Pencarian Pesawat Hilang Diperluas ke Wilayah Pantai Barat Malaysia

by -7 views

243416_proses-pencarian-pesawat-mas-oleh-vietnam_663_382Operasi pencarian besar-besaran pesawat Malaysia Airlines Boeing 777-200, yang hilang sejak Sabtu 8 Maret 2014, sejauh ini belum membuahkan hasil. Malaysia pun memperluas area pencarian pesawat hingga ratusan mil ke wilayah barat.

Pencarian pesawat dengan nomor penerbangan MH370 itu saat ini terkonsentrasi di Teluk Thailand, antara Malaysia dengan Vietnam. Karena pesawat yang membawa 239 penumpang itu hilang kontak di lepas pantai timur Malaysia.

Seperti dilansir ABC News, Selasa 11 Maret 2014, pihak berwenang AS diberitahu pejabat Malaysia, Senin 10 Maret, bahwa mereka memiliki informasi yang menunjukkan pesawat itu ke arah barat. Karena itu, wilayah pencarian telah diperluas hingga mencakup pantai barat Malaysia.

Seorang perwira senior Malaysia kepada Reuters, mengaku percaya pesawat Boing 777-200 itu mengubah arah dan terbang ratusan kilometer ke barat setelah terakhir melakukan kontak dengan petugas kontrol lalu lintas udara di lepas pantai timur Malaysia.

“Mengubah arah setelah Kota Bharu dan mengambil ketinggian yang lebih rendah. Itu berhasil masuk ke Selat Malaka,” kata perwira itu.

Selat Malaka adalah salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia, membentang di sepanjang pantai barat Malaysia. Kota Bharu di pantai timur laut.

Pihak berwenang Malaysia sebelumnya mengatakan bahwa pesawat menghilang sekitar satu jam setelah lepas landas dari Kuala Lumpur menuju Ibu Kota China, Beijing.

Mengubah arah yang disebut itu, akan meruntuhkan teori bahwa pesawat tiba-tiba mengalami kegagalan mesin. Karena untuk mencapai pantai barat Malaysia, pesawat harus terbang setidaknya 500 km (350 mil) setelah kontak terakhir dengan petugas kontrol.

Jalan mengubah arah itu menjadi salah satu dari beberapa teori terkait hilangnya pesawat Malaysia Airlines. Karena itu, kemungkinan ini akan diselidiki lebih lanjut.

Namun, juru bicara kantor Perdana Menteri Malaysia, kepada New York Times, mengatakan bahwa para pejabat militer Malaysia mengatakan kepadanya tidak ada bukti pesawat memutar kembali.

“Sejauh yang mereka tahu. Kecuali untuk memutar arah, tidak ada perkembangan baru,” kata juru bicara PM Malaysia, Tengku Sharifuddin Tengku Ahmad. (viva.co.id)