Tarif Angkutan Umum Kabupaten Ditetapkan Naik 25 Persen

by -20 views

Tarif-Angkot-NaikTarif angkutan umum di Kabupaten Bandung naik 25 persen sebagai bentuk penyesuaian kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Kenaikan tarif itu sudah resmi diberlakukan sejak Senin (24/6/2013) yang diputuskan melalui rapat antara Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung dengan Organda, dan perusahaan leasing.

“Prosentase kenaikan tarif angkum diputuskan melalui musyawarah yang melibatkan berbagai unsur terkait. Memang sempat muncul usulan untuk menaikkan tarif sampai 31 persen atau batas tertinggi sesuai dengan surat yang dikeluarkan oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Teddy Kusdiana kepada “PRLM” di Katapang, Rabu (26/6/2013).

Teddy mengatakan memang sempat terjadi perdebatan alot dalam mengambil keputusan menaikkan tarif 25 persen. Angka kenaikan 25 persen dipandang masih memberatkan pengusaha angkum karena banyak hal yang harus dihitung bukan seksdar dari kenaikan harga BBM bersubsidi tapi dampak ikutannya kepada spare
part kendaraan sampai oli.

Menurut dia, dasar hukum yang melatarbelakangi keputusan menaikkan 25 persen mengacu pada surat dari pemerintah provinsi Jawa Barat bernomor 551.21/15467/T.DAT dan Peraturan Gubernur Nomor 38 tahun 2013 tentang tarif dasar batas atas dan tarif dasar bawah.

Teddy menjelaskan bahwa peraturan tersebut memberikan pilihan atau panduan kepada Kabupaten dan Kota dalam menetapkan tarif baru, yaitu batas bawah 19 persen dan batas atas 31 persen.

“Akan tetapi kalau dinaikannya sampai 31 persen pada akhirnya akan berdampak pada pengusaha dan awak angkum sendiri. Masyarakat jadinya berpikir lebih baik uang untuk naik angkum dialihkan buat membeli sepeda motor. Dipilihnya kenaikan 25 persen dianggap sebagai jalan tengah yang masih memberikan keuntungan bagi pengusaha dan awaknya, serta tidak membebani masyarakat yang membutuhkan alat transportasi umum,” katanya. (A-211/A-88)***

sumber:pikiran-rakyat.com

Tarif Angkutan Umum Kabupaten Ditetapkan Naik 25 Persen