JABARMEDIA.COM – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Ibu Wali Kota menghadiri kegiatan penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) di SDN Gunung Batu 2, Kota Bogor.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat. Selain dihadiri oleh Wali Kota Bogor beserta Ibu Wali Kota, turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bogor, Camat Bogor Barat beserta para Lurah se-Kecamatan Bogor Barat, serta para Kepala Sekolah SD Negeri se-Kecamatan Bogor Barat.
Penutupan MPLS menjadi momentum bagi para peserta didik untuk menampilkan berbagai potensi, kreativitas, seni dan bakat yang mereka miliki. Sejumlah penampilan siswa dan siswi SDN Gunung Batu 2 turut memeriahkan acara, sekaligus menunjukkan bahwa lingkungan sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk belajar secara akademik, tetapi juga ruang untuk mengembangkan karakter, kreativitas dan kepercayaan diri anak.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun lingkungan pendidikan yang sehat, nyaman dan ramah bagi anak. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga bagaimana sekolah mampu membentuk generasi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan sosial di sekitarnya.
“Anak-anak adalah masa depan Kota Bogor. Karena itu, kita harus memberikan ruang kepada mereka untuk tumbuh, berkembang, berkreasi dan menunjukkan bakat terbaiknya. Sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan, aman dan mampu membangun karakter anak,” demikian pesan Wali Kota Bogor dalam kesempatan tersebut.
Kegiatan semakin bermakna dengan dilaksanakannya penanaman sejumlah pohon oleh Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Ibu Wali Kota. Aksi tersebut menjadi simbol pentingnya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
Penanaman pohon di lingkungan sekolah diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi para siswa untuk memahami pentingnya menjaga kelestarian alam. Anak-anak diajak untuk mengenal, merawat dan mencintai lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Wali Kota juga menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas. Dengan kebersamaan tersebut, sekolah diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Sementara itu, Kepala SDN Gunung Batu 2, Aluh Atikah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Wali Kota Bogor beserta Ibu Wali Kota dan seluruh jajaran yang telah memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan, khususnya di lingkungan SDN Gunung Batu 2.
Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah dalam kegiatan penutupan MPLS memberikan motivasi tersendiri bagi para siswa, guru dan seluruh warga sekolah.
“Momen ini menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi anak-anak. Mereka dapat menunjukkan bakat dan kreativitasnya sekaligus mendapatkan motivasi untuk terus belajar dan berkembang. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan semangat baru bagi seluruh siswa dalam menjalani proses pendidikan,” ujar Aluh Atikah.
Ia juga mengapresiasi kegiatan penanaman pohon yang dilakukan bersama Wali Kota Bogor. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pembelajaran nyata bagi siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan sejak dini.
Senada dengan itu, Ketua Komite SDN Gunung Batu 2, Ibu Ratih, menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan anak membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, terutama sekolah dan orang tua.
“Anak-anak membutuhkan dukungan dan pendampingan bersama. Sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Peran orang tua dan komite sekolah sangat penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang positif dan mendukung tumbuh kembang anak,” ungkapnya.
Menurut Ratih, penutupan MPLS juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara sekolah, orang tua dan peserta didik. Berbagai penampilan seni dan bakat yang ditampilkan para siswa menjadi bukti bahwa setiap anak memiliki potensi yang perlu diberikan ruang untuk berkembang.
Kegiatan penutupan MPLS di SDN Gunung Batu 2 tersebut ditutup dengan suasana penuh kebersamaan. Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Bogor, unsur kewilayahan, para kepala sekolah, guru, orang tua dan seluruh warga sekolah menjadi bagian dari semangat bersama untuk membangun pendidikan yang berkualitas sekaligus mewujudkan lingkungan sekolah yang hijau, sehat dan ramah anak.
Momentum penanaman pohon pun diharapkan menjadi simbol tumbuhnya generasi baru Kota Bogor yang berkarakter, berprestasi, peduli lingkungan dan siap menjadi bagian dari masa depan Kota Bogor.






