Jemaah Haji Ciamis Meninggal Akibat Heat Stroke di Madinah

by -
by
Jemaah Haji Ciamis Meninggal Akibat Heat Stroke di Madinah

Kabar Duka: Jemaah Haji Asal Ciamis Meninggal Dunia di Madinah

Kabar duka datang dari Tanah Suci. Abdul Mubarok (67), seorang jemaah haji asal Kabupaten Ciamis, meninggal dunia di King Fahd Hospital, Madinah, pada Minggu (28/6/2026) pukul 18.10 Waktu Arab Saudi (WAS). Almarhum tergabung dalam Kloter KJT 31 Embarkasi Kertajati dan menjalani perawatan intensif selama sekitar dua pekan sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Penyebab Kematian

Berdasarkan sertifikat kematian yang dikeluarkan oleh Misi Medis Indonesia di Arab Saudi, almarhum wafat akibat syok hipovolemik (hypovolemic shock) yang dipicu oleh serangan panas (heat stroke). Selain itu, almarhum juga memiliki riwayat penyakit jantung iskemik dan pembesaran jantung (cardiomegaly). Hal ini membuatnya termasuk dalam kategori jemaah risiko tinggi.

Selain kondisi kesehatan yang memburuk, almarhum juga memiliki riwayat hipertensi sebagai penyakit penyerta. Keadaan ini menjadi faktor penting dalam penurunan kesehatannya setelah perjalanan dari Makkah ke Madinah.

Perjalanan Kondisi Kesehatan

Kondisi kesehatan Abdul Mubarok mulai menurun pada 14 Juni 2026 setelah menempuh perjalanan dari Makkah menuju Madinah. Saat itu, almarhum mengalami penurunan kesadaran dan langsung mendapat penanganan medis sebelum dirujuk ke King Fahd Hospital.

Baca Juga:  Tanah di Garut? Cek Jika Terkena Tol Getaci, Ribuan Lahan Siap Dapat Uang Ganti Rugi

Sehari kemudian, kondisi kesehatannya semakin memburuk hingga mengalami koma dengan nilai Glasgow Coma Scale (GCS) 3. Tim medis kemudian melakukan perawatan intensif di ruang ICU dengan bantuan ventilator dan tindakan hemodialisis atau cuci darah.

Pada 16 Juni 2026, kondisi kesadaran almarhum sempat menunjukkan perbaikan dengan nilai GCS meningkat menjadi 10. Namun beberapa hari berikutnya, kesehatannya kembali menurun sehingga harus mendapatkan perawatan lanjutan di ruang isolasi ICU.

Setelah menjalani perawatan intensif hingga akhir Juni, kondisi Abdul Mubarok terus mengalami penurunan. Pada 28 Juni 2026 pukul 18.10 WAS, almarhum mengalami henti jantung dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

Riwayat Ibadah dan Pemakaman

Selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, Abdul Mubarok diketahui telah menunaikan satu kali umrah wajib dan tujuh kali umrah sunah sebelum kondisi kesehatannya memburuk. Usai proses pemulasaraan selesai, almarhum dimakamkan di Pemakaman Baqi atau Jannatul Baqi, Madinah.

Kompleks pemakaman tersebut berada di sebelah timur Masjid Nabawi dan menjadi tempat peristirahatan ribuan sahabat Nabi Muhammad SAW, keluarga Rasulullah SAW, serta penduduk Madinah sejak masa awal Islam.

Baca Juga:  14 Warga Kito yang Tersesat di Kamboja Tiba di Indonesia, Hari Ini Dikirim ke Palembang

Pesan dari Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Ciamis, H. Nana Supriatna, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya jemaah haji asal Ciamis tersebut. “Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Abdul Mubarok. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberi kesabaran dan keikhlasan,” ujar Nana.

Nana Supriatna juga mengingatkan seluruh jemaah haji, terutama yang lanjut usia dan memiliki penyakit penyerta, agar selalu menjaga kondisi kesehatan selama berada di Tanah Suci. “Cuaca ekstrem di Tanah Suci menjadi tantangan tersendiri sehingga kepatuhan terhadap arahan petugas kesehatan sangat penting demi kelancaran pelaksanaan ibadah haji,” pungkasnya.


Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.