230 Hektare Sawah di Majalengka Puso

by -30 views

ilustrasi

Sekitar 230 hektare sawah di Kabupaten Majalengka tahun 2012 ini dinyatakan puso, serta seluas 900 hektare lainnya mengalami kekeringan sedang, berat, dan ringan sehingga dinyatakan gagal panen. Akibat hal tersebut Kabupaten Majalengka akan diperkirakan akan mengalami penurunan target produksi sebesar 0,01 persen. Jumlah areal kekeringan tersebut tidak termasuk areal sawah milik petani yang memaksakan tanam di lahan yang dinyatakan pemerintah tidak ada jaminan pengairannya atau maksa tanam.

Menurut keterangan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Majalengka H. Wawan Suwandi disertai Kepala Bidang Tanaman Pangan Nana Supriana areal lahan sawah yang mengalami puso tersebut seluas 219 hektare berada di Kecamatan Ligung yang tersebar di sejumlah desa seperti Desa Kedungsari, Kedungkancana, Kodasari, Sukawera, Majasari dan Leuweunghapit dan sejumlah desa lainnya serta sisanya seluas 11 hektaran berada di Kecamatan Cingambul. “Areal kekeringan di Kecamatan Ligung ini mencapai 2/3 dari laus total kekeringan yang ada,” kata Nana. Untuk areal sawah yang mengalami kekeringan berat mencapai seluas 296 ha, sedang 242 ha dan kekeringan ringan seluas 154 ha.

Arealnya tersebar di sejumlah kecamatan, masing-masing Jatitujuh, Kertajati, Ligung, Lemahsugih dan Cingambul. Jumlah kerugian akibat kekeringan tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. “Kalau setiap hektar rata-rata menghasilkan 5 ton kali 230 hektar yang mengalami puso kerugiannya mencapai sekitar 1150 tonan. Jumlah tersebut belum, termasuk yang mengalami kekeringan sedang dan berat,” ungkap Nana. Sementara itu areal sawah di sejumlah daerah seperti sebagian Kecamatan Sumberjaya, Panyingkiran, Majalengka serta Cigasong yang kondisi tanamannya baru berumur sekitar satu bulan setengah kini terancam kekeringan. Kondisi tanahnya mulai retak-retak dan tanamannya mulai pirang. Dan persi pemerintah areal tanaman di wilayah tersebut tidak etrmasuk yang direkomendasikan untuk ditanami sehingga tidak tercatat sebagai kerugian walapun puso. (C-28/A-88)***

Sumber : www.pikiran-rakyat.com