Berangkatkan Ribuan Prajurit, Ini Kesulitan TNI Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan

by -15 views

asapRibuan personel TNI diterjunkan untuk membantu memadamkan titik api akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi beberapa provinsi di Indonesia.

Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI, Mayjen Fransen G Siahaan mengatakan, meskipun demikian masih ada beberapa hambatan yang dihadapi.

“Hambatan yang dialami saat pemadaman adalah kurangnya peralatan alat berat seperti eskavator untuk pembuatan kanal dan embung,” kata Fransen kepada wartawan saat melepas 1000 prajurit TNI ke Sumatera Selatan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (22/10/2015).

Dirinya menjelaskan, pembuatan kanal penting karena ketersediaan air yang sangat minim.

Hambatan kedua, terbatasnya sarana dan pra sarana untuk memadamkan api, khususnya pompa air ukuran 6 inchi.

“Tebalnya asap juga mempengaruhi jarak pandang,” kata dia.

Selain itu, sarana transportasi untuk menuju titik lokasi kebakaran sangat terbatas. Sementara area yang terbakar terus meluas karena angin yang kencang.

Untuk diketahui, hingga Senin(19/10/2015), jumlah titik api di Sumsel dan Riau sebanyak 700 titik api dan 60 titik asap. Upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan operasi pemadaman darat dan udara.

Selain itu dilakukan pula sosialisasi dan patroli.

(Tribunnews)