Mayat Pria Garut Teridentifikasi, Polisi Bongkar Fakta Ini

by -
by
Mayat Pria Garut Teridentifikasi, Polisi Bongkar Fakta Ini

Identifikasi Mayat Pria di Sungai Cipedes

Tim Polres Garut berhasil mengidentifikasi mayat pria yang ditemukan oleh warga di Sungai Cipedes, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Korban kemudian diserahkan kepada keluarganya setelah dilakukan pemeriksaan terkait kondisi jasad tersebut.

“Korban sudah diidentifikasi atas nama Dadan, lahir pada tahun 1991, warga Desa Cibunar, Kecamatan Malangbong,” ujar Kepala Seksi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adhi saat dihubungi melalui telepon seluler di Garut, Jumat (24/4/2026).

Sebelumnya, polisi melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus penemuan mayat pria di tepi Sungai Cipedes, Kampung Karamat, Desa Citeras, Kecamatan Malangbong, pada Kamis (23/4) petang. Hasil dari penyelidikan itu berhasil mengungkap identitas jasad bernama Dadan, warga Malangbong yang sehari sebelumnya keluarga tidak mengetahui keberadaannya.

“Dugaan sementara korban hanyut di sungai,” katanya.

Polisi bersama tim medis setempat telah melakukan pemeriksaan terkait kondisi jasad korban saat awal ditemukan maupun setelah dibawa ke rumah sakit. Hasilnya, tidak ditemukan adanya tindak kekerasan pada tubuh korban, sehingga pihaknya menyimpulkan bahwa tidak ada unsur dugaan tindak pidana seperti bekas penganiayaan terkait meninggalnya korban.

Baca Juga:  Mencari Nama Sempurna Untuk Jagoan Kecil Anda: Inspirasi Dan Makna Di Balik Pilihan Nama Bayi Laki-Laki

“Pemeriksaan dari tim kesehatan tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan,” ujarnya.

Kepolisian belum dapat memeriksa lebih lanjut untuk mengetahui penyebab tewasnya korban, karena tidak ada saksi yang bisa memberikan informasi lebih lanjut dari kasus meninggalnya korban. Upaya kepolisian untuk dapat mengetahui lebih jelas penyebab korban tewas, bisa saja melakukan autopsi, namun pihak keluarga korban menolak untuk melakukan itu.

“Untuk penyebabnya belum bisa diketahui karena tidak ada saksi, keluarga juga menolak untuk dilaksanakan autopsi,” kata dia.

Penemuan Mayat yang Membuat Warga Terkejut

Sebelumnya, warga yang sedang mencari rumput di tepi sungai dikagetkan dengan penemuan jasad yang tergeletak di sungai, kemudian dilaporkan ke polisi. Hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan bahwa korban masih memakai pakaian yang selanjutnya petugas mengevakuasinya dari sungai.

Proses Identifikasi dan Penanganan

Proses identifikasi dilakukan dengan menggunakan berbagai metode yang tersedia, termasuk pemeriksaan dokumen kependudukan dan data yang diberikan oleh keluarga korban. Dengan adanya identifikasi ini, pihak keluarga akhirnya bisa menerima jasad korban dan melanjutkan proses pemakaman sesuai dengan tradisi dan agama yang dianut.

Baca Juga:  Demokrat:Timwas Century ke Rumah Anas Berlebihan

Selain itu, pihak kepolisian juga memberikan informasi lengkap kepada keluarga tentang kondisi jasad korban dan hasil pemeriksaan medis yang telah dilakukan. Meskipun penyebab kematian belum sepenuhnya diketahui, proses ini menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa semua prosedur hukum dan medis telah dipenuhi.

Langkah Selanjutnya

Meskipun penyebab kematian korban belum dapat diketahui secara pasti, pihak kepolisian tetap berkomitmen untuk melakukan investigasi lebih lanjut jika diperlukan. Namun, karena keluarga menolak autopsi, proses ini mungkin akan terhenti di sini.

Dalam situasi seperti ini, komunikasi antara pihak kepolisian dan keluarga korban sangat penting agar semua pihak merasa puas dengan proses yang berlangsung. Selain itu, pihak kepolisian juga memberikan dukungan emosional kepada keluarga korban, terutama dalam menghadapi kehilangan yang mendadak dan tidak terduga.

Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.