Menko Pohukam Minta Tahanan Lapas Cebongan Berani Bersaksi

by -
by

130910_menko-polhukam-djoko-suyanto--close-up-_663_382Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto meminta para tahanan yang menjadi saksi kasus penyerangan Lapas Cebongan di Sleman untuk berani bersaksi.

Keterangan mereka, kata Djoko, dapat membantu pengungkapan kasus penembakan brutal ini.

“Kalau takut memberikan keterangan atau siapapun yang memiliki informasi tidak mau memberikan keterangan, berarti tidak mau membantu mengungkap ini,” kata Djoko di Istana Negara, Jakarta, Kamis 4 April 2013.

Kepada para saksi yang mengalami trauma, Djoko mengimbau mereka untuk tidak takut lagi. Karena sudah diberikan jaminan keamanannya oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban dan Kepolisian.

“Jadi masyarakat, kita semua, ingin kasus itu terungkap. Maka siapapun yang memiliki informasi, keterangan, sampaikan. Kalau ada ketakutan seperti itu maka tidak mendorong proses ini cepat selesai,” kata dia.

Meski menginginkan proses penyidikan kasus ini cepat selesai, Djoko mengimbau para penegak hukum yang terlibat untuk hati-hati dalam memproses kasus ini.

“Tidak boleh berdasarkan dugaan-dugaan, buktinya harus tepat,” tuturnya.

Sekelompok orang bersenjata dan bertopeng menyerang Lapas Cebongan, Sabtu 23 Maret 2013.

Baca Juga:  "Layar Lokal, Cerita Kita" Jadi Wadah Berkarya Sineas Muda, Dongkrak Ekosistem Film Kuningan

Empat tahanan tewas diberondong timah panas. Diketahui, empat tahanan itu adalah pelaku penganiayaan yang menewaskan Heru Santoso, anggota Komando Pasukan Khusus Kandang Menjangan, Kartosuro, Solo.

Sumber + Foto : viva.co.id

Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.