1 Oktober Pengguna ATM Bank Tertentu Harus Rela Dipotong Biaya Lebih Besar

by -8 views

ATM1Mulai tanggal 1 Oktober mendatang, tarif penggunaan anjungan tunai mandiri (ATM) sejumlah bank akan mengalami kenaikan. Ini berlaku untuk transaksi seperti transfer, cek saldo, tarik tunai, dan lainnya.

Besaran kenaikan tarif tersebut bervariasi mulai dari Rp 1000 – Rp2500 per transaksi. Bebannya memang diberikan ke nasabah langsung dengan pemotongan saldo.

Hal itu diterangkan oleh Pemimpin Wilayah X Bank Mandiri Makassar, Purnomo Condro Akoso. Dirinya menyebut bahwa sosialisasi telah disampaikan di website Bank Mandiri, www.bankmandiri.co.id dan Mandiri Call 14000.

Perubahan tarif ATM yang berlaku bulan depan itu adalah untuk jenis Kartu Debit bank di jaringan ATM Link, Bersama, dan Prima.

“Mengantisipasi ini, kami sudah melakukan informasi perubahan tarif agar para nasabah mengetahui lebih awal,” katanya seperti dilansir Tribunnews.

Untuk BNI, Rizwan Nazaruddin selaku Head of Retail and Consumer BNI Wilayah Makassar juga menyatakan perubahan tarif tersebut. Tarik tunai dari ATM bank tersebut akan diberlakukan tarif Rp7500, cek saldo Rp 4000, atau terjadi kenaikan Rp2500 dan Rp1000.

Bank BNI pun telah mulai melakukan sosialisasi pada para nasabahnya sebab pengguna ATM bank tersebut cukup tinggi.

Sedang bagi pengguna bank BRI, kenaikan tarif untuk nasabah pengguna ATM nya masih belum ada informasi lebih jauh, atau belum mengalami kenaikan. Ini dibeberkan oleh Pemimpin Wilayah Bank BRI Makassar, Kuswiyoto.

(sidomi)