JABARMEDIA – Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Tol Cipali KM 165+400 arah Cirebon pada hari Sabtu, tanggal 27 Juni pukul 07.29 WIB. Peristiwa ini melibatkan dua truk yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka-luka. Insiden ini menimbulkan kemacetan panjang yang memengaruhi arus lalu lintas selama proses evakuasi berlangsung.
Menurut informasi awal yang diperoleh, kecelakaan terjadi karena pengemudi truk boks diduga mengantuk saat berkendara. Hal ini menyebabkan truk tersebut menabrak bagian belakang truk bermuatan pakan ikan yang sedang melaju di depannya. Kejadian ini terjadi di tengah kondisi lalu lintas yang cukup ramai.
Proses Evakuasi dan Penanganan Korban
Pihak Astra Tol Cipali memberikan keterangan bahwa satu korban meninggal telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arjawinangun untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sementara itu, korban yang mengalami luka-luka dibawa ke RS Sentra Medika guna mendapatkan perawatan medis.
“Proses evakuasi kendaraan berlangsung selama beberapa jam. Petugas secara bertahap membersihkan jalur yang terdampak agar arus kendaraan dapat kembali normal,” ujar Ardam Rafif Trisilo, yang merupakan Dept. Head dari Sustainability Management & Corporate Communications di Astra Tol Cipali.
Dampak pada Arus Lalu Lintas
Kemacetan yang terjadi akibat kecelakaan ini sangat signifikan. Seorang pengguna jalan, Ujang (39), mengatakan bahwa ia harus menghabiskan waktu lebih lama dari biasanya karena kemacetan yang terjadi.
“Macet hampir 1 sampai 1 jam 30 menit dari wilayah Kertajati Majalengka menuju Cirebon,” kata Ujang.
Kondisi ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran pengemudi dalam menjaga konsentrasi saat berkendara, terutama di jalan tol yang seringkali memiliki kecepatan tinggi. Selain itu, tindakan cepat dari petugas darurat juga menjadi faktor penting dalam mengurangi dampak kecelakaan.









