JABARMEDIA – Antusiasme musik Islami kembali menggema di Kabupaten Garut setelah terselenggaranya Festival Kasidah Rebana dan Bintang Vokalis Gambus 2025.
Dalam dua hari, yakni tanggal 12 dan 13 November 2025, panggung di THS Putra 72, Jalan Cibuyutan, Sukakarya, Kecamatan Banyuresmi, menjadi saksi lahirnya bakat-bakat muda yang siap memperkaya dunia musik Islami di Indonesia.
Acara yang digagas oleh DPD LASQI Nusantara Jaya Kabupaten Garut ini bukan hanya sebagai ajang lomba, tetapi juga sebagai wadah untuk melestarikan dan memajukan seni budaya Islami.
Festival tahunan ini telah menjadi acara yang sangat penting dalam kalender seni dan budaya Garut, dan edisi tahun 2025 ini dianggap sebagai salah satu yang paling meriah dan penuh kompetisi.
Ratusan peserta dari berbagai daerah di Garut dan sekitarnya ikut serta, menunjukkan bakat vokal dan kemampuan musikal yang luar biasa.
Acara ini berhasil menarik perhatian banyak pihak, mulai dari masyarakat luas, para seniman, hingga tokoh-tokoh penting di Kabupaten Garut.
Kehangatan kompetisi terasa sangat kental sejak hari pertama. Peserta, baik yang tampil sendiri maupun dalam grup, saling bersaing untuk memberikan yang terbaik.
Mereka menyajikan lagu-lagu kasidah dan gambus dengan tata suara yang modern tanpa mengabaikan ciri khas musik Islami tradisional.
Penampilan yang penuh semangat dan penuh makna berhasil memikat penonton yang hadir di area festival. Teriakan antusias dan tepuk tangan sering terdengar menemani setiap penampilan, menciptakan suasana yang penuh energi.
Kualitas festival ini semakin terjamin berkat kehadiran juri yang profesional dan memiliki kompetensi di bidangnya. Salah satu tokoh ternama yang ditunjuk sebagai juri adalah Gita KDI. Vokalis yang berasal dari Kontes Dangdut TPI (kini dikenal sebagai KDI) ini memberikan apresiasi tinggi terhadap bakat-bakat yang tampil. Selama wawancara, Gita KDI menyampaikan rasa bangganya melihat antusiasme dan kualitas peserta.
“Saya sangat terkesan dengan bakat-bakat muda di Garut. Mereka tidak hanya memiliki suara yang indah, tetapi juga pemahaman yang mendalam terhadap lagu-lagu Islami,” kata Gita.
Festival semacam ini sangat penting untuk memberikan kesempatan bagi mereka tampil dan terus berkarya. Semoga dari Garut, muncul bintang-bintang musik Islami yang bisa bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional.
Pujian dari Gita KDI menjadi dorongan tambahan bagi peserta untuk terus mengasah kemampuan mereka. Ia juga memberikan beberapa saran yang bermanfaat, seperti pentingnya penguasaan teknik vokal dan pemahaman terhadap lagu, yang diterima dengan baik oleh para peserta kompetisi tersebut.
Di akhir acara, Ketua Umum DPD LASQI Nusantara Jaya Kabupaten Garut, H. Iden Sambas, menyampaikan rasa terima kasih atas keberhasilan festival tersebut.
Dalam pidatonya, ia mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kelancaran acara, mulai dari Bupati Garut, panitia, juri, hingga pemerintah setempat.
Di akhir kegiatan, Ketua Umum DPD LASQI Nusantara Jaya Kabupaten Garut, H. Iden Sambas, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan pelaksanaan festival.
Dalam pembukaannya, ia menyampaikan terima kasih yang tulus kepada seluruh pihak yang telah membantu memastikan kelancaran acara, termasuk Bupati Garut, panitia penyelenggara, juri, dan pemerintah daerah.
Pada akhir acara, Ketua Umum DPD LASQI Nusantara Jaya Kabupaten Garut, H. Iden Sambas, menyampaikan rasa terima kasih atas kesuksesan festival. Dalam sambutannya, ia mengucapkan apresiasi yang besar kepada semua pihak yang telah berperan dalam kelancaran acara, mulai dari Bupati Garut, panitia, juri, hingga pemerintah setempat.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara ini. Tanpa kolaborasi dan bantuan Anda semua, festival ini tidak akan berjalan dengan baik,” ujar H. Iden Sambas.
Kami berharap, festival ini tidak hanya berakhir di sini. Kami berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa setiap tahun, guna melestarikan seni budaya Islam dan menghasilkan lebih banyak lagi bakat unggul dari Garut.
Penyelenggaraan Festival Kasidah Rebana dan Bintang Vokalis Gambus 2025 menunjukkan bahwa Garut memiliki potensi besar dalam seni musik Islam. Keberhasilan acara ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi DPD LASQI Nusantara Jaya, tetapi juga bagi seluruh warga Garut.
Berkat munculnya bakat-bakat baru, harapan untuk menjadikan Garut sebagai pusat musik Islam di Jawa Barat semakin nyata, khususnya melalui panggung seni yang penuh berkah.







