Ini Rahasia Timnas Indonesia Senior Imbangi Qatar

by -4 views

timnas seniorTimnas Indonesia baru saja meraih hasil positif, kala mengimbangi tuan rumah Qatar dengan skor 2-2. Bertanding di Stadion Saud bin Abdul Rahman Al Wakra Doha (Selasa, 15/7/2014), dua gol Indonesia dilesatkan oleh Ricardo Salampessy & Irfan Bachdim.
Dalam konfirmasinya pelatih Timnas indonesia, Alfred Riedl mengaku senang dengan pencapaian yang diraih anak asuhnya. Lantas apa rahasia yang membuat Timnas Indonesia mampu mengimbangi Qatar?

“Poin penting dari pertandingan tadi adalah pemain mampu keluar dari tekanan. Ini menunjukkan mental bertanding pemain mulai meningkat. Apalagi kualitas lawan cukup bagus” ungkap Alfred Riedl seperti yang dilansir PT Liga Indonesia.

Pelatih asal Austria itu mengaku jika mampu unggul cepat, memang membuat permainan lebih lepas. Hanya saja tekanan yang cukup kuat dari lawan yang tidak ingin malu di kandang membuat konsentrasi Hamka Hamzah dan kawan-kawan menurun.

Hasilnya Qatar mampu menyamakan kedudukan menjelang akhir babak pertama. Memasuki babak kedua, Timnas Garuda mencoba untuk memberikan tekanan. Pergantian beberapa pemain membuat pola serangan lebih variatif.

Hanya saja timnas justru kebobolan setelah salah pemain Qatar, Abdulkhadir Elyas Bakur mampu menjebol gawang Kurnia Meiga.

Dalam kondisi tertinggal dan siangnya mayoritas pemain menjalankan puasa, ternyata tidak membuat semangat Timnas Garuda mengendur.

Serangan demi serangan dibangun dan akhirnya Irfan Bachdim mampu menyamakan kedudukan menjelang pertandingan usai. Hasil ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Alfred Riedl.

“Saya sangat mengapresiasi para pemain. Dengan kondisi berpuasa, mereka sama sekali tidak menunjukkan penurunan performa di lapangan. Baik di sesi latihan maupun di pertandingan” tambahnya.

Alfred Riedl juga menegaskan jika persiapan jauh lebih lama dibandingkan saat ini yang kurang dari satu pekan, dipastikan hasilnya akan berbeda. Meski demikian pihaknya menilai performa Cristian Gonzales Cs mulai meningkat.
“Kalau masa persiapan yang sedikit lebih lama, kurang lebih dua pekan mungkin akan memberikan hasil yang lebih memuaskan. Skema latihan setelah berbuka di bulan Ramadhan ini merupakan hal yang memberikan efek positif kepada tim saya” pungkasnya.

(sidomi)