Sepi Pengunjung dan Minim Fasilitas, Goa Gudawang Gelap Gulita

10 March 2015

gudawangSalah satu penjaga objek wisata Goa Gudawang Desa Argapura, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor yang sudah bekerja selama 43 tahun, Helmi meminta kepada pemerintah untuk peduli terhadap objek wisata ini agar bisa meningkatkan jumlah pengunjung. Selama ini, objek wisata Goa Gudawang terbilang sepi pengunjung, bahkan di saat akhir pekan. Untuk pemandu sendiri paling ramai bisa mengantar wisatawan sampai 10 orang dalam sekali jalan, itu pun kalau ramai dibatasi perjalanannya hingga 7 kali antar. Hal itu dikarenakan harus disesuaikan dengan kondisi fisik yang perlu dijaga. Bahkan, Goa Gudawang ini buka hingga 24 jam penuh, jadi para guide bergantian dalam berjaga. Kondisi Goa Gudawang yang sepi pengunjung dan tidak dikelola dengan baik ini membuat Helmi miris, namun tidak bisa berbuat banyak, jadi  hanya mengandalkan bantuan serta sokongan dana dari pemerintah daerah agar objek wisata ini bisa terjamah oleh banyak orang. ”Coba dibuat koperasi pemerintah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, jadi warga sekitar objek wisata ini juga bisa merasakan keuntungan adanya Goa Gudawang,” tambah Helmi. Namun, minimnya campur tangan pemerintah dalam mengelola objek wisata ini tak lantas membuat Goa Simenteng, Goa Simasigit, dan Goa Sipahang kehilangan daya tariknya. Ketiga goa ini masih tetap bisa dinikmati bagi wisatawan yang berkunjung.

(Heibogor)

Jokowi Muncul di Tengah Perayaan Cap Go Meh, Warga Histeris

6 March 2015

jokowiPresiden Joko Widodo (Jokowi) resmi membuka perhelatan pesta rakyat Street Festival Cap Go Meh 2015 di Kota Bogor.

Kehadiran Jokowi di panggung utama langsung mendapat sambutan luar biasa dari warga.
Presiden Jokowi yang temani ibu negara Iriana Jokowi datang sekitar pukul 16.20 WIB. Presiden juga datang bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anis Baswedan serta Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dan Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto.

Setelah prosesi pembukan dengan berbagai tarian, Preiden secara resmi membuka perayaan Cap Go Meh. Dengan menggunakan bendera putih berlambang Cap Go Meh Presiden membukan arak-arakan pawai.

“Dengan mengucap Bismillah saya buka perayaan Cap Go Meh 2015,” ucap Sang Presiden disambut riuh tepuk tangan penonton.

Arak-arakan pawai kesenian kebudayaan pun langsung bergerak. Diawali dengan marching band Puzdiksi ‎Bogor kemudian dilanjutkan dengan peserta pertunjukan lainnya. Berbagai atraksi kebudayaan seperti atraksi angklung, barongsai dan liong.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) dalam sambutannya mengatakan pesta rakyat ini adalah pesta tahunan. “Tentunya pada sore hari ini sangat istimewa karena dihadiri presiden Jokowi. Ini sebuah kehormatan bagi warga jawa barat,”paparnya.

Di Jawa Barat, lanjut Aher, ada beberapa pesta cap Go meh juga seperti di Bandung, Cirebon dan beberapa wilayah lainnya. “Namun pesta Cap Go Meh terbesar itu berada di Kota Bogor,” tegasnya.
Cap Go Meh adalah pesta budaya, bukan peristiwa agama. Artinya kebudayaan itu milik bersama. ‎Budaya itu netra, universal dan tidak berideologi.

“Insya Allah kehadiran bapak Presiden menjadi berkah untuk masyarakat,” pungkasnya.

(Poskota)

Museum Geologi Pamerkan Akik Ukuran Raksasa, dari Giok Sampai Kecubung

24 February 2015

akik2Bagi penggemar batu akik bisa lebih dalam mengetahui seluk-beluk bebatuan tersebut di Museum Geologi. Museum yang berlokasi di Jalan Diponegoro Bandung ini juga memiliki sejumlah koleksi batu mulia yang beberapa di antaranya tersohor dengan nama pasar batu akik. Apa saja koleksinya?

Kepala Museum Geologi, Sinung Baskoro mengajak detikcom ke lantai II. Di sana ada ruangan yang khusus menerangkan terkait pemanfaat dan kegunaan mineral atau batu bagi manusia. Dalam ruangan tersebut juga terpajang jenis-jenis mineral yang dilengkapi panel gambar dan layar informasi.

Yang pertama menarik perhatian adalah batu berwarna ungu tua berbentuk bulat diameter 15 centimeter yang dipajang di luar tanpa ditutup kaca. Juga di etalase yang ditutup kaca ada batu serupa setinggi 50 centimeter. Rupanya batu tersebut adalah batu yang bernama ilmiah Kristal Ametis atau yang kini tersohor dengan mana Batu Kecubung. Batu tersebut tidak diketahui asal mulanya karena pihak museum mendapatkan batu tersebut dengan cara membeli.

“Ini kita beli waktu itu. Kalau beli kadang sudah dari beberapa tangan tidak diketahui daerah asalnya dari mana,” ujar Sinung kepada detikcom, Senin (23/2/2015).

Batu lain yang masih berupa bongkahan yang dipajang di museum tersebut yakni batu Sitrin, Safir dan Garnet. Batu-batu tersebut disajikan dalam diameter sekitar 10-15 centimeter. Tak hanya itu, di ruangan tersebut Museum Geologi juga memamerkan koleksi batu yang sudah dipoles sehingga terlihat jauh lebih cantik. Seperti batu Sunstone, Pirus, Fluorit dan Giok Jawa.

“Sebetulnya koleksi batu mulia ini cukup banyak juga, tapi disimpan di storage. Ini kami pamerkan yang paling ideal,” kata Sinung.

Akhir Maret 2015 mendatang, Museum Geologi rencananya akan melaunching ruang pamer baru yang juga menyajikan batuan-batuan yang kini sedang populer. Sebagai bocoran, ada batu kecubung dan giok dalam ukuran yang cukup besar. Seperti apa penampakannya, kita tunggu saja!

(detik.com)

Hasil Pencarian:

10 Pantai Terbaik di Indonesia Pilihan Wisatawan

21 February 2015

pantaiSitus perjalanan TripAdvisor mengumumkan pemenang “Travelers Choice 2015″ mengenai pantai-pantai terbaik di dunia, termasuk 10 pantai terbaik di Indonesia.

“Ini waktunya orang berangan-angan bersantai di pantai, jadi ini adalah waktu yang tepat untuk mengumumkan pantai-pantai terbaik di dunia, berdasarkan opini dari komunitas TripAdvisor,” kata Barbara Messing, chief marketing officer TripAdvisor, dalam keterangan persnya baru-baru ini.

“Para wisatawan bisa mendapatkan tawaran hotel terjangkau di TripAdvisor sesuai tujuan wisata pantai yang mendapatkan penghargaan ini, sehingga bisa mewujudkan mimpi berlibur mereka,” kata Messing lagi.

Pantai pemenang penghargaan “Travellers’ Choice” ditentukan berdasarkan kuantitas dan kualitas ulasan dan rating yang diberikan wisatawan periode 12 bulan terakhir.
“Indonesia dikenal sebagai salah satu tujuan wisata pantai terbaik di dunia. Merupakan kehormatan mengetahui bahwa pantai-pantai kami mendapatkan penghargaan dari komunitas perjalanan TripAdvisor,” kata Esthy Reko Astuty, Dirjen Pemasaran Wisata, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Berikut 10 Pantai terbaik di Indonesia pilihan wisatawan dikutip dari TripAdvisor:

1. Pantai Nusa Dua, Bali.
Terletak 40 km di selatan Denpasar, Pantai Nusa Dua merupakan pantai berpasir putih alami yang aman dan nyaman untuk berenang. “Pantai dan tempat yang indah. Sepi dan sangat menenangkan. Pantai dan lautnya sangat bersih,” kata seorang pengamat wisata dari TripAdvisor.

2. Pantai Padang-Padang, Pecatu, Bali.
Pantai Padang-Padang adalah pantai yang wajib dikunjungi saat berlibur ke Uluwatu, Bali. Pengamat wisata TripAdvisor mengungkapkan Pantai Padang-padang memiliki ombak yang sangat bagus, teluk yang aman untuk berenang, dan menawarkan pengalaman menikmati pantai yang indah.

3. Pantai Balangan, Kuta, Bali.
Berlokasi di Kuta, Pantai Balangan dikenal karena ombaknya yang memanjakan aksi pegiat selancar. “Pantai yang luar biasa indah, surga untuk para peselancar. Di pantai ini juga terdapat banyak warung makanan dan minuman yang enak dengan harga terjangkau,” ungkap seorang pengamat wisata dari TripAdvisor.

4. Pantai Tanjung Aan, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Wisatawan akan menikmati pantai pasir putih, laut yang jernih dan biru sepanjang satu kilometer. Seorang pengamat wisata TripAdvisor berkomentar, ”Pantai ini sangat indah, hampir tidak ada orang dan pemandangannya cocok dijadikan gambar di kartu pos.”

5. Pantai Tanjung Tinggi, Belitung.
Inilah pantai pasir putih yang dikelilingi bebatuan granit berukuran sangat besar. Pantai ini juga dikenal memiliki pasir putih yang halus, laut jernih layaknya kristal, ombak yang tenang dan jajaran bebatuan besar yang artistik.
6. Pantai Pasir Putih, Karang Asem, Bali.
Pantai Pasir Putih berlokasi sekitar 20 menit berkendara ke arah utara dari Candi Dasa di pantai timur Bali. Pantai ini merupakan permata tersembunyi dan tempat yang sempurna untuk berlibur dari keramaian kota.

7. Pantai Jemeluk, Amed, Bali.
Pantai Jemeluk ideal untuk snorkeling dan menyelam. Kawasan pantai ini juga dilengkapi restoran dan ramai di malam hari. Teluk Jemeluk juga terkenal cantik dengan laut tenang sehingga kegiatan snorkeling bisa sangat menyenangkan untuk melihat batu koral berwarna-warni dan aneka ragam ikan.

8. Pantai Pink, Komodo, Nusa Tenggara Timur.
Wisatawan dapat menjangkau Pantai Pink dengan naik kapal dari Labuan Bajo. “Pantai berpasir warna merah jambu sangat jarang di dunia. Pasirnya bercampur dengan partikel koral sehingga warnanya berubah. Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan betapa cantik dan menakjubkannya pantai ini,” komentar pengamat wisata TripAdvisor.

9. Pantai Tanjung Papuma, Jember, Jawa Timur.
Tanjung Papuma di Jember, dikelilingi bebatuan dan memiliki ombak yang mengesankan. Pantai ini dikenal sebagai tempat yang indah bagi wisatawan yang ingin menjauh dari kota untuk menikmati pemandangan alami.

10. Pantai Klayar, Pacitan, Jawa Timur.
Terletak di sebelah barat Pacitan, Pantai Klayar adalah tempat yang sangat sepi dan relatif tak tersentuh.“Pantai ini sangat cantik. Pemandangannya tak terlupakan,” kata seorang reviewer TripAdvisor.

(Tempo)

Baunya Busuk, Bunga Bangkai Tetap Memesona dan Menyedot Perhatian

17 February 2015

bunga-bangkai-raksasa-di-bandungBiar baunya busuk, bunga bangkai tetap saja memesona dan menyedot perhatian. Seperti di Taman Hutan Raya Ir H Juanda Bandung ini.
Tetap saja pengunjung tiada habis mendekati, mengelilingi dan memerhatikan pesona keindahan bunga yang menjulang tinggi dengan postur bunga yang dominan berwarna hijau kekuningan itu.
Bunga dengan nama latin amorphophallus titanum yang berasal dari Cagar Alam Taba Pananjung, Bengkulu ini akan mekar selama 48 jam, namun belum diketahui pasti kapan bunga tersebut akan mekar.
Pesona bunga bangkai seperti ini juga jadi ‘jualan utama’ Kebon Raya Bogor. Pada saat-saat tertentu bunga bangkai menjadi daya tarik pengunjung. Sayang, kapan dia muncul seolah sulit dideteksi musimnya. (tribunnews.com)

Mengunjungi Penangkaran Rusa di Ranca Upas Bandung Selatan

15 February 2015

rusa-ranca-upas1Ranca Upas pun tak kalah dengan objek wisata lain di Bandung Selatan yang rata-rata menonjolkan keindahan alam yang menawan, eksotis, dan susah dilupakan. Jika ke Ranca Upas, maka pemandangan hutan alam dan hutan tanaman akan mendominasi pandangan mata setiap pengunjungnya.

Wilayah Ranca Upas memiliki ciri-ciri udara pegunungan yang sejuk serta dominasi lingkungan hutan yang masih asri dan lestari. Kondisi demikian tentu membuat lokasi Ranca Upas banyak mendapatkan perhatian dari para wisatawan. Maka tak heran ketika liburan sekolah, libur akhir pekan atau libur hari-hari raya Ranca Upas selalu dipenuhi oleh wisatawan yang menginginkan menikmati suasana dan nuansa pegunungan yang indah.

Kapan tepatnya lokasi ini dijadikan sebagai tempat reakreasi bagi para wisatawan? Sekitar tahun 1980-an Ranca Upas telah menjadi tempat rekreasi dan perkemahan. Di daerah ini ada areal seluas tiga hektar yang digunakan untuk penangkaran rusa. Hal demikian tentu menjadikan Ranca Upas memiliki poin plus dibandingkan objek wisata lain.

Para pengunjung pun bisa menyaksikan secara langsung dari jarak yang tak terlalu jauh ketika sang pawang memberikan makan rusa-rusa di areal penangkaran tersebut. Biasanya ketika sang pawang hendak memanggil sang rusa maka akan melakukan siulan sebagai tanda yang sudah tak disangsikan oleh para rusa tersebut. Dan dalam tempo tak berapa lama kawanan rusa pun akan berkumpul.

Begitu mendengar tanda dari sang pawang, rusa-rusa biasanya akan segera datang, keluar dari tempat persembunyiannya. Selain makan rumput dan air, rusa juga sangat suka makan umbi-umbian, seperti ubi dan singkong. Waktu makan bagi rusa-rusa ini setiap pukul dua siang. Kalau bukan saat jam makan, rusa-rusa ini tidak akan keluar, bersembunyi di bawah rimbunnya semak semak.

Rusa jantan bertanduk panjang dan lebih sering menampakan diri. Sedangkan rusa betina, tidak bertanduk dan lebih sering bersembunyi bersama anak-anaknya.

Areal penangkaran rusa Ranca Upas berjarak tempuh dari Pangalengan sekitar 15 km dan dari Bandung 56 km dengan kondisi jalan beraspal. Ranca Upas termasuk wisata yang berada di kawasan Bandung Selatan, Jawa Barat. Letaknya di dekat perkebunan teh Rancabali di kaki Gunung Patuha, Ciwidey, Jawa Barat. (bandung.panduanwisata.id)

Wisata Air Terjun Curug Dago Bandung

14 February 2015

Air Terjun Curug DagoKota Bandung yang berada di bagian atas memang membuat ada begitu banyak tempat wisata yang indah yang bisa dinikmati oleh banyak orang yang ada disana. Tidak hanya orang dari dalam kota ini saja, bahkan orang dari luar kota pun berdatangan ingin menikmati banyaknya tempat wisata yang ada di kota Bandung. Curug Dago Bandung menjadi salah satu objek wisata yang sangat saying jika tidak dikunjungi oleh anda yang sedang melintas atau dengan sengaja melakukan perjalanan ke wilayah Taman Hutan Raya.

Curug Dago Bandung ini ternyata mempunyai sejarah yang berhubungan dengan Negara Thailand. Namun sayangnya tidak ada banyak orang yang tahu tentang sejarah ini sehingga kebanyakan orang menganggap bahwa ini hanyalah sebuah curug biasa saja. Namun bekas sejarah bisa terlihat dari prasasti yang ada disana.

Keadaan Curug Dago Bandung dulu dan kini sudah banyak berubah. Meskipun ini adalah salah satu curug yang tidak terlalu terkenal, namun perubahan yang buruk sudah bisa dilihat. Salah satu contoh perubahan tersebut adalah pada warna air curug. Warna air curug biasanya bening dan terlihat kebiruan dari jauh. Namun pada Curug Dago Bandung, warna air adalah coklat dan keruh. Selain itu, ada banyak sampah yang ikut mengalir ke bagian bawah curug ini membuat keadaan curug menjadi tidak nyaman sekalipun ada cukup banyak fasilitas didalamnya.
Wisatawan yang datang ketempat ini dapat menginap di hotel, villa dan penginapan yang ada di kawasan Dago.

Alamat Curug Dago Bandung
Lokasi obyek wisata ini Terletak di Desa Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat – Indonesia. Peta GPS Curug Dago: 6° 51′ 59.00″ S 107° 36′ 59.00″
Jalan ke Curug Dago

Cara Ke Curug Dago
Berikut petunjuk arah jalan menuju Curug Dago Bandung:
Wisatawan dari luar kota seperti jakarta dan Jawa yang pertamakali harus dituju ialah Terminal Dago, kemudian dari Terminal Dago – masuk ke jalan setapak – Lokasi Air Terjun. (www.tempatwisatadijawabarat.com)

Ini Dia 3 Tempat Pemandian Air Panas di Bogor

11 February 2015

Ada tiga tempat pemandian air panas Bogor yang dapat Anda pilih di Bogor. Ketiga tempat mandi air panas ini kerap didatangi pengunjung, terlebih di akhir pekan dengan arus kedatangan pengunjung dari Jakarta.

Sebagai salah satu tujuan wisata akhir pekan warga Jakarta, tempat pemandian air panas Bogor adalah kegiatan wisata berbiaya murah dan menyegarkan.

Berendam di air panas adalah sebuah terapi alami yang sangat ampuh mengembalikan kesegaran tubuh dan memperlancar sirkulasi darah. Setelah bekerja keras mencari nafkah, maka akhir pekan adalah saat yang tepat untuk mendapatkan kembali kebugaran badan melalui mandi air panas.

Selain kawasan Puncak Bogor dan sejumlah tempat wisata di Bogor favorit lainnya, ada juga tempat pemandian air panas di Bogor yang dapat menyegarkan tubuh Anda. Berikut ini adalah 3 tempat air panas di Bogor yang patut Anda kunjungi:
1. Wisata Air Panas Gunung Pancar Bogor

Tempat pemandian air panas Bogor yang satu ini adalah kolam air panas alami yang bersumber dari Gunung Pancar. Lokasi pemandian air panas Gunung Pancar ini berada di daerah Babakan Madang, berjarak sekitar 45 menit dari Sirkuit Sentul. Pemandian air panas di Bogor ini berada dalam kawasan hutan lindung pinus Gunung Pancar.

Air-Panas-Gunung-Pancar-BogorOleh karena itu, untuk dapat masuk ke dalam kawasan hutan lindung ini, Anda akan dikenai tiket masuk sebesar Rp 2 ribu per orang untuk wisatawan domestik, dan Rp 5 ribu untuk wisatawan mancanegara. Jika Anda membawa kendaraan sendiri, maka tarif parkir di kawasan wisata Gunung Pancar adalah sebesar Rp 1000 untuk mobil ataupun motor.

Tiket masuk di atas belumlah termasuk biaya untuk berendam air panas. Untuk dapat menikmati air panas Gunung Pancar Bogor ini, maka Anda harus membayar tiket masuk kolam pemandian di sana. Harga tiket masuk air panas Gunung Pancar adalah sebesar Rp 10 ribu per orang. Untuk tarif parkir kendaraan di area pemandian air panas, Anda harus membayar sebesar Rp 2 ribu untuk motor dan Rp 4 ribu untuk mobil.

Wisata air panas Gunung Pancar Bogor memiliki sejumlah fasilitas publik yang cukup baik. Tersedia kolam-kolam pemandian air panas, yakni kolam umum, kolam keluarga, dan kolam 3 rasa.

Anda tidak perlu khawatir, sebab kolam umum ini terbagi lagi untuk pengunjung laki-laki dan pengunjung perempuan. Ada juga kolam air panas yang tertutup dan menjaga privasi Anda, ini diperuntukkan bagi Anda yang memang menginginkan suasana yang lebih pribadi. Anda dapat menggunakan kolam air panas tertutup ini untuk Anda sendiri, bersama pasangan, atau bersama dengan anggota keluarga Anda.

Jika ingin privasi, Anda harus membayar biaya untuk mendapatkan kolam privat di sana, yakni sebesar Rp 25 ribu per orang selama satu jam atau Rp 100 ribu per keluarga selama satu jam.

Tempat pemandian air panas Gunung Pancar Bogor dikenal juga dengan khasiat air panasnya yang mampu menyembuhkan penyakit. Oleh sebab itu, terdapat fasilitas terapi air panas di tempat wisata ini. Kapanpun Anda ingin mandi air panas, kolam air panas Gunung Pancar terbuka 24 jam untuk Anda.
2. Wisata Air Panas Tirta Sanita Ciseeng Bogor

Lokasi tempat pemandian air panas di Bogor ini terletak di Desa Ciseeng, Parung. Oleh karenanya, tempat wisata ini lebih sering disebut sebagai tempat air panas Ciseeng di Bogor. Untuk dapat masuk ke kawasan air panas Tirta Sanita di Ciseeng ini Anda akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 8 ribu untuk orang dewasa dan Rp 6 ribu untuk anak-anak.

Tirta-Sanita-Ciseeng-BogorSementara itu, untuk dapat berendam di kolam air panas Ciseeng maka Anda wajib membayar lagi untuk dapat berendam. Harga berendam di kolam air panas Ciseeng bervariasi, dari harga Rp 10 ribu hingga 50 ribu per orang. Di tempat wisata air panas Ciseeng ini, juga tersedia aneka kegiatan menarik lainnya. Di antaranya adalah wahana permainan anak-anak, penginapan, water park mini, serta tempat makan.

Air panas Ciseeng ini bersumber dari Gunung Kapur Ciseeng. Kandungan air panas di tempat ini juga berkhasiat menyembuhkan penyakit, seperti rematik dan pegal-pegal. Tempat wisata air panas Tirta Sanita Ciseeng terbuka untuk umum, dibuka dari pukul 7 pagi hingga 8 malam setiap hari.
3. Wisata Air Panas Gunung Salak Endah, Ciparay Bogor

Air-panas-Gunung-Salak-Endah-BogorDi antara wisata pemandian air panas di Bogor, kolam air panas Ciparay adalah yang paling murah. Lokasi air panas Ciparay ini terletak di Desa Ciparay, Kecamatan Pamijahan, Gunung Salak Endah, Bogor. Untuk dapat berendam di kolam air panas Ciparay, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp 4 ribu per orang.

Anda harus menuruni sekitar 400 anak tangga untuk dapat sampai ke tempat pemandian ini. Salah satu tempat pemandian air panas favorit di Bogor ini diminati pengunjung karena suasananya yang masih alami.

Juga, tersedia saung untuk bersantai serta warung-warung penduduk lokal yang menyediakan menu kopi, teh manis, indomie rebus, dan makanan ringan lainnya. (initempatsiwata.com)

Melihat Wisata Alam Situ Gede di Dramaga Bogor

11 February 2015

situ-gede-kampus-dramagaSitu Gede adalah sebuah obyek wisata berupa danau seluas 6 hektar yang terletak di Kelurahan Situgede, Kecamatan Bogor Barat, sekitar 10 kilometer dari Kota Bogor, Jawa Barat. Oleh karena lokasinya yang dekat dengan Kota Bogor, maka untuk mencapai obyek wisata ini relatif mudah. Bagi pengunjung yang datang dari arah Jakarta dapat melalui Jalan Sholeh Iskandar-Yasmin-Terminal Bubulak-Situ Gede. Sedangkan, bagi pengunjung yang datang dari arah Kota Bogor dapat melalui Jalan Gunung Batu-Terminal Bubulak-Situ Gede.

Kondisi Danau Situ Gede merupakan sebuah danau dengan luas sekitar enam hektar yang dikelilingi oleh hutan penelitian milik Badan Litbang Kehutanan yang digunakan sebagai lokasi Pusat Penelitian Kehutanan Internasional atau Cifor (Center for International Forestry Research). Pasokan air di Situ Gede berasal dari mata air yang bermuara di Situ Burung, Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Setelah terkumpul di danau, air tersebut sebagian digunakan untuk irigasi sawah dan perkebunan di sekitar Kelurahan Situ Gede yang luasnya sekitar 70 hektar.

Selain berfungsi sebagai penampung air, Situ Gede juga dijadikan sebagai sarana rekreasi dan olahraga. Panorama di sekitar danau, terutama pada saat matahari akan tenggelam, menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang yang datang ke danau itu. Apalagi bila menikmatinya sambil duduk di perahu yang mengelilingi pulau mungil yang ada di tengah-tengah danau.

Apabila belum puas, tidak jauh dari lokasi Situ Gede terdapat dua buah anak danau lagi, yaitu Situ Leutik (kini sudah menghilang) dan Situ Panjang. Warga sekitar beranggapan bahwa ketiga situ tersebut apabila diamati secara saksama akan berbentuk menyerupai sebilah kujang, senjata tradisional khas masyarakat Jawa Barat.

Namun sayang, obyek wisata ini belum bisa memberikan kontribusi yang berarti terhadap pendapatan asli Pemkot Bogor, karena tidak banyak memiliki fasilitas hiburan dan tempat bermain. Saat ini baru tersedia tempat duduk untuk menikmati udara dan pemandangan di sekitar danau serta beberapa buah perahu yang diantaranya berasal dari sumbangan Gubernur Jawa Barat waktu itu, Danny Setiawan.

Apabila fasilitas hiburan dan tempat bermain ditambah dan atau diperbaiki, bukan tidak mungkin pengunjung di Situ Gede akan bertambah beberapa kali lipat dari sebelumnya. Dengan penambahan beberapa fasilitas hiburan, maka pemasukan dana pun bukan hanya dari retribusi masuk saja, tetapi juga dari fasilitas-fasilitas tersebut. Dan, hal ini tentu saja akan meningkatkan pendapatan asli daerah, sama seperti tempat-tempat wisata lainnya di Kabupaten Bogor.

Akses Menuju Lokasi:
Dari Stasiun Kota Bogor : Naik angkutan umum nomor 03(BS-Bubulak) turun di Sindang Barang Jero(SBJ),
kemudian naik angkutan umum 15(SBJ-Ps.Anyar), Turun di situ gede.
Dari Terminal Baranangsiang Bogor : nomor 03 turun di Sindang Barang Jero(SBJ),
kemudian naik angkutan umum 15(SBJ-Bubulak). Turun di situ gede. (kotabogor.go.id)

Banyak Taman, Bahagiakah Warga Bandung?

5 February 2015

tamanKehadiran taman-taman tematik seperti Taman Jomblo, Taman Fotografi, dan Taman Film, di Kota Bandung dengan tujuan besar menjadi “kota bahagia”, dinilai berbagai kalangan sebagai hal yang positif. Meskipun demikian, apakah warganya bahagia?

Masih terlalu dini memang menilai “kebahagiaan” warga Bandung berdasarkan index of happiness. Pasalnya, baru seumur jagung taman-taman sebagai salah satu ciri “kota bahagia” itu bisa dimanfaatkan publik.

Namun begitu, ungkapan-ungkapan perasaan spontan warga Bandung yang diwawancarai Kompas.com, pada Rabu (4/2/2015), menunjukkan antusiasme tinggi. Salah satunya Miriam Fajria.

Menurut dia, taman-taman tematik menjadi salah satu magnet baru dan mengundang masyarakat untuk beraktivitas di sana.

“Karena bertema, orang-orang sekarang jadi makin tertarik buat ke taman kota. Apalagi sekarang ke taman itu jadi gaya hidup. Jadi sehat kan dibandingkan pergi ke pusat belanja atau kafe,” ujar Miriam.

Selain itu, tambah Miriam, kehadiran taman tematik mampu mewadahi hobi warga Bandung. Mereka yang punya kesamaan hobi bisa berkumpul di taman dengan temanya masing-masing.

“Baiknya juga, orang-orang kan punya hobi yg berbeda. Komunitas dengan hobi yg berbeda itu difasilitasi. Jadi mereka yang datang ke taman punya tujuan yang sama, dan bisa memperluas jaringan komunitas itu sendiri,” lanjut Miriam.

Kurang perawatan

Warga lainnya, Adithya Asprilla, mengatakan taman tematik patut diapresiasi karena menjadikan Bandung lebih sedap dipandang mata. Sehingga mengubah pandangan warga yang sebelumnya ragu untuk ke alun-alun masjid, misalnya, menjadi pengunjung tetap.

“Orang-orang jadi senang buat acara di taman kota. Itu menarik juga, setiap minggu bisa liat acara yang sesuai dengan tema taman. Tamannya juga jadi bagus karena ditata secara unik tapi sayangnya kurang perawatan,” ujar Adithya.

Hal senada dikatakan Olfi Fitri. Menurut Olfi, taman kota sudah cukup nyaman untuk didatangi. Sayangnya, beberapa taman masih belum optimal perawatannya.

“Cukup nyaman untuk main di taman kota, tapi semakin ke sini ada fasilitas yang kurang terawat. Kesadaran pengunjung taman juga masih kurang, masih ada yang buang sampah sembarangan,” ujar Olfi.

Adithya menambahkan, sebenarnya akan lebih baik jika pengunjung mampu menjaga kebersihan taman-taman tematik yang ada. Hal ini ia maksudkan agar taman kota lebih nyaman untuk dipakai sebagai sarana publik.

“Ya ini kan sarana publik, memang harusnya dijaga sama-sama. Di beberapa acara sih, biasanya suka ngeliat sampah berserakan. Harusnya bisa lebih menjaga kebersihan, tempat sampah kan sudah disediakan,” tandas Adithya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Penataan dan Pembangunan Taman, Rikke Siti Fatimah, mengatakan, sebenarnya telah ada tiga pihak yang turut mengurus pemeliharaan taman di Kota Bandung, antara lain petugas Dinas Pertamanan, pegawai harian lepas, serta pihak ketiga. Namun, tak semata-mata pemeliharaan dilepaskan kepada tiga pihak tersebut.

Menurut Rikke, meskipun telah ada petugas pemeliharaan, masyarakat juga harus terlibat langsung dalam pemeliharaannya.

“Kita melibatkan masyarakat dalam mengelola taman. Masyarakat bukan hanya jadi pengguna tapi juga sebagai pemelihara. Setelah taman digunakan, masyarakat wajib membersihkan kembali sampah yang berserakan. Jangan bergantung pada Dinas Pertamanan,” ujar Rikke.

Saat ini, telah ada sepuluh taman yang dibuat di Kota Bandung: Taman Musik Centrum, Taman Fotografi, Taman Film, Taman Pustaka Bunga, Taman Anak Tongkeng, Taman Persib, Taman Pasupati, Taman Fitness, skate park, dan pet park.

Pada 2015 ini, Pemerintah Kota Bandung berencana menambah tiga taman tematik, yaitu Taman Piknik, Taman Caang Baranang, dan Study Park. Selain taman tematik, program “Satu RW, Satu Taman Bermain” juga akan dilaksanakan pada tahun ini.

(Kompas)

Hasil Pencarian:

Next Page »