Bogor Sky Garden, Wisata Rooftop di Tengah Ribuan Bunga Matahari

by -8 views

Berada di posisi dan kondisi yang tak biasa, membuat seseorang berpikir keras untuk mampu beradaptasi dengan keadaan. Hal itu pula yang membuat pandemi covid-19 bagi sebagian kalangan dapat melahirkan ide-ide kreatif.

Seperti apa yang dilakukan jajaran menejemen Mall BTM Bogor. Sejak Maret 2021, jajaran menejemen Mall BTM Bogor melakukan terobosan baru untuk memanjakan para pengunjung setianya. Mereka menyulap rooftop di lantai lima menjadi ladang bunga matahari, yang bisa memanjakan mata dan cocok untuk pengunjung yang suka berswa foto untuk akun media sosial.

Chief Marketing Communication BTM, Chintan Silalahi menjelaskan, konsep yang diberi nama Bogor Sky Garden itu merupakan hasil kerja keras dari seluruh tim BTM yang turun langsung sejak Maret 2021. Selain untuk membuat spot foto, BTM juga bertujuan untuk membantu program pemerintah membudidayakan tanaman.

Baca Juga:  MotoGP Indonesia 2017: Rincian Desain Baru Sirkuit Sentul Berbiaya Rp 200 Miliar

“Saat ini di Bogor Sky Garden kami masih fokus mengembangkan bunga matahari. Ada sekitar 1000 lebih bunga matahari di sini. Tapi rencana kedepannya kami juga akan mendatangkan varian bunga lainnya agar lebih menawan,” katanya, Rabu 19 Mei 2021. Chintan menuturkan, dipilihnya bunga matahari bukan tanpa alasan. Miliki warna yang khas dan bentuknya yang cantik dan unik, hingga cocok dengan cuaca Kota Bogor, menjadi sejumlah alasan dipilihnya bunga matahari sebagai salah satu icon Bogor Sky Garden.

Baca Juga:  Polisi Amankan Ganja 1,6 Ton asal Sumatera

“Bunga matahari itu bisa membuat objek yang difotonya lebih bagus dan photogenic. Ditambah lagi bunga matahari jarang dan tergolong sulit di temui di beberapa daerah tertentu. Makannya kami pilih sebagai salah satu icon,” ujarnya. Tak heran, antusiasme pengunjung ke Bogor Sky Garden sangat luar biasa. Setiap hari, mulai pukul 10.00 WIB hingga 18.00 WIB, pengunjung bisa melihat “bunga di atas awan” secara gratis.

Namun, pihak BTM memberi batasan hanya 30 pengunjung dalam satu sesi, dengan batas waktu 15 menit per-orang.

(www.ayojakarta.com)