Baru-baru ini heboh pembicaraan mengenai artis penyanyi bernama Antea Putri Turk. Ia mendeklarasikan bahwa dia adalah cucu dari saudara tiri W.R. Soepratman. Informasi ini mulai dikenal setelah unggahan sebuah videonya di mana ia menampilkan dirinya sedang menyuarakan lagu perdana buatan W.R. Supratman dengan judul “Indonesia Tjantik”. Penampilannya itu bertepatan dengan peringatan Hari Musik Nasional tanggal 9 Maret 2025 lalu.
Pernyataan Antea segera mendapat perhatian besar karena menyebut nama pencipta lagu “Indonesia Raya.” Tidak lama kemudian, Yayasan Wage Rudolf Soepratman merilis klarifikasinya terkait hal ini. Menurut Humas yayasan yang bernama Indraputra, meskipun Antea tidak merupakan cicit dari W.R. Soepratman, dia tetap memiliki ikatan keluarga dengan si pembuat musik terkenal itu.
Berikut ini adalah informasi tentang keluarga Antea Putri Turk, seorang penyanyi yang terkait dengan W.R. Soepratman, bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak mengenai Antea.
1. Keturunan Kroasia melalui sang bapak
Antea Putri Turk adalah seorang penyanyi dan penulis lagu yang lahir pada tanggal 20 Desember 2008. Dia memiliki keterikatan erat dengan bidang kesenian. Di luar kemampuan vokalnya yang menarik, Antea juga terampil memainkan biola, piano, dan gitar.
Dia adalah anak kedua dari pasangan Dario Turk dan Endang Wahyuningsih Josoprawiro. Artis ini memiliki latar belakang etnis Kroasia melalui orang tuanya. Ayahnya, Dario Turk, adalah seorang dokter spesialis kandungan keturunan Kroasia yang sudah mengambil kewarganegaraan Indonesia pada tahun 2001.
2. Di dekat bersama kakaknya
Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, Antea adalah putra bungsu. Dia mempunyai satu orang saudara perempuan yaitu Andrea Turk, yang dikenal juga sebagai penyanyi. Dia mengembangkan karirnya serta menyelesaikan studinya di mancanegara.
Andrea pun sempat menjadi salah seorang finalis yang dipilih untuk bergabung dalam akademi musik Martin Garrix di Jerman. Beberapa foto kasual dari Antea dan Andrea bisa dilihat pada postingan Instagram mereka, termasuk saat memberi ucapan selamat ulang tahun.
3. Bapaknya sangat mensupport jalannya di dunia musik.
Dario, sang bapak Antea, adalah orang yang selalu mendorong kariernya di dunia musik. Dia pula yang memperkenalkannya kepada kesenian bermain musik. Pada suatu hari, si bapak membawanya ke sebuah studio musik. Disitulah dia diberikan tugas mendadak untuk membuat melodinya sendiri sesuai dengan lirik lagu “Sekolah Cinta” milik W.R. Supratman.
Sang ayah sengaja merekam seluruh proses dari awal, menangkap momen ketika Antea secara spontan menemukan melodi lagu-lagu yang belum memiliki nada tersebut. Bersama ayahnya dan Yayasan W.R. Supratman, Antea mencari karya sang pahlawan di museum Indonesia hingga ke perpustakaan di Belanda.
4. Ia adalah cucu Buyut dari saudara perempuan W.R. Soepratman
Antea Putri Turki tetap terkait kekerabatan dengan W.R. Soepratman. Dia merupakan cucu empat tingkat dari saudara perempuan kandung W.R. Soepratman, yakni Ngadini Soepratini. Sebagaimana diceritakan oleh keluarga, W.R. Soepratman memang belum menikah dan tidak memiliki anak biologis.
Ngadini berperan sebagai saudara kandung tertua ke lima bagi W.R. Soepratman. Dia dikaruniai tiga keturunan yang terdiri atas Mardinah, Mardjono, serta Marsiah. Setelah itu, Mardjono memutuskan untuk melangsunkan ikatan suci dengan seseorang dan selanjutnya ia mengalami pemberkahan dalam bentuk satu buah cucu laki-laki bernama Sastriany. Kemudian, setelah perkawinannya sendiri, Sastriany diberikan karunia oleh Tuhan berupa tiga orang anak, yakni Hana, Endang, dan juga Hendro. Akhir cerita ini berkisahkan tentang Aditya, sang putra tunggal milik Endang Wahyuningsih Josoprawarejo.
5. Yayasan W.R. Soepratman menolak keras terhadap
title
tersebut
Walaupun memiliki ikatan keluarga, perwakilan dari kerabat mendiang W.R. Soepratman, yaitu Indraputro, menyampaikan bahwa keluarga menentang jika Antea menggunakan nama keluarganya. Alasannya adalah karena Antea bukan bagian dari keturunan langsung W.R. Soepratman. Oleh sebab itu, keluarga berkeinginan agar nama sang pejuang kemerdekaan Indonesia tidak digunakan lagi untuk tujuan apapun.
(Antea) Dia adalah keturunan dari Wage Rudolf Supratman tetapi tidak secara langsung, melainkan dari saudaranya yang bernama Ngadini, yakni kakak W.R. Supratman,
kata Indraputra.
Oleh karena itu, baik dari sisi keluarga maupun yayasan telah bersepakat untuk memastikan bahwa nama Wage Rudolf Supratman terus dikenal dengan baik sampai hari kematiannya.
lanjutnya.
Itulah informasi tentang keluarga Antea Putri Turk yang tetap memiliki hubungan kekerabatan dengan W.R. Soepratman.












