Upacara HJB ke-544 di Bogor, Seluruh Kepala Dinas Pakai Pakaian Adat

by -
Upacara HJB ke-544 di Bogor, Seluruh Kepala Dinas Pakai Pakaian Adat

Perayaan Hari Jadi Bogor ke-544 Berlangsung Khusuk

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar upacara peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 di Balai Kota Bogor, Rabu (3/6/2026). Upacara ini menjadi momen penting untuk memperingati sejarah dan semangat kota yang telah berusia lebih dari lima abad.

Pantauan menunjukkan bahwa upacara dimulai sekitar pukul 07.15 WIB. Seluruh kepala dinas di Pemkot Bogor turut serta dalam prosesi upacara. Mereka bertugas membacakan teks Pancasila, UUD 1945, serta membawa bendera berlogo Kota Bogor. Semua petugas upacara menggunakan pakaian adat yang mencerminkan budaya lokal.

Peserta upacara terdiri dari TNI-Polri, Petugas BPBD, Damkar, serta unsur relawan. Mereka tampil dengan penuh antusiasme dan rasa hormat terhadap perayaan hari jadi kota ini. Wali Kota Bogor Dedie Rachim bertindak sebagai pembina upacara. Dalam sambutannya, ia memberikan penghargaan kepada para relawan dan siswa berprestasi di Kota Bogor.

Tema peringatan HJB tahun ini adalah “Bogor Nanjeur”. Dalam bahasa Sunda, kata “Nanjeur” memiliki makna tumbuh, bersemi, berakar kuat, kokoh, dan lestari. Tema ini mencerminkan harapan dan tekad bersama agar Bogor terus berkembang, baik secara fisik, sosial, ekonomi, maupun budaya.

Baca Juga:  Tahun Ini Pemkot Bandung Butuh 350 PNS

Dedie Rachim menjelaskan beberapa target yang ingin dicapai oleh Pemkot Bogor dalam usia ke-544 ini. Salah satunya adalah pembangunan infrastruktur. Pemkot sedang melakukan berbagai proyek perbaikan jalan, penataan ruang publik, serta pengembangan sistem transportasi yang lebih baik bagi masyarakat.

Di bidang pelayanan publik, Pemkot Bogor berupaya meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan, pendidikan, serta memperluas pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan administrasi. Tujuannya adalah agar layanan lebih cepat, mudah, dan transparan.

Sementara itu, di sektor ekonomi, Pemkot terus memberikan dukungan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), memperkuat pasar rakyat, serta mengembangkan pariwisata berbasis budaya dan potensi lokal. Hal ini bertujuan untuk menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Di bidang lingkungan hidup, berbagai program penghijauan, konservasi sumber daya alam, serta pengelolaan sampah terus didorong. Ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Bogor dalam menjaga keberlanjutan kota.

Dedie Rachim juga mengingatkan bahwa HJB bisa menjadi semangat untuk terus berkembang. Ia menyampaikan bahwa semangat “Bogor Nanjeur” harus menjadi semangat pembangunan bersama. Bogor harus tumbuh secara inklusif, adil, dan berkelanjutan sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga:  Resmi diperkenalkan, generasi 14 JKT48 jadi penutup era Gen Z tanpa wakil Bandung

Upacara selesai sekitar pukul 08.15 WIB. Wakil Gubernur Jawa Barat hadir dalam acara tersebut. Ia akan ikut dalam rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Kota Bogor.