan intenvensi pada KPK agar menghentikan penyelidikan. Saya hanya mengangkat moral mereka seperti moto lembaga kami ikhlas beramal. Lakukan terbaik, mudah-mudahan ada hikmah tersendiri. Karena keperluan KPK juga menegakkan hukum,” tandasnya.

(Okezone)