JABARMEDIA – Prestasi olahraga Kabupaten Bekasi terus menunjukkan perkembangan signifikan di berbagai tingkatan, mulai dari ajang pelajar tingkat Jawa Barat hingga kompetisi nasional dan kejuaraan olahraga masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bekasi, melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora), memberikan perhatian serius terhadap capaian ini, termasuk dalam memberikan apresiasi berupa bonus kepada para atlet berprestasi.
Kepala Disbudpora Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, menyatakan bahwa peningkatan prestasi atlet merupakan buah dari pembinaan berkelanjutan dan partisipasi dalam berbagai kompetisi. Sepanjang tahun 2025, atlet dari Kabupaten Bekasi telah berpartisipasi dalam lima ajang penting. Ini meliputi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Barat 2025, Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2025, Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) Jawa Barat 2025, Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) 2025, serta Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) NTB 2025.
Ajang-ajang tersebut menjadi wadah strategis bagi atlet untuk mengasah kemampuan dan mengukur hasil pembinaan di tingkat daerah, Jawa Barat, hingga nasional. “Prestasi atlet terus kami dorong melalui pembinaan dan keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan. Mulai dari POPDA, Pekan Olahraga Paralimpik Pelajar Daerah, dan berbagai event olahraga lainnya,” ujar Iman Nugraha.
Seiring dengan capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga menyiapkan apresiasi bagi atlet yang berhasil meraih prestasi. Salah satu bentuk apresiasi ini adalah pemberian bonus atlet Bekasi. Iman menjelaskan bahwa realisasi bonus saat ini sedang disesuaikan dengan ketersediaan anggaran daerah. Penyesuaian anggaran dilakukan dengan meninjau kembali sejumlah kegiatan yang tidak dilaksanakan.
“Bonus itu tetap ada. Hanya memang ada penyesuaian dalam realisasinya karena berkaitan dengan ketersediaan anggaran,” kata Iman. Penyaluran bonus untuk atlet dan penggiat olahraga dari lima event tersebut ditargetkan pada anggaran perubahan tahun 2026. Dipastikan dapat dilaksanakan pada November atau Desember 2026, setelah seluruh proses penganggaran dan administrasi diselesaikan sesuai ketentuan. “Insyaallah penyalurannya November atau Desember 2026,” tegasnya.
Mekanisme Penyaluran Bonus dan Pembinaan Berkelanjutan
Iman Nugraha menegaskan bahwa pemberian bonus adalah bentuk apresiasi pemerintah daerah atas perjuangan atlet. Mereka telah membawa nama Kabupaten Bekasi dalam berbagai pertandingan, baik mewakili daerah maupun memperkuat Jawa Barat. Oleh karena itu, proses penganggaran terus disiapkan agar bonus dapat direalisasikan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Ia juga memastikan bahwa penyaluran bonus akan dilakukan secara langsung kepada penerima melalui rekening masing-masing atlet. “Bonus diberikan langsung melalui rekening penerima. Selama ini tidak pernah ada pemotongan satu rupiah pun dari pihak dinas kepada para penerima bonus,” kata Iman, menjamin transparansi.
Selain pemberian bonus, Disbudpora Kabupaten Bekasi terus mendorong pembinaan atlet Bekasi melalui kompetisi dan kejuaraan. Ini adalah bagian dari upaya menjaga kesinambungan prestasi olahraga Kabupaten Bekasi. Menurut Iman, semakin banyak ruang kompetisi akan memberikan pengalaman serta kesempatan bagi atlet untuk meningkatkan kemampuan dan bersaing di level yang lebih tinggi.
Dengan rangkaian keikutsertaan pada POPDA Jabar 2025, POPNAS 2025, PEPARPEDA Jabar 2025, PEPARPENAS 2025, hingga FORNAS NTB 2025, pembinaan olahraga di Kabupaten Bekasi diharapkan terus melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah. “Pembinaan dan prestasi atlet tetap menjadi perhatian kami. Kami ingin atlet Kabupaten Bekasi terus berkembang dan mampu memberikan prestasi terbaik di berbagai ajang,” pungkas Iman.









