Suara Pedagang Kecil: Pak Jokowi, Harga-harga Jangan Dimahalin!

by -7 views

pedagangHarapan demi harapan bermunculan dari para pelaku usaha kecil yang terkena dampak kenaikan harga beras dan Elpiji 3 kg. Mereka berharap kepada Presiden Jokowi, soal kestabilan harga kebutuhan pokok agar berusaha tetap lancar.

Seorang Pedagang Nasi Ayam Bakar di Kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Rizky mengeluhkan soal naiknya harga beras yang sudah mengalami kenaikan harga dua kali selama beberapa bulan.

Rizky membutuhkan beras 20-30 liter per hari untuk usaha ayam bakarnya. Ia mengaku harga beras kini sudah naik jadi Rp 8.500/liter dari sebelumnya Rp 7.500/liter.

Selain harga beras, ia juga terkena dampak kenaikan harga Elpiji 3 kg yang sudah naik selama beberapa pekan terakhir. Ia membutuhkan Elpiji tabung 3 kg sebanyak 2-3 tabung per hari untuk memasak nasi.

“Kalau bisa Pak Jokowi, semua jangan dimahal-mahalin. Tapi jangan dimurah-murahin juga. Kalau mahal pedagang yang susah, kalau murah petani yang kasihan. Tolong yang adil saja, yang penting kita jualan lancar,” pesan Rizky kepada detikFinance, sambil menyajikan menu ayam bakar di kedainya, Selasa (24/2/2015).

Rizky mengaku masih beruntung, karena harga cabai kini sudah terjun bebas. Sebelumnya harga cabai sempat tembus Rp 90.000/kg, kini sudah anjlok sekitar Rp 20.000/kg.

Ia mengilustrasikan dengan harga cabai Rp 90.000 dengan kebutuhan 3 kg per hari maka dibutuhkan Rp 270.000, sedangkan saat ini ia hanya cukup merogoh Rp 70.000 untuk 3 kg cabai, sehingga keuntungannya tak tergerus lonjakan harga cabai.
“Kalau cabai naik lagi kita repot banget, jangan sampai naik lagi, walau petani untung, jadi di tengah-tengah saja. Pak Jokowi tolong perhatikan orang-orang kecil seperti kita,” pesannya.

Sementara itu, pedagang gorengan di lokasi yang sama, bernama Subhi mengatakan meski kenaikan Elpiji 3 kg hanya Rp 2.000 per tabung, namun sangat berpengaruh bagi pelaku usaha kecil sepertinya. Setiap hari setidaknya ada tambahan biaya Rp 4.000 untuk biaya Elpiji.

“Pak Jokowi tolong perhatikan orang-orang kita yang di bawah, jangan diperhatikan orang-orang yang sudah kaya. Intinya harga jangan mahal-mahal tolong diperhatikan,” seru Subhi.

Besok, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan blusukan mengecek melihat stok beras di gudang-gudan beras Perum Bulog. Hal ini terkait melonjaknya harga beras beberapa pekan terakhir khususnya di Jakarta.

“Besok Pak Presiden akan melihat kondisi perberasan di lapangan. Meninjau ke gudang Bulog,” ungkap Menko Perekonomian Sofyan Djalil di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (24/2/2015).

(Detik.com)