Ano-Azis Daftar ke KPU Diiringi Barongsai

by -4 views
Foto:pikiran-rakyat.com

Barongsai dan saweran mengiringi pendaftaran pasangan calon walikota dan wakil walikota Ano Sutrisno-Nasrudin Azis (Ano-Azis) ke Komisi Pemilihan Umum Kota Cirebon, Jumat (9/11).

Di hari yang sama, KPU Kota Cirebon juga menerima berkas pendaftaran dari pasangan calon perseorangan Yuyun Wahyu Kurnia-Idris Sardi (Wahid).

Berdasarkan pengamatan “PRLM”, baru dua pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Cirebon yang telah mendatangi KPU Kota Cirebon pada hari ke-6 pendaftaran. Sementara pasangan Sofyan-Sunarko Kasidin (SS) mengundur pendaftaran diri.

Pasangan Wahid yang maju dari non partai menjadi balon pertama yang resmi mendaftarkan diri ke KPU Kota Cirebon, Jumat (9/11) sekitar pukul 09.00 WIB. Pagi itu, Tim sukses Wahid hanya datang bersama balon wakil walikota Idris Sardi. Sementara Yuyun tidak tampak ikut dalam rombongan.

Menyusul Wahid, pasangan Ano-Azis mendatangi KPU Kota Cirebon sekitar pukul 14.00 WIB. Berbeda dengan suasana pendaftaran Wahid yang terbilang sepi, Ano-Azis tampak didampingi oleh Ketua DPRD Jawa Barat Irvan Suryanegara, Plt. Ketua DPC Partai Golkar Kota Cirebon Ganiwati, perwakilan Partai Persatuan Pembangunan yang menjadi koalisi tambahan bagi PG dan PD, serta ratusan simpatisan mereka.

Seusai mendaftarkan diri, Ano-Azis membalas sambutan para simpatisanya dengan saweran uang koin serta permen. Keduanya kemudian diarak dengan kesenian barongsai menuju panggung deklarasi di alun-alun Kebumen, Kecamatan Lemah Wungkuk yang berlokasi tepat di depan kantor KPU Kota Cirebon.

Ketua KPU Kota Cirebon Didi Nursidi mengatakan, dari dua pasangan balon yang sudah mendaftarkan diri, masih ada beberapa kekurangan berkas persyaratan yang harus dilengkapi. “Kami masih memberikan waktu sampai batas akhir verifikasi, dua minggu setelah pendaftaran ditutup pada 10 November 2012,“ ujarnya.

Dari pihak Wahid, Didi menyoroti perbaikan dukungan yang telah disampaikan sebelumnya. Wahid diberi waktu sejak 18 November sampai 1 Desember untuk menyerahkan perbaikan dukungan yang masih kurang sekitar 17.000 suara tersebut. Sementara untuk pasangan Ano-Azis, Didi mengaku masih akan mempelajari berkas yang sudah diserahkan.

Terkait perbaikan dukungan, Idris mengatakan saat ini pihaknya masih kekurangan sekitar 9.000 dan 17.000 suara yang disyaratkan KPU Kota Cirebon. “Kami yakin pada 30 November, kami sudah bisa memenuhi syarat dukungan itu dan menyerahkannya kembali ke KPU,” katanya.

Sementara itu Ano yang saat ini masih menjabat Kepala Badan Koordinasi Pembangunan dan Pemerintahan (BKPP) Pemprop Jawa Barat Wilayah III Cirebon, mengaku sudah menyampaikan surat pengunduran dirinya kepada Gubernur Jawa Barat.

“Surat pengunduran diri sudah saya serahkan ke KPU untuk memenuhi persyaratan. Namun, saya masih menunggu jawaban dari Gubernur terkait hal ini,” ujarnya.

Sama seperti pasangannya, Azis juga mengaku sudah membuat surat penonaktifan dirinya sebagai Ketua DPRD Kota Cirebon. Namun, surat tersebut baru akan berlaku setelah dirinya ditetapkan sebagai salah satu pasangan calon yang lolos bersama Ano.

“Jika sudah ditetapkan sebagai calon yang lolos verifikasi, saya serahkan semua tugas dan fasilitas diri saya sebagai Ketua DPRD Kota Cirebon. Selama belum ada penetapan, saya masih menjalankan tugas dan kewajiban saya,” tutur Azis. (A-178/A-89)***

Sumber:pikiran-rakyat.com