PVMBG: Gunung Tangkubanparahu Masih Menunjukkan Aktivitas Vulkanik

by -3 views
ilustrasi
ilustrasi

Gunung Tangkubanparahu masih menunjukkan aktivitas vulkaniknya, Minggu (20/12/13). Sempat terekam adanya gempa vulkanik, dan tektonik. Selain itu, tremor terus menerus masih terjadi.

Pejabat Pelaksana Penyelidikan Gunung Tangkubanparahu dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gede Suantika, mengatakan, seismograf di Pos Pemantauan Gunung Tangkubanparahu merekam adanya lima kali gempa vulkanik dangkal, dan satu kali gempa tektonik jauh, antara pukul 06.00-18.00 WIB.

“Amplitudo gempa vulkanik dangkal antara 4-5 milimeter, sedangkan durasi gempanya antara 5-11 detik. Sementara gempa tektonik jauh terjadi dengan amplitudo sekitar 4 milimeter dengan durasi 97 detik,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (20/12/13).

Selain itu, dia mengatakan, tremor terus menerus masih terjadi, dengan amplitudo yang kecenderungannya menunjukkan penurunan. Berdasarkan data dari seismograf pada pukul 06.00-12.00 WIB, amplitudo berada di kisaran 1-6 milimeter dengan amplitudo dominan 2 milimeter. Adapun pada pukul 12.00-18.00 WIB, amplitudonya berkisar 1-3 milimeter dengan amplitudo dominan 1,5 milimeter.

“Kondisi cuaca pada saat pemantauan terang dan mendung. Angin perlahan datang dari utara. Adapun suhu udara antara 19-23 derajat celcius,” tuturnya.

Dia mengatakan, sejak letusan freatik terakhir pada Selasa (8/10/2013) malam, aktivitas tremor cenderung menurun di hari-hari selanjutnya, meski masih ada gempa vulkanik yang muncul. Namun demikian, tremor terus menerus mulai terjadi sejak Senin (14/10/2013) hingga Minggu kemarin. Menurutnya, gempa tremor yang terjadi itu mencerminkan masih adanya aliran fluida gas atau migrasi tekanan ke permukaan.

Gede mengatakan, status Gunung Tangkubanparahu saat ini masih waspada. Rekomendasi agar wilayah sejauh 1,5 kilometer steril dari aktivitas manusia masih tetap berlaku.

“Masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar Gunung Tangkubanparahu, terutama di daerah Kawasan Rawan Bencana, kami himbau untuk tetap waspada, dan selalu memperhatikan perkembangan kegiatan Gunung Tangkubanparahu yang dikeluarkan BPBD setempat,” ujarnya.

Dia menambahkan, PVMBG masih tetap berkoordinasi dengan BPBD Provinsi, BPBD Kabupaten Bandung Barat, dan BPBD Kabupaten Subang terkait perkembangan aktivitas Gunung Tangkubanparahu. (A-204/A-108)***

(pikiran-rakyat.com)