Ridwan Kamil: Batu Akik dari Sahabat, Cuco Gak?

2 March 2015

batu-akik-emil2Setelah mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjukkan batu akik yang dipakainya kemudian fotonya diunggah di media sosial, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil pun tak mau kalah.

Kang Emil, sapaan akrabnya, mengunggah foto batu akik yang dipakainya pada Sabtu (28/2) di media Instagram. Batu itu berwarna cokelat dengan ukuran kecil. Ia membubuhi foto dengan keterangan,”Dikasih cincin akik oleh sahabat. Cuco gak?”.

Hingga Senin (2/3) siang, foto itu disukai 14.075 follower. Spontan komentar pun berseliweran.  “Cuco bingiiitss pak hihihi,” tulis akun funnystephani. Akun bintangzaelani juga berkomentar,”Cuco pa, ukeun pa sapotong,haha”. Ada pula yang komentar bercanda seperti ditulis vivanyyunita165,”Ga cucoooo pa, cuconya buat saya ajaah hehehe…”.

Sementara akun indramahyudani berkomentar begini,”Keren pak batu akiknya. Kayak bapak kerennya, hehehe”. Akun lain, sggumilar mempertanyakan rencana membuat acara khusus batu akik. “Pa walkot kapan nih katanya mau adain semacem kulinary night tapi temanya batu akik,” kata ssgumilar. (tribunjabar)

Hendak Ambil Uang Di ATM, Perempuan Di Bogor Dibegal Kawanan Perampok

28 February 2015

begalTiga pelaku perampokan berhasil ditangkap di kawasan Giant Yasmin, Bogor Barat, Kota Bogor. Para pelaku perampokan ditangkap setelah merampok seorang wanita yang sedang mengambil uang di ATM.

Menurut Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Aulia Djabar, penangkapan berawal saat korban, Iroh Maisaroh yang tengah berada di dalam ruangan ATM didatangi ketiga pelaku. Pelaku kemudian merampas uang Rp 1 juta dan ATM milik korban.

“Pelaku juga meminta nomor pin ATM korban. Setelah itu para pelaku kemudian kabur menggunakan mobil Toyota Avanza hitam bernopol B 1946 CKM,” ujar Aulia, Jumat (27/2/2015).

Setelah itu, korban langsung melaporkan kejadian yang menimpanya ke kantor polisi. Setelah mendapat laporan, polisi langsung melakukan pengejaran. Ketiga pelaku berhasil ditangkap saat berada di sebuah ATM yang tidak jauh dari lokasi.

“Petugas langsung melakukan penyekatan. Anggota patroli mendapati mobil yang dibawa pelaku, dan langsung kita sergap,” kata Aulia.

Aulia mengatakan, ketiga pelaku yang diamankan, yakni Rudiansyah, Abdul Rahman dan Reza Herianto. “Dua pelaku asal Lampung, satu asal Palembang. Sementara ini mereka mengaku sudah 10 kali beraksi di Bogor. Kita masih kembangkan lagi keterangannya,” katanya.

Aulia menambahkan, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 1 juta dan ATM Mandiri milik korban serta mobil Avanza yang digunakan pelaku dalam beraksi.

(detik.com)

Ridwan Kamil Tunggu Kesiapan Jokowi Resmikan Bandung Teknopolis

27 February 2015

Bandung-Teknopolis-2015Kamis (26/2/2015) kemarin, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membahas konsep Bandung Teknopolis di kawasan Gedebage. Pria yang akrab disapa Emil itu mengaku sudah siap, tinggal menunggu kesiapan Jokowi.

“Jadi kemarin saya lapor kepada Pak Presiden, kalau Teknopolis sudah siap,” ujar Emil saat ditemui usai acara di SD Angkasa, di Komplek sLanud Hussein Sastranegara, Bandung, Jumat (27/2/2015).

Seperti diketahui, Bandung Teknopolis adalah kawasan kota moderen yang didesain dengan konsep futuristik. Dalam area seluas 800 hektar tersebut, akan didirikan bangunan-bangunan untuk riset teknologi, perusahaan elektronik dan ‘rumah’ bagi para kreatif di bidang IT.

“Kalau Pak Presiden berkenan, bulan April akan dilaunching,” katanya.

Emil mengatakan, dalam pertemuan tersebut Jokowi juga menyampaikan akan memberi dukungan terhadap kawasan yang nantinya akan menjadi Silicon Valley Indonesia tersebut.

“Pak presiden menyampaikan akan memberikan dukungan, bahkan akan membantu sebisa mungkin. Juga ada rencana nanti ITB risetnya sebagian besar akan di sana,” kata Emil.

(detik.com)

Batu Akik Bergurat Mirip Lafal ‘Allah’ Ini Dibanderol Rp 200 Juta

26 February 2015

AKIKTak kalah heboh dengan moment memuncaknya tren batu pada masyaraka Indonesia akhir-akhir ini.
Daerah Kabupaten Mempawah, turut melaksanakan pameran batu. Peminatnya hampir dipastikan seluruh stand yang disediakan ludes ditempatin tanpa sisa.
Berbagai jenis batu pun tampil di setiap meja etalase para pemilik stand yang ingin menunjukkan koleksi batu yang didatangkan dari penjuru bumi. Sekalipun dalam pameran batu ini prioritasnya adalah pada batu asik Provinsi Kalbar.
Batu cincin yang sudah jadi sampai yang masih berupa bongkahan pun berjejer di setiap stan. Semua stan terlihat rame dari para pengunjung sejak pembukaan belum dimulai.
Panitia penyelenggara dari Event Organizer Satu Priok Mempawah merencanakan pameran yang meliputi lomba dan jual beli ini selam 6 hari.
Para penghobi batu, tanpa batasan usia dan kelamin ini tumpang ruah memadati ruangan tingkat dua, pasar sayur sebukit rama.
Pemburu batu mendatangi setiap stand menanyakan batu yang diburunya. Dari harga puluhan ribu hingga ratusan juta.
Di Kabupaten Mempawah, batu bertuliskan lafal Allah masih menjadi barang langka yang dihargai selangit.
Walaupun banyak jenis batu unik bersertifikat dari berbagai penjuru bumi namun batu berlafal Allah tetap menyita banyak mata para pengunjung.
Seperti yang dimiliki oleh pemilik stan bernama Saleh. Dirinya sengaja melepas batu cincin yang melingkar dijarinya dan menyodorkan lampu senter sebesar pulpen tepat ke batu. Seakan ingin menunjukkan bahwa batunya itu berlafal Allah.
“Ini coba lihat, ini asli tanpa ada rekayasa sama sekali. Kalau tidak percaya silakan cek. Saya sayang sekali dengan batu ini. Harganya pun cukup tinggi,” ujarnya sembari menggelar batu-batunya yang lain.
Ada beberapa pengunjung yang coba menawar namun, sepertinya pria setengah baya pemilik batu ini enggan untuk melepasnya.
Karena tawaran itu masih jauh dari harga batu yang dibandrolnya Rp 200 juta.
“Saya sayang sekali dengan batu ini. Namanya ini batu jenis akik. Motifnya sekilas seperti sayap namun jika dilihat dari arah berbeda berlafalkan Allah,” ungkapnya.

(Tribunnews)

Bingungnya Pertamina: Di Mana Elpiji 3 Kg Langka?

26 February 2015

elpiji3kgop3Di media massa maupun media sosial pemberitaan soal kelangkaan Elpiji 3 kg cukup marak. Namun, setelah dilakukan operasi pasar oleh PT Pertamina (Persero) di daerah yang dilaporkan terjadi kelangkaan Elpiji ternyata peminatnya minim.

“Dilaporkan di Bekasi, Depok, Bogor banyak masyarakat kesulitan cari Elpiji 3 kg, katanya langka. Lalu kita operasi pasar, kita gelontorkan total 2.060 tabung. Namun yang laku hanya 220 tabung,” ungkap External Relation Pertamina Jawa Bagian Barat, Milla Suciyani, kepada detikFinance, Kamis (26/2/2015).

Pertamina, lanjut Milla, mengaku kebingungan. Pasalnya sesuai informasi yang diberikan ada daerah yang kesulitan mendapatkan Elpiji. Ternyata setelah di cek ke lokasi, agen-agen resmi masih memiliki stok elpiji yang cukup banyak.

“Kami pastikan tidak ada kelangkaan Elpiji 3 kg, termasuk di Depok, Bogor, dan Bekasi. Semua agen tersedia Elpiji 3 kg dalam jumlah yang cukup,” katanya.

Milla mencontohkan seperti di pangkalan resmi di Jalan Akses UI, Kelapa Dua, Kelurahan Tugu, Cimanggis, Depok. Elpiji 3 kg dijual dengan harga Rp 16.000/tabung dan sampai Rabu (25/2/2015) sore masih tersedia 140 tabung.

“Kemudian di Pangkalan Ening Subroto, Cimanggis, Depok masih tersedia 70 tabung. Padahal katanya langka, tapi kita cek semua agen resmi, stoknya tersedia. Jadi di mana yang langka ya?” tutup Milla.

(detik.com)

Ahok: Saya Mau Pecat Semua Orang PAM Jaya, Mereka Bajingan !

24 February 2015

ahokGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengancam akan memecat seluruh pejabat di Perusahaan Air Minum PD PAM Jaya. Perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta tersebut dianggap berpihak terhadap kepentingan swasta dibandingkan melayani kebutuhan air masyarakat.
“Saya mau pecat semua orang PAM Jaya. Mereka main politik. Buat saya mereka itu bajingan,” kata pria yang akrab disapa Ahok di Balai Kota, Selasa (24/2/2015).
Ahok berencana akan mengambil alih seluruh manajemen PAM Jaya. Bahkan mantan Bupati Belitung Timur ini mengaku dirinya merasa dendam dengan kelakukan PD PAM Jaya yang seakan tidak mau melibatkan dirinya dalam mengelola air bersih di DKI Jakarta.
“Orang saya tinggal di utara, PAM menyuruh saya hadir ke sana tetapi justru malah langsung ke Biro Hukum,” ucapnya.
Ahok curiga bila perusahaan milik Pemprov DKI Jakarta tersebut bermain politik karena tidak ada sedikit pun omongan terhadap dirinya.
“Kurang ajar. Saya kasih materai ke PAM Jaya. Malam hari saya dikirim surat besok dipanggil untuk membuat surat perdamaian dikirim ke Bagian Hukum. Maksudnya apa? Emang kamu punya siapa,” ucap Ahok geram.
Pria yang pernah duduk di Komisi II DPR RI ini pun menolak melakukan pembicaraan dengan pihak PD PAM Jaya. Ia mensinyali perusahaan berplat merah tersebut justru ingin menjebaknya. ‎
“Ini namanya jebakan Batman, kalau saya tidak datang nanti dibilang tidak mau damai. Saya siapin senjata saja. Kalau mau perang ayo,” ungkapnya.
Suami Veronica Tan ini menuding PAM Jaya melakukan praktik monopoli sehingga masyarakat tidak bisa berbuat apa-apa bila terjadi gangguan dalam distribusi air bersih. Untuk itu, Ahok menganggap perbaikan di internal PAM Jaya menjadi kunci agar pengelolaan air bersih di Jakarta berjalan baik.
“Saya punya pengalaman disurati Palyja telat bayar air dua bulan. Padahal saya bayar autodebet dari bank. Kami tidak mau bayar, dicabut air bisa apa kita. Ada tetangga yang melawan Palyja dicabut airnya sampai terpaksa numpang dari tetangga,” ungkapnya.

(Tribunnews)

Eskalator di Stasiun Sudirman Rusak, Penumpang KRL Menjerit

24 February 2015

krlAda saja masalah yang harus dirasakan penumpang kereta di Jakarta. Jika biasanya yang dikeluhkan kereta yang mogok atau rel yang tergenang di saat hujan, pagi ini penumpang desak-desakan di Stasiun Sudirman karena eskalator stasiun yang mati.

Selasa (23/2/2015) sekitar pukul 07.30 WIB Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat, mendadak ramai dengan aksi saling dorong penumpang KRL. Beberapa penumpang wanita bahkan sampai menjerit karena tergencet. Penyebab penumpang yang menumpuk ini karena salah satu eskalator tak berfungsi dan ditutup aksesnya oleh petugas.

“Karena eskalatornya rusak jadi penumpang ramai di eskalator peron untuk KRL Manggarai-Tanah Abang,” kata salah satu penumpang KRL, Wahyu Kuncoro Adi, saat dihubungi detikcom, Selasa (23/2/2015).

Wahyu menceritakan biasanya sirkulasi penumpang di Stasiun Depok masih terkontrol. Jarak waktu antara KRL cukup panjang sehingga penumpang memiliki waktu untuk berjalan dan menaiki tangga menuju lobi stasiun. Namun, karena eskalator yang berfungsi hanya 1, maka penumpang yang akan naik ke lobi stasiun hanya bisa melewati salah satu eskalator. Itu pun mereka terpaksa berdesakan dengan penumpang yang akan menuju peron penumpang.

Akibatnya penumpang menumpuk karena saat peron penumpang masih penuh, KRL lainnya tiba dengan penumpang yang cukup banya. Akhirnya saling dorong antar penumpang tak dapat dihindarkan bahkan Wahyu mendengar jeritan dari beberapa penumpang yang tergencet penumpang lainnya.

“Banyak ibu-ibu yang jejeritan, saling dorong, desak-desakan. Pokoknya jadi ramai tadi,” ucap pegawai swasta ini.

(detik.com)

Aksi Wartawan Berlanjut ke Gedung DPRD Cianjur

23 February 2015

sahliSetelah menggelar aksi di bundaran tugu Gerbang Marhamah, puluhan wartawan cetak, elektronik dan online itu melanjutkan aksi ke gedung DPRD Cianjur di Jalan KH. Abdullah bin Nuh. Sesampainya di gedung wakil rakyat itu, para wartawan langsung masuk ke dalam gedung DPRD Cianjur.

Mereka masuk ke dalam untuk mencari anggota dewan dari Partai Amanat Nasional (PAN). Namun setelah mengelilingi sejumlah ruangan, tidak ditemukan anggota DPRD dari PAN. Wartawan akhirnya menemukan ruangan Fraksi Gerakan Pembangunan Nasional. Seorang wartawan sempat memasang karton bertuliskan PAN Partai Asal Ngegebuk.

Aksi tersebut sempat membuat marah Ketua Fraksi Gerakan Pembangunan Nasional, Sahli Saidi. Bahkan ia sempat mempertanyakan izin menggelar aksi. Namun hal itu tidak berlangsung lama, Sahli meminta untuk mendatangi kantor PAN jika ingin bertemu dengan anggota dari PAN.

“Silahkan datang ke kantor PAN, ini kantor fraksi. Memang dia menjadi anggota kami, sekarang tidak ada di fraksi. Silahkan datang ke kantornya,” kata Sahli.

Selaku ketua fraksi pihaknya menolak kekerasan terhadap wartawan. Apapun alasannya aksi kekerasan tidak bisa dibenarkan. “Seharusnya partai mendekati wartawan, bukan melakukan pemukulan,” katanya (pikiran-rakyat.com)***

Kalau di Tanya Musim Apa di Bandung, Jawab Saja Musim Preman Pensiun

21 February 2015

Preman_PensiunBandung sekarang lagi musim Preman Pensiun. Menceritakan seorang kepala preman yang ditinggal istrinya dan ingin pensiun gara-gara ucapan istrinya yang menunggu akang di syurga.

Dibintangi oleh Didi Petet sebagai kang bahar, Epy Kusnandar sebagai kang mus (muslihat). Bahar adalah seorang pemimpin yang menguasai pasar, jalan dan terminal. Muslihat tidak terima kalau kang bahar pensiun, alasannya pasti akan ada kelompok-kelompok kecil di bawah mereka dan akan terpecah.

Sinetron yang dibuat MNC Picture dan ditayangkan oleh stasiun swasta RCTI setiap jam 17.00 ini seakan-akan menjadi daya tarik masyarakat di Bandung, hati preman tapi lucu. “Aksen sundanya mencirikan Bandung pisan” kata salah seorang pengunjung Taman Lansia kepada Jabarmedia.com.

Memang tidak diragukan lagi akting Didi petet, Epy Muslihat dan kawan-kawan membuat penonton seakan menghayati dan ikut dalam sinetron ini. Bahkan sampai penonton tidak mengetahui nama asli pemeran Kang Komar, Ubed dan yang yang lainnya. “Saya mah gak tau nama-nama asli pemainnya, yang tau mah nama di Sinetronnya saja. Semoga menjadi contoh untuk pembuat sinetron di Indonesia yang hanya menontonkan kekayaan, percintaan di sekolah yang akan mempengaruhi siswa-siswa menjadi males belajar tapi malah bobogohan” katanya pula. (jabarmedia/az.raxal)

twitter : Preman Pensiun @dodisanjaya

Hasil Pencarian:

DKP Cimahi Tingkatkan Pengolahan Sampah

21 February 2015

paradigmaBencana tragedi longsor sampah di TPA Leuwigajah pada 21 Februari 2005 menjadi dasar peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Cimahi meningkatkan berbagai upaya pengolahan sampah berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesadaran mengolah sampah mulai dari sumbernya.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Cimahi Budi Raharja didampingi Kabid. Kebersihan H. Nana Sujana mengatakan, penanganan sampah di Kota Cimahi mengacu pada Perda No. 16/2011 tentang Pengelolaan Sampah. “Paradigma kami sampah tak lagi sekadar dibuang, tapi dipilah sejak dari sumber hingga diolah,” ujarnya.

Berbagai cara dilakukan untuk mengajak masyarakat memilah sampah sejak dari sumber. Di antaranya, menggalakkan gerakan 3R (reuse, reduce, recycle), mendirikan tempat pengolahan sampah terpadu (TPSP) yang tersedia di 4 RW, reaktor sampah yang mengolah sampah organik menjadi kompos di 17 RW, hingga pendirian bank sampah baik unit skala lingkungan seperti sekolah dan perkantoran dan bank sampah induk Kota Cimahi (Samici).

Dengan momentum peringatan HPSN, Budi menyatakan, hal itu dimanfaatkan dalam rangka upaya sosialisasi pemilahan dan pengolahan sampah di Kota Cimahi. “Mengingatkan ke masyarakat bahwa 21 Februari 2005 pernah terjadi bencana longsor sampah di TPA Leuwigajah yang memakan korban jiwa. Tentunya hal itu harus disikapi dengan tindakan agar tragedi serupa tak terulang,” ujarnya.

Pada tahun 2015, peringatan HPSN Kota Cimahi akan digelar pada Kamis (26/2/2015) mendatang. Berbagai kegiatan dilakukan dengan meningkatkan pemberdayaan masyarakat untuk pengolahan sampah.

Kegiatan yang dilakukan diantaranya gebyar operasi bersih (opsih) dengan melibatkan seluruh unsur pimpinan SKPD Pemkot Cimahi di masing-masing wilayah binaan dengan fokus kegiatan di wilayah RW 12 Kel. Pasirkaliki untuk pembersihan sampah Sungai Cilember.

Setelah itu, akan dilakukan peresmian Bank Sampah Unit SMA Santa Maria Jln. Gatot Subroto untuk meningkatkan volume pengelolaan sampah Bank Samici. Ditempat yang sama akan dilaunching sistem manajemen pengolahan sampah (Siembah) yang bisa menjadi basis data persampahan Kota Cimahi. Serta, akan dilaunching pemanfaatan kartu ATM Bank Samici bekerjasama dengan Bank Bukopin sehingga nasabah Bank Samici bisa mengambil uang lewat ATM Bank Bukopin maupun ATM bersama yang ada di Kota Cimahi.

Sebagai puncaknya, dilakukan sosialisasi Perda No. 16/2011 tentang Pengelolaan Sampah Kota Cimahi kepada pengguna jalan oleh Wali Kota Cimahi Atty Suharti dan jajaran Pemkot Cimahi. Perda mengatur setiap pihak yang membuang sampah sembarangan akan dikenai denda maksimal Rp 50 juta dan kurungan 3 bulan penjara.

“Hal itu berlaku juga saat berkendaraan, dalam perda tercantum setiap kendaraan yang memasuki Kota Cimahi harus menyediakan tempat sampah tidak terkecuali angkutan umum. Selama ini memang belum diterapkan optimal karena kami masih berupaya melakukan penyadaran masyarakat,” tutur Budi.
Aspek pemilahan dan pengolahan sampah masih harus diperbaiki. Pihaknya berharap masyarakat mau berpartisipasi untuk menjaga kebersihan Kota Cimahi. (pikiran-rakyat.com)

Next Page »