,

Saresehan Karang Taruna Satya Yodha Tenjolaya

by -355 views

JABARMEDIA.COM BOGOR – Resesi ekonomi global dan domestik 2023 memiliki beberapa tantangan, diantaranya, tantangan global seperti inflasi tinggi, pengetatan moneter (suku bunga tinggi), eskalasi perang Rusia-Ukraina, harga energi tinggi, likuiditas keuangan global yang ketat, dan capital outflow dari emerging market

.

Kedua, tantangan domestik seperti pemilu, investor cenderung wait and see, inflasi tinggi membayangi, penurunan daya beli, peningkatan biaya produksi, depresiasi rupiah, inflasi pangan dan transportasi kemudian bayangan PHK yang kemungkinan akan berlanjut.

 

Bertempat di desa Tapos I tepatnya di Tenjolaya Park, Pemuda pemudi Tenjolaya yang tergabung dalam karang taruna “Satya Yodha,” mengadakan saresehan dengan tema “Peran Pemuda Dalam Menyikapi Isu Resesi Global 2023,” Rabu, 18/01/2023.

 

Hadir dalam giat tersebut camat Tenjolaya ( Farid Ma’ruf), kepala dinas UMKM kabupaten Bogor ( Asep Mulyana), ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor ( Irfan Drajat), Dinas pemuda dan olah raga, serta tokoh UMKM dan pemuda setempat.

 

Kepala dinas koperasi dan UMKM menjelaskan kepada media, ” dinas UMKM sangat mendukung kegiatan seperti ini, hal ini harus menjadi dasar sinergitas antara pemuda, pemilik lahan dan pelaku UMKM.

 

Dinas UMKM kabupaten Bogor sangat mendukung dan akan mengakomodir kebutuhan yang berkaitan dengan pengembangan UMKM sesuai dengan program yang ada,” bebernya.

Konseptor sekaligus mentor dari “Edu Park ” (Heri ) Tenjolaya Park terkait konsep yang akan dijalankan bersama Karang Taruna, ” Tenjolaya Park ini tempat praktek dan latihan untuk memberdayakan potensi potensi yang ada antara ( pemuda, lahan dan pemilik lahan).

 

Yang nantinya akan bekerja sama dan saling berkontribusi baik buat pemuda itu sendiri, pemilik lahan juga untuk masyarakat, potensi yang ada akan dipadukan dalam konsep edu farm.

 

Potensi yang ada disini luar biasa, keindahan alamnya, kesuburan tanahnya, antusiasme para pemudanya ditambah dukungan dari dinas terkait ( dinas koperasi UMKM, Dispora, dan dinas pariwisata), sinergitas semuanya sangatlah penting.

 

Karena kita tidak hanya memikir produksinya sampai pemasaran dan industri hilirnya harus ada, saya berharap hal ini akan menjadi pilot project bagi daerah lainnya,” terangnya.

Ketua Karang Taruna kabupaten Bogor ( Irfan Drajat ) menambahkan, “ini program yang sangat baik kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kedepannya.

 

Karena ini baru pertama di kabupaten Bogor, mudah-mudahan gerakan yang di inisiasi Karang Taruna Tenjolaya ini bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya,” pungkasnya, ( Purnama).