Ngabuburit ala Maung Bandung Bisa Jalin Silaturahmi sambil Jaga Kondisi

by -10 views

persibDalam laga Liga tersebut, para mantan punggawa Persib tergabung dalam tim Disyanjak (Dinas Pelayanan Pajak) Kota Bandung berjumpa tim Galados yang berhasil dimenangkan oleh tim Disyanjak Kota Bandung dengan skor akhir 2-0. Dalam laga yang berlangsung selama 2 x 30 menit itu, gol Disyanjak disarangkan Yaris Riyadi dan Asep Dayat.
Mantan pemain tim Persib yang bergabung dengan Disyanjak, Yaris Riyadi mengaku menyambut baik kegiatan ini. Sebab, dengan cara ini, bisa kembali bersua para mantan pemain Persib lainnya. ”
Senang, sudah lama enggak ketemu, ajang silaturahmi juga, Alhamdulillah dengan Liga ini bisa kumpul,” terangnya selepas pertandingan.
Untuk menghadapi Liga, pemain mungil pekerja keras itu mengaku tidak melakukan persiapan khusus. Bahkan menurutnya, pengumpulan mantan pemain Persib terbilang singkat. “Baru dikasih tahu tiga hari ke belakang,” sebutnya.
Setelah pensiun dari Persib, Yaris mengaku jarang lagi berjumpa dengan mantan pemain Persib lainnya, kecuali teman yang satu kantor dengannya. “Untuk pribadi bagus sekali. Bersyukurlah bisa diundang,” tuturnya.
Sementara itu, punggawa dari tim Galados, Tisna Sanjaya menuturkan jika Liga Ngabuburit tidak hanya jadi momentum saat PSSI dibekukan. Namun, Liga bisa dijadikan momentum bahwa, olahraga sepakbola di Indonesia harus tetap hidup. “Bahkan saat Puasa pun masih semangat, tidak hanya sepak bola profesional, sehingga yang muncul jalinan silaturahmi,” tuturnya.
Disinggung soal bermain melawan mantan pemain Persib, ia merasa bangga bisa bersama dalam satu lapangan karena saat aktif sebagai pemain Tisna hanya bisa melihat penampilan pemain melalui layar kaca. “Jujur saja saya gemper (gugup) melawan mereka. Mereka jago pisan. Saya lihat mainnya dengan hati, tidak main-main, sampai-sampai saya dijaga tiga pemain,” pungkasnya.
Pelatih Persib Jajang Nurjaman juga mengikuti Liga Ngabuburit bersama Disyanjak. Namun, pada kesempatan itu, ia tidak menjadi pelatih tapi akan tampil sebagai pemain.
“Iya saya rencananya main gabung sama tim Disyanjak. Ikut Liga Ngabuburit karena diajak. Ya, daripada ngabuburitnya (menunggu berbuka puasa) di rumah, jadi ikutan main saja. Sambil ngabuburit bisa jaga kondisi juga,” kata Janur.

(Indopos)