JABARMEDIA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menunjukkan komitmen kuat dalam memajukan sektor pendidikan madrasah. Komitmen ini terwujud melalui kehadiran Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, yang mewakili Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Ia menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Persatuan pengajar Madrasah (PGM) Indonesia ke-18 dan PGM Award 2026.
Acara tersebut berlangsung di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, pada Rabu (29/7). Tema yang diusung adalah “Mewujudkan Pengajar Madrasah Berkualitas, Sejahtera, dan Bermartabat”. Kehadiran pejabat daerah ini menegaskan sinergi pemerintah dalam memperkuat kualitas pendidikan keagamaan serta meningkatkan kesejahteraan para pengajar madrasah.
Ketua Umum PP PGM Indonesia, H. Yaya Ropandi, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan Pemkab Bogor. Menurutnya, kepedulian serta kontribusi nyata pemerintah daerah sangat penting bagi kemajuan madrasah.
“Terima kasih telah memberikan dukungan nyata bagi pengembangan madrasah, baik melalui kebijakan maupun alokasi anggaran,” ujar Yaya dalam sambutannya.
H. Yaya Ropandi menjelaskan, sejumlah pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Alokasi ini mendukung pembangunan fasilitas madrasah serta peningkatan kesejahteraan para pengajar madrasah. Yaya menekankan, kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan daerah sangat krusial. Ini penting dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang semakin berkualitas dan berdaya saing.
Peran Pemerintah Daerah dalam Peningkatan Kesejahteraan Pengajar Madrasah
Dukungan finansial dan kebijakan dari pemerintah daerah menjadi pilar utama dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan. Keterbatasan anggaran di tingkat pusat dapat diatasi melalui peran aktif pemerintah daerah.
“Kami berharap seluruh pemerintah daerah terus memberikan perhatian kepada pengajar madrasah. Ketika anggaran pemerintah pusat memiliki keterbatasan, dukungan pemerintah daerah menjadi sangat penting agar kesejahteraan pengajar madrasah terus meningkat,” ungkap Yaya, menyoroti urgensi kontribusi APBD.
Melalui Harlah PGM ke-18 dan PGM Award 2026, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan diharapkan semakin kuat. Tujuan utamanya adalah mewujudkan pengajar madrasah yang berkualitas, sejahtera, dan bermartabat. Dengan demikian, mereka akan mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul, berintegritas, serta memiliki akhlak mulia. Ini semua demi masa depan Indonesia yang lebih cerah.









