Polisi Usulkan Pengendara Motor Tak Naik Fly Over Pasopati di Malam Hari

by -23 views

pasupatiKapolrestabes Bandung Kombes Pol AR Yoyol mengatakan, pihaknya akan mengusulkan larangan bagi para pengendara motor untuk melintasi Jembatan atas Pasopati di malam hari, pemotor jalan bawah saja.
“Ini baru usul saya kepada Bapak Wali Kota, demi keamanan malam hari pemotor tak usah naik, rencana iniakan kita bicarakan dulu sebelum kita sepakati,” ujar Yoyol di Balai Kota, Senin (03/08/2015).
Menurut Yoyol, tingkat kriminalitas di fly over Paspati memang sering terjadi karena jalannya yang lurus, tanpa hambatan. Sehingga untuk menjambbret, hanya tinggal menarik tas korban, dan tancap gas. Untuk menekan angka kriminalitas, Yoyol akan menambah personel untuk patroli di kawasan fly over.
“Saat ini yang bertugas di Pasoparti delapan personel, sekarang akan ditambah jadi12 orang,akan patroli bergiliran selama 24 jam,” ujar Yoyol.
Menurut Yoyol, meski angka kriminalitas di Koa Bandung meningkat, namun, belum perlu diberlakukan jam malam.
“Untuk hiburan malam ya sesuai Perda saja,jika polisi batasi jam 24.00 dianggap melanggar Perda dan polisi membuat aturan sendiri,” ujarnya.
Menurut Yoyol, keamanan Kota Bandung masih kondusif tapi warga diminta tetap waspada. Untuk penjambretan yang terjadi di Fly over Paspati, Yoyol mengaku belum bisa mengungkap pelakunya. Yang berhasil diungkap pihak kepolisian, hingga sekarang adalah penjambretan di beberapa tempat lain, diantaranya di Jalan Sunda dan di Kiaracondong.
“Dalam tiga hari ke depan, pelaku penjambretan di Paspati, pasti tertangpa,” ujar Yoyol. .
Yoyol minta jika mengendari sepeda motor tas aga disimpan di depan, jika boncengan simpan di tengah, itu cara aman agar bebas jambret.

(Tribunjabar)