Banjir di Garut, Diperkirakan 1.200 Rumah Terendam

by -3 views
Foto : vivanews
Foto : vivanews

Ani, 40 tahun, warga Kampung Jangkurang, Kelurahan Sukamentri, pagi ini tampak membersihkan rumahnya. Ani dan ribuan warga lainnya memang terpaksa sibuk membersihkan lantai rumah dan menjemur peralatan rumah tangga yang basah terendam akibat setelah banjir bandang menerjang lima Kelurahan di Kecamatan Garut Kota kemarin, Sabtu 29 Desember 2012,

Ani mengatakan bahwa air deras datang begitu cepat sehingga tidak sempat menaikkan perabotan ke tempat yang lebih tinggi.

“Pakaian, kasur, kursi dan alat – alat dapur basah dan kotor terkena lumpur,” ujar Ani disela kesibukan membersihkan rumahnya, Minggu 30 Desember 2012.

Data dari Kecamatan Garut Kota menyebutkan bahwa kurang lebih 1.200 unit rumah terendam banjir yang tersebar di Kelurahan Ciwalen, Sukamentri, Kota Wetan, Regol dan Pakuwon. Ketinggian air sempat antara 10 cm hingga 1 meter.

“Ini memang data terakhir yang sudah kami kumpulkan dari lima Kelurahan,” ungkap Camat Garut Kota, Nurdinyana, di kantornya, Minggu 30 Desember 2012.

Bahkan, lanjut Nurdinyana, delapan rumah dilaporkan roboh diterjang air yang meluap dari sungai Cikendi. Ani dan warga di kampung Jangkurang hanya berharap cuaca cerah hari ini cerah. “Biar semua jemuran ini kering,” kata Ani.

Sebelumnya, Sebanyak 300 rumah warga di lima Kelurahan Paminggir, Garut, terendam banjir hingga satu meter. Banjir disebabkan meluapnya Sungai Cikendi yang sudah tak mampu menampung volume air akibat guyuran hujan sejak Sabtu sore, 29 Desember 2012. Selengkapnya di sini.

Sumber : viva.co.id