Politikus PPP: Jangan-jangan Dahlan Iskan ditekan

by -2 views

 

Foto:merdeka.com

Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arwani Thomafi menduga, adanya tekanan yang dialami Menteri BUMN Dahlan Iskan kemarin saat diperiksa Badan Kehormatan DPR. Dahlan kemungkinan ditekan saat penyebutan nama anggota dewan yang diduga melakukan pemerasan terhadap BUMN .

“Katanya 10 nama, atau jangan-jangan ada tekanan yang dialami Dahlan Iskan, sehingga dia tidak bisa menyebut 10 nama,” ujar Arwani di Kompleks Parlemen, DPR, Selasa (6/11).

Anggota komisi V DPR ini berpendapat, sebagai bentuk konsistensi, baiknya Dahlan menyebut semua nama yang telah dijanjikan sebelumnya.

“Jangan sampai muncul spekulasi tidak konsisten, katanya 10 nama, tapi yang disebut hanya 2,” imbuhnya.

Selain itu, Arwani mengungkapkan, keputusan Dahlan untuk melaporkan oknum pemeras ke BK dirasa belum cukup.

“Ini hanya berimplikasi ke intenal. Kita tahu peras memeras itu jangan terbatas hanya konteks DPR,” terang dia.

Arwani juga menilai, apabila memang Dahlan Iskan memiliki niat baik untuk membersihkan Kementerian BUMN, seharusnya mantan Dirut PLN itu langsung melaporkan ke penegak hukum.

“Tanggung jawab menteri BUMN, ya bersih-bersih BUMN, laporkan dong ke penegak hukum, lakukan langkah hukum, sehingga berimplikasi untuk bersih-bersih BUMN,” tutupnya.

Sumber:merdeka.com