Hindari Gesekan di NTT, Polisi Amankan 10 Jemaah Tablik, 1 WN Malaysia

by -9 views

tniKepolisian Resor (Polres) Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengamankan 10 orang jemaah tablik asal Pesantren Al Fatah Tembono, Magetan, Jawa Timur dan satu orang jemaah asal Malaysia untuk menghindari gesekan (konflik) dengan warga Kabupaten Rote Ndao.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah (Polda) NTT, Ajun Komisaris Besar Polisi, Agus Santosa mengatakan, 11 orang jamaah itu berkunjung ke Rote Ndao dengan tujuannya yakni bersilaturahim dan berdakwah di masjid-masjid yang ada di Rote Ndao.

“Mereka hanya berdakwah saja, cuma ada sebagian masyarakat yang tidak berkenan mereka mengadakan kegiatan di sana, sehingga polisi segera antisipasi dengan mengamankan mereka,” jelas Santosa, Jumat (27/3/2015).

Menurut Santosa, 11 orang jamaah tablik itu telah berada di Rote Ndao sejak tiga hari lalu.

“Saat ini mereka masih menginap di Polres Rote Ndao dan rencananya akan kembali ke Kupang besok pagi dengan menggunakan kapal Ferry,”kata Santosa. (K57-12)

Sebelumnya, dua warga negara asing (WNA) asal Bangladesh, M Idrus Ali dan M Monirulis Islam, yang didampingi dua warga Indonesia, M Maksudur Rahman dan H Abdulah Malaw, nyaris dihakimi warga di Kecamatan Adonara Tengah, gara-gara memberikan permen kepada warga dengan cara melempar.

(Kompas)