Pesan-pesan Memilukan Para Pelajar Korban Tenggelamnya Kapal Feri Korsel

by -9 views

korsel kapal tenggelamSebanyak 287 orang yang masih hilang dalam musibah kapal feri Korea Selatan (Korsel) merupakan para pelajar yang hendak berwisata ke Pulau Jeju, Korsel. Muncul pesan-pesan memilukan yang dikirimkan oleh anak-anak tersebut kepada keluarga mereka, sebelum kapal tenggelam sepenuhnya ke dalam laut.

Saat kapal feri Sewol berhenti mendadak dan mulai miring ke samping pada Rabu (16/4) pagi, banyak penumpang yang masih ada di dalam kapal. Ada 375 pelajar sekolah menengah di Ansan, Seoul di dalam kapal tersebut. Dari jumlah tersebut, belum semuanya berhasil diselamatkan dari kapal nahas tersebut.

Otoritas Korsel baru memastikan 179 orang yang berhasil dievakuasi dengan selamat dari total 447 orang. Sedangkan 9 orang ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa. Sudah lebih dari 24 jam berlalu, kini yang terlihat hanya bagian bawah lambung kapal yang muncul di permukaan air.

“Mengirimkan ini jika nanti aku tak bisa mengatakannya. Ibu, aku menyayangimu,” tulis seorang siswa bernama Shin Young-Jin dalam pesan singkatnya kepada sang ibu yang beredar luas di media-media Korsel, seperti dilansir AFP, Kamis (17/4/2014).

“Oh, aku juga menyayangimu, putraku,” balas sang ibunda, yang masih belum menyadari peristiwa nahas yang menimpa anaknya saat itu.Tidak seperti yang lain, kisah Shin ini berakhir bahagia karena dia masuk dalam daftar 179 orang yang berhasil diselamatkan. Namun nasib pelajar lainnya masih belum jelas hingga sekarang.

Seorang siswa lainnya, Kim Woong-Ki (16) mengirimkan pesan singkat yang isinya meminta bantuan kepada kakak laki-lakinya ketika kapal mulai miring. “Kamarku miring sekitar 45 derajat. Telepon genggamku tidak bekerja dengan cukup baik,” tulis Kim kepada kakaknya.

Berusaha menenangkan saudaranya, sang kakak mengirimkan balasan dengan mengatakan bantuan akan segera datang. “Jadi jangan panik dan lakukan apapun yang diminta. Maka kamu akan baik-baik saja,” ucap sang kakak dalam pesannya. Setelah pesan itu, tidak ada lagi komunikasi lanjutan antara Kim dengan kakaknya. Kim masuk dalam daftar 287 orang yang hilang.

Situasi mengerikan di dalam kapal tercermin dalam pesan singkat seorang pelajar lainnya bermarga Shin kepada ayahnya. “Ayah, jangan khawatir. Aku sudah mengenakan jaket pelampung dan saya bersama anak-anak lainnya. Kita berada di dalam kapal, masih di lorong,” tulis gadis berumur 18 tahun tersebut dalam pesannya.

Sang ayah membalas pesan tersebut dengan meminta anaknya untuk mencoba keluar dari dalam kapal, namun sayangnya sudah terlambat. “Ayah, aku tak bisa. Kapalnya terlalu miring. Lorong dipenuhi banyak orang,” balas sang gadis dalam pesan terakhirnya.

Beberapa orang tua lainnya berhasil menghubungi anaknya pada saat-saat genting. Panggilan telepon ini sangat memilukan dan menyedihkan.

“Dia memberi tahu saya bahwa kapalnya terbalik dan dia tidak bisa melihat apapun. Dia bilang ‘Aku belum memakai jaket pelampung’, dan kemudian sambungan teleponnya mati,” tutur ibu salah satu korban usai berkomunikasi dengan anak laki-lakinya.
Hingga saat ini para penyelam terus melakukan pencarian para penumpang kapal yang belum ditemukan. (sumber+photo:detik.com)