Kabupaten Bogor, Mana Timnya?

by -10 views

kabupatenbogorHonda DBL sudah terkenal seantero nusantara. Bahkan dalam sebuah survei, ketenarannya sudah hampir setara dengan kompetisi sepak bola nasional. Bisa dibayangkan, kompetisi basket tingkat pelajar hampir setara dengan Liga Super Indonesia atau Indonesia Premier League (IPL).

Di Bogor Honda DBL disambut sangat meriah oleh kawula muda. Gemanya bahkan membahana ke seluruh wilayah, hingga ke Karawang dan Bekasi. Begitu bersemangatnya mengikuti kompetisi bola basket paling heboh di Indonesia ini, banyak tim yang mempersiapkan tim sejak berbulanbulan lalu.

Tapi anehnya, geliat Honda DBL justru tak disambut oleh SMA di Kabupaten Bogor. Hingga kemarin, hanya satu sekolah yang mendaftar menjadi peserta, yakni SMAN 1 Ciawi. Mereka mengirim dua tim sekaligus, cowok dan cewek.

Kondisi ini membuat prihatin panitia Honda DBL 2013 West Java Series West Region. Wakil Ketua Paniti Beny Irawan menyesalkan minimnya keikutsertaan tim asal Kabupaten Bogor. Ini mencerminkan program pembinaan basket pelajar di kawasan yang dipimpin bupati gila olahraga, Rachmat Yasin itu jalan di tempat.

“Malu dong sama tim-tim yang datang dari Karawang, Cianjur dan Sukabumi. Mereka jauh-jauh berebut masuk menjadi peserta Honda DBL musim ini. Pengcabnya layak dipertanyakan,” kata Beny kemarin.

Sekretaris Umum Perbasi Kabupaten Bogor Ihsan Ayatullah mengakui kondisi ini. Namun pengcab enggan disalahkan, karena keputusan ikuti Honda DBL merupakan wewenang sekolah. “Memang, kalau basket SMA di Kabupaten Bogor masih kurang. Tapi kalau SMP, saya yakin sudah siap,” ujar Ihsan dalam acara Temu Pembina Olahraga Basket SMP-SMA di Aula Gedung Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, kemarin.

Tapi, dia berjanji menyikapi kondisi ini dengan melakukan pendekatan intensif dengan pembina basket sekolah di Kabupaten Bogor. Dia berharap Honda DBL musim depan akan semakin banyak tim asal Kabupaten Bogor yang ikut serta, bahkan bisa menjadi juara.

Sementara itu, hingga Jumat sore (28/12), sudah 26 tim cowok dan 17 tim cewek yang mendaftar. Artinya, kuota peserta sudah semakin menipis, karena hanya 28 tim cowok dan 20 tim cewek yang akan dipertandingkan pada 26 Januari hingga 8 Februari nanti. (man/bac)

sumber: radar-bogor.co.id