Pakai Sistem Online, Bikin SIM cuma 5 Menit

by -16 views

Polri membuat gebrakan barunya lewat pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara online. Korps Lalu Lintas Polri meluncurkan sistem SIM Online yang diberlakukan di sejumlah Mapolres yang tersebar di seluruh Indonesia, kemarin.
Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, sistem baru yang diluncurkan Polri mampu memangkas waktu pembuatan SIM. Selain itu, layanan online juga mengurangi praktik birokrasi dan administrasi yang berbelit.
”Ke depannya akan seperti snow ball (bola salju), di mana pengurusan ini akan lebih efisien karena menggunakan banyak data yang berkaitan dengan teknologi informasi,” kata Luhut yang juga menteri koordinator politik, hukum dan keamanan saat menghadiri peluncuran acara SIM Online di Parkir Timur Senayan, Jakarta, kemarin.
Menurut Luhut, dengan sistem baru, SIM yang diperpanjang bisa tuntas dalam waktu lima menit. Luhut mengatakan, warga yang ingin mengurus surat perpanjangan SIM tak perlu jauh-jauh ke daerah asal. Cukup datang ke Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas) terdekat. “Lima menit cukup,” tuturnya.
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, SIM online sangat memudahkan semua pemilik SIM yang ingin diperpanjang. ”Adanya pelayanan SIM Online ini dapat memberikan kemudahan masyarakat dan juga meningkatkan kecepatan pelayanan dalam menerbitkan SIM,” ujar Badrodin.
Kendati demikian, layanan penerbitan SIM secara online di seluruh Indonesia baru menjangkau 45 Mapolres. Sayangnya, wilayah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor belum masuk dalam sistem tersebut. Badrodin berjanji agar ke depannya seluruh Polres yang menerbitkan SIM akan terkoneksi. “Harapannya per 2018 di seluruh Indonesia sudah bisa berfungsi. Ini adalah tahap awal dan memang bertahap dalam pelaksanaannya,” tuturnya.
Penerapan sistem ini, Kepolisan menggandeng Bank Rakyat Indonesia. Direktur Utama Bank BRI, Asmawi Syam menjelaskan, pemilik SIM A dan SIM C bisa melakukan pembayaran lewat teller di Unit Kerja Bank BRI di seluruh Indonesia, E-Channel Bank BRI seperti ATM BRI, EDC BRI dan Internet Banking BRI. “Masyarakat bisa bayar melalui ATM BRI, internet banking atau datang ke Kantor BRI,” ujarnya.
Kakorlantas Polri Irjen Condro Kirono menambahkan, layanan baru dari Polri itu memonitor penerbitan SIM di tingkat kepolisian resort (polres). Misalnya, secara memantau jumlah penerbitan SIM yang dilakukan polres. ”Untuk pembangunan SIM online ini biayanya Rp78 miliar,” ujarnya.
Dengan adanya layanan itu, database penerbitan SIM yang ada di polres akan ditarik ke Korlantas. Dengan demikian, data yang digunakan untuk penerbitan menjadi terpusat. Layanan tersebut juga sudah berintegrasi dengan Kemendagri melalui layanan e-KTP. Sistem itu juga terintegrasi dengan Kemenkeu untuk layanan pembayaran. ”Juga ke internal kepolisian kalau kecelakaan lalu lintas, SIM-nya apa. Selama ini kita tidak tahu sudah berapa kali kecelakaan,” tandasnya.

(Metropolitan.id)