Atlet Senam Putri Tak Diunggulkan, Raih Emas

by -28 views

foto: seputar-indonesia.com

Senam Jawa Barat meraih emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 di Riau. Cabang olahraga ini membuktikan dengan sarana dan prasarana latihan yang kurang maksimal membuahkan prestasi membanggakan. Selama ini, mereka berlatih di bekas gudang beras (GOR Persani Jabar) dan peralatan seadanya.

Tim senam memang tidak diproyeksikan meraih medali emas,namun faktanya bisa membuktikan dengan menorehkan prestasi. Emas ini disumbangkan Beby Pelany di nomor meja lompat. “Kita sama- sama tahu bagaimana sarana dan prasarana untuk latihan anak-anak. Tapi, saya selalu support kepada para atlet, kekurangan ini harus dijadikan motivasi untuk prestasi bukan malah jadi pesimistis. Ternyata mereka bisa membuktikan,” ujar Ketua Umum Persani Jabar Iman Sudrajat, kemarin.

Dengan diraihnya emas ini menjadi motivasi bagi para atlet senam Jabar lainnya untuk berprestasi. “Ini jadi motivasi atlet lain untuk berprestasi dalam PON.Tapi, tetap saja sarana juga harus mendukung.Dengan latihan di bekas gudang beras kita mampu meraih satu emas, apalagi kalau sarana dan sarananya lebih bagus,” katanya. Untuk sarana dan prasarana, pihaknya sudah mengajukan ke Pemprov Jabar. Apalagi dengan menjadi tuan rumah PON 2016 menjadi momen bagus untuk memperbaiki sarana dan prasarana.

Sebab, bisa berimbas pada peningkatan pembinaan prestasi untuk berbagai kejuaraan multievent berikutnya. “Karena, sekarang kami sudah buktikan kerja keras anakanak untuk terus maju menggapai prestasi tertinggi,”ucapnya. Di bagian lain, tim sepakbola Jabar akhirnya keluar dari ancaman diskualifikasi setelah ofisial menerima surat undangan pertemuan teknik babak 6 Besar, tadi malam.

Adanya surat undangan bernomor 46A/PON-Panpel/IX/UD-2012 yang ditandatangani ketua pelaksana cabang olahraga sepakbola dan futsal, Satar Thaher menjadi bukti kuat bahwa tim sepakbola Jabar tidak didiskualifikasi dan berhak lolos ke babak 6 besar. Manajer tim sepak bola Jabar Dandan Risa Wardhana mengatakan, ini merupakan kemenangan sepakbola Jabar,karena tidak ada alasan bagi panitia cabang olahraga untuk mendiskualifikasi tim sepakbola Jabar.

“Kami berharap keputusan ini bisa menambah motivasi para pemain.Biasanya jika sudah berada dalam tekanan, kondisi tersebut akan membuat para pemain lebih bersemangat dan menunjukkan permainan terbaiknya untuk bisa merebut emas,”ujarnya. Sementara itu,Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menjamin pelaksanaan PON XIX/2016 di Jabar akan lebih baik dan dipastikan penyelenggaraannya hanya di satu provinsi.

“Kita juga punya perangkat pertandingan yang lebih pengalaman dan mempersiapkan pembangunan infrastruktur sejak awal. Kami pastikan penyelenggaraannya hanya di satu provinsi yakni di Jabar,”katanya di selasela mendukung tim anggar Jabar di GOR Kampus Universitas Lancang Kuning Rumbai, Riau.Selama di Pekanbaru, Gubernur Heryawan ikut menyaksikan pertandingan final karate di GOR Tribuana Pekanbaru dan laga atlet anggar di GOR Universitas Lancang Kuning Rumbai. panji qadhafi/an.

Sumber :www.seputar-indonesia.com