
Seluruh korban yang mengalami luka bakar dilarikan ke beberapa Rumah sakit sekitaran Pasar Baru yaitu RS Santosa, RS Kebon Jati dan RS Hasan Sadikin.
“Keenam korban tersebut mengalami luka bakar. Untuk seluruh korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dari tim medis,” jelas Kapolsekta Andir Kompol Benny Bathara saat ditemui wartawan di Mapolsekta Andir, Kamis (28/5/2015) petang.
Ledakan kebocoran tabung gas 3 Kg di pasar baru tersebut berasal dari tempat penjual baso milik saudara Jamal Maulana (33). Dari keterangan Jamal, saat itu Jamal sedang memanaskan bakso, dan gasnya habis.
“Dan Jamal pun menyuruh Egi adik Jamal untuk memesan tabung gas ke pedagang gas keliling langganannya. Setelah datang lalu, Egi pun memasang tabung gas yg baru. Akan tetapi saat akan terpasang ada kebocoran dari regulatornya,” jelasnya.
Kemudian Egi pun melepas kembali regulator dari tabung gas. Akan tetapi gas yg ada dalam tabung tetap bocor. Egi pun panik dan meminta bantuan kepada orang sekitar.
“Setelah menanyakan bagaimana cara pengamanannya, kemudian ada yg bicara agar tabung gas tersebut di masukan ke bak air, yang selanjutnya Egi membawa tabung ke kotak teh botol sosro dan oleh Jamal kotak tersebut di beri air,” ujarnya, seraya menambahkan, kemudian Jamal mengganti tabung yang baru lagi. Namun saat menyalakan api untuk memasak bakso oleh Jamal berselang 15 menit tiba tiba terdengar bunyi “bum” dan ada sambaran Api.
“Yang berada di sekitar basement memang sempat panik. Namun dari pihak manajemen dan orang yang berada disekitar tersbeut menyelamatkan keenam korban dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan,” jelasnya.
(Galamedia)






