Pembangunan BIJB Dimulai 2013

by -15 views
Foto:lingkarjabar.com

Rencana megaproyek Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, dipastikan mulai dibangun pada 2013.

Pasalnya, pembangunan bandara tersebut telah mendapatkan perhatian serius dari sejumlah investor.Hal tersebut seperti diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Kulur,Kecamatan/ Kabupaten Majalengka dan peninjauan lokasi pembangunan BIJB,kemarin.

Dede menjelaskan, atas beberapa pertimbangan, proses pengerjaan pembangunan BIJB harus sudah bisa dimulai pada 2013.Adanya rencana pemerintah pusat untuk membangun bandara di Kabupaten Karawang, jelas dia, menjadi salah satu pertimbangan, proses pembangunan BIJB harus segera dimulai. ”Kita tidak bisa menunggu terlalu lama, tahun 2013 harus sudah bergerak (pengerjaan). Karena investor sudah banyak. Kita juga bersaing dengan Karawang. Untuk rencana pembangunan bandara di Karawang itu dari APBN, bukan dari provinsi,” lanjut dia.

Kendati demikian,jelas Dede, untuk 2012 ini pemerintah masih fokus pada pembebasan lahan. Dia menyebutkan, hingga saat ini lahan yang sudah dibebaskan oleh Pemprov Jabar sudah mencapai 800 hektare. ”Kita saat ini fokus dulu pada pembebasan tanah. Lahan yang sudah dibebaskan sekitar 800 hektare,”paparnya.

Sementara itu, Ketua Tim Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Ade Rahmat Ali mengatakan, lahan yang akan digunakan untuk pembangunan BIJB tersebut, sebagian besar berada di lahan nonpermukiman. ”Berdasarkan survei di lapangan, lahan yang akan dibebaskan untuk kebutuhan pembangunan bandara,didominasi oleh sawah dan kebun, bukan permukiman, ”jelas Ade yang juga Sekda Pemkab Majalengka.

Sebelumnya,Pemkab Majalengka juga telah menyiapkan lahan pendukung bandara seluas 3.500 hektare di wilayah utara Kabupaten Majalengka, tepatnya di Kecamatan Kertajati. Lahan tersebut nantinya diperuntukkan bagi investor yang berminat untuk menanam investasi di Kabupaten Majalengka.

Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPTPM) Kabupaten Majalengka Agus Permana menjelaskan, lahan yang disediakan tersebut berada di tiga desa,yakni Desa Kertawinangun, Salawana, dan Desa Babakan,Kecamatan Kertajati.

Disebutkan dia, dengan ditetapkannya lahan bagi industri di Kecamatan Kertajati tersebut,diharapkan dapat memudahkan para investor melakukan aktivitasnya.”Di wilayah utara ini,transportasi udara pun akan sangat mudah seiring dengan rencana pembangunan BIJB,”kata Agus kemarin. inin nastain

sumber:seputar-indonesia.com