JABARMEDIA – Kelompok 1 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mitra Pemda Bogor sukses menggelar Sosialisasi Awal dan Rembug Warga. Kegiatan ini berlangsung di wilayah RW 001 dan RW 002 Desa Kopo, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Sabtu, 25 Juli 2026.
Acara tersebut menjadi ruang diskusi interaktif antara mahasiswa dan masyarakat setempat. Tujuannya memetakan potensi desa serta mencari solusi masalah, khususnya terkait lingkungan dan masalah sampah.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari keaktifan mereka dalam merumuskan masalah dan harapan. Aspirasi tersebut dituliskan pada papan pemetaan yang telah disediakan. Mahasiswa menampung banyak masukan.
Isu kelestarian lingkungan dan persampahan menjadi sorotan tajam. Warga menyuarakan keresahan mendalam sekaligus harapan besar terkait kondisi desa mereka.
Aspirasi Warga: Alam Sejuk dan Bebas Sampah
Dalam forum tersebut, salah satu perwakilan warga mengungkapkan keinginan mendalam komunitas.
“Kami ingin Kopo bisa kembali kepada asalnya yang sejuk dan segar. Saat ini, persoalan sampah yang berbenturan dengan kepadatan penduduk menjadi masalah pelik yang belum bisa diselesaikan,” ujarnya dengan nada prihatin.
Pernyataan ini mencerminkan kerinduan akan kondisi alam yang lestari.
Lebih lanjut, warga setempat menegaskan pentingnya kesadaran kolektif untuk merawat lingkungan. Mereka menekankan bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama.
“Alam ini harus terus dijaga demi anak cucu kita ke depannya. Jangan sampai, justru masalah sampah yang selalu kita wariskan kepada mereka,” tegasnya.
Pesan ini menggarisbawahi urgensi tindakan nyata dalam pengelolaan sampah dan pelestarian alam.
Merespons aspirasi dan keresahan tersebut, kehadiran Kelompok 1 KKN Mitra Pemda Bogor disambut dengan tangan terbuka.
Warga setempat menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dan memberikan dukungan penuh. Mereka siap membantu program-program kerja yang akan dicanangkan oleh mahasiswa.
Kolaborasi ini diharapkan mencari jalan keluar. Solusi darurat sampah selama masa KKN menjadi prioritas. Ini menunjukkan komitmen masyarakat dalam menciptakan perubahan positif di desa mereka.







