JABARMEDIA.CO.ID, BOGOR — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, telah berhasil menata 16 kilometer kabel udara dan menargetkan total 32 kilometer sebagai bagian dari upaya memperbaiki wajah kota. Program ini diharapkan dapat membuat Kota Bogor lebih tertib, aman, dan nyaman.
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, menyampaikan pada hari Senin bahwa penataan kabel udara ini merupakan bagian dari program penataan utilitas perkotaan. Sejak 2022, Pemkot Bogor bekerja sama dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) untuk mewujudkan program ini.
“Alhamdulillah, sejak tahun 2022 kita sudah menurunkan hampir 16 kilometer kabel udara. Tahun ini, kami menargetkan total 32 kilometer, tetapi pelaksanaannya diprioritaskan sekitar 10 sampai 15 kilometer,” ujar Dedie setelah memimpin kegiatan pemotongan kabel udara di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor.
Penataan kabel udara ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Bogor untuk menciptakan kota yang lebih ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), sejalan dengan arahan pemerintah pusat. Pelaksanaan dibagi menjadi enam segmen jalur dan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai operator telekomunikasi.
Dedie menjelaskan bahwa penataan di Jalan Jenderal Sudirman memerlukan koordinasi lintas instansi karena jalan ini berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi. “Koordinasinya cukup lama karena ini jalan provinsi, sehingga kami harus mendapatkan rekomendasi dari pemerintah provinsi dan alhamdulillah sudah keluar,” tambahnya.
Ke depan, penataan kabel udara akan dilanjutkan di sejumlah ruas jalan lainnya seperti Jalan Saleh Bustaman, Jalan Siliwangi, dan Jalan Saleh Danasasmita. Melalui program ini, Pemkot Bogor berharap estetika kawasan perkotaan semakin meningkat serta menciptakan ruang publik yang lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat.
Tujuan Utama Penataan Kabel Udara
Penataan kabel udara memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:
- Meningkatkan estetika kota: Dengan menghilangkan kabel yang berserakan, tampilan kota menjadi lebih rapi dan indah.
- Meningkatkan keselamatan: Kabel yang tidak tertata bisa menjadi bahaya, terutama bagi pengendara dan pejalan kaki.
- Mempermudah perawatan infrastruktur: Penataan kabel akan memudahkan pihak terkait dalam melakukan perawatan dan perbaikan jika diperlukan.
Proses Penataan yang Dilakukan
Proses penataan kabel udara melibatkan beberapa tahapan, termasuk:
- Perencanaan dan koordinasi: Sebelum pelaksanaan, Pemkot Bogor melakukan perencanaan dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
- Pemotongan dan penurunan kabel: Kabel-kabel yang ada di atas permukaan jalan dipotong dan diturunkan ke bawah tanah.
- Pengelolaan infrastruktur: Setelah kabel diturunkan, infrastruktur tersebut dikelola agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Peran Masyarakat dalam Program Ini
Selain upaya pemerintah, partisipasi masyarakat juga sangat penting dalam suksesnya program penataan kabel udara. Beberapa cara masyarakat dapat berkontribusi adalah:
- Menjaga lingkungan: Masyarakat diharapkan tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
- Memberikan masukan: Masyarakat dapat memberikan masukan atau keluhan terkait proses penataan agar dapat segera direspons.
- Mendorong kepatuhan: Masyarakat dapat membantu memastikan bahwa aturan dan regulasi yang berlaku diikuti oleh semua pihak.
Tantangan yang Dihadapi
Meski program ini menawarkan banyak manfaat, terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti:
- Keterbatasan anggaran: Penataan kabel membutuhkan dana yang cukup besar, sehingga perlu perencanaan yang matang.
- Koordinasi antar-instansi: Karena melibatkan banyak pihak, koordinasi yang baik sangat penting agar tidak terjadi hambatan.
- Kepatuhan masyarakat: Beberapa masyarakat mungkin belum sepenuhnya memahami manfaat dari program ini, sehingga perlu sosialisasi yang intensif.
Keberlanjutan Program
Pemkot Bogor berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan program penataan kabel udara. Hal ini dilakukan melalui:
- Pemantauan berkala: Pemkot akan terus memantau kondisi kabel dan infrastruktur untuk memastikan tidak ada masalah yang muncul.
- Evaluasi hasil: Evaluasi dilakukan secara berkala untuk menilai efektivitas program dan menentukan langkah-langkah yang perlu diambil.
- Peningkatan kapasitas: Pemkot juga akan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan teknologi untuk mendukung keberlanjutan program.
Program penataan kabel udara ini menjadi salah satu langkah penting dalam membangun kota yang lebih baik. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, harapan besar dapat tercapai dalam waktu dekat.







