AGROMA Dampingi SMPN 1 Tenjolaya Bogor Wujudkan Menuju Zero Waste School

by -9 views
by
AGROMA Dampingi SMPN 1 Tenjolaya Bogor Wujudkan Menuju Zero Waste School

JABARMEDIA – Semangat perubahan untuk lingkungan yang lebih baik membahana di SMP Negeri 1 Tenjolaya, Bogor. Yayasan AGROMA Indonesia baru-baru ini menggelar kegiatan sosialisasi dan praktik langsung mengenai pemuliaan sampah, Rabu, 16/09/26. Acara ini dihadiri oleh sekitar 955 siswa dan siswi, serta jajaran pendidik. Ini adalah inisiatif humanis yang menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan potensi ekonomi dari sampah. AGROMA Hadir mengorkestrasikan kekuatan setiap elemen masyarakat termasuk sekolah.

Kehadiran tim AGROMA disambut antusias oleh seluruh warga sekolah. Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tenjolaya, Dian Purnamasari M.Pd, bersama para guru, turut aktif mengikuti kegiatan ini. Dari pihak AGROMA, Hilmy Yunady dan Acep Tajudin berperan sebagai fasilitator utama. Hilmy Yunady memberikan pemaparan inspiratif mengenai konsep pemuliaan sampah. Sementara itu, Acep Tajudin memandu sesi praktik pemilahan sampah yang interaktif dan mudah dipahami oleh para siswa.

Dalam sesi pemaparan, Hilmy Yunady menekankan bahwa sampah seharusnya tidak dipandang sebagai beban. Sebaliknya, sampah adalah sumber daya yang memiliki potensi untuk menghasilkan nilai.

Baca Juga:  Misteri Asal-usul SMPN 2 Bogor, Sekolah Tertua Kolonial

“Bagaimana cara mengolah sampah di lingkungan sendiri termasuk sekolah, sampah bukannya beban tapi bisa menghasilkan,” ujarnya.

Ini memotivasi para siswa dan guru untuk melihat sampah dari perspektif yang berbeda. Pesan ini menjadi kunci untuk mengubah paradigma lama menjadi pandangan yang lebih inovatif dan berkelanjutan.

Sesi praktik yang dipimpin oleh Acep Tajudin menjadi salah satu sorotan utama. Dengan gaya yang lugas dan mudah diikuti, Acep memperagakan cara memilah sampah organik dan non-organik. Para siswa diajak berpartisipasi aktif, memilah berbagai jenis sampah yang telah disediakan. Interaksi langsung ini membuat pembelajaran menjadi lebih efektif dan menyenangkan. Hal ini menanamkan pemahaman praktis tentang langkah awal dalam pemuliaan sampah yang bertanggung jawab.

Transformasi Menuju Sekolah Berkelanjutan

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tenjolaya, Dian Purnamasari M.Pd, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif AGROMA. Ia mengakui bahwa sekolahnya pernah menyandang predikat sebagai sekolah Adiwiyata, namun tantangan dalam pemuliaan sampah masih kerap muncul.

“Kami pernah menyandang predikat sebagai sekolah Adiwiyata. Namun, seiring berjalannya waktu, pemuliaan sampah di sekolah kami belum dapat berjalan secara optimal sehingga permasalahan sampah kembali menjadi tantangan yang harus kami hadapi bersama,” ungkap Dian Purnamasari dengan jujur, menunjukkan komitmen sekolah untuk berbenah.

Baca Juga:  Longsor dan Pohon Tumbang, "Commuter Line" ke Bogor Hanya Sampai Depok

“Hari ini menjadi momentum yang sangat berarti bagi kami. Kami bersyukur dan memberikan apresiasi serta terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim AGROMA yang telah hadir dengan penuh dedikasi, kepedulian, dan semangat untuk berbagi ilmu serta memberikan solusi pemuliaan sampah di SMP Negeri 1 Tenjolaya,” lanjutnya, menggambarkan rasa terima kasih yang tulus dari pihak sekolah.

Harapan besar pun disematkan kepada AGROMA. Pihak sekolah berharap pendampingan tidak berhenti hanya pada hari ini, melainkan dapat terus berlanjut.

“Kami berharap AGROMA tidak hanya hadir hari ini, tetapi dapat terus mengawal, membimbing, dan mendampingi sekolah kami dalam membangun sistem pemuliaan sampah yang terintegrasi menuju Zero Waste School,” ujar Kepala Sekolah.

Ia juga menambahkan bahwa pendampingan yang bertahap akan sangat membantu sekolah dalam memahami, menjalankan, mengevaluasi, dan akhirnya mandiri dalam mengelola sampah secara berkelanjutan.

SMP Negeri 1 Tenjolaya menyatakan kesiapan penuh untuk menyambut dan mendukung gerakan ini.

“Kami dari SMP Negeri 1 Tenjolaya menyatakan siap menyambut dan mendukung pergerakan ini. Semoga langkah kecil yang dimulai hari ini menjadi awal perubahan besar bagi sekolah, siswa, guru, dan seluruh warga sekolah,” tegasnya, menggarisbawahi semangat kolaborasi.

Baca Juga:  6 Tempat Wisata Keluarga di Puncak Bogor 2025: Liburan Akhir Tahun Seperti di Eropa!

Dengan adanya dukungan dari AGROMA, diharapkan visi untuk mewujudkan Sekolah Bersih, Berkarakter, dan Mandiri dalam pemuliaan sampah dapat segera terwujud. Inisiatif ini menandai komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih hijau dan bertanggung jawab.

Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.