web analytics

Jabar dan Banten Siaga Satu Hadapi Putusan MK

21 August 2014   0 views

simulasi-pilpres_3Kondisi Kemananan di wilayah teritorial Jawa Barat dan Banten akan memasuki tingkat siaga satu hari Kamis (21/8), besok. Panglima Komandan (Pangdam) III/Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi Thamim mengatakan bahwa menghadapi masa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan pemilihan presiden (pilpres) oleh pasangan capres nomor satu Prabowo Subianto yang akan diputuskan besok, kondisi keamanan di Jabar dan Banten berada dalam keadaan kondusif. Namun demikian, pihak keamanan dalam hal ini TNI tidak mau sedikit pun lengah.

“Kondisi Jabar dan Banten sangat kondusif dan berada dalam kontrol TNI Polri. Namun demikian, kami akan terus siaga menghadapi segala kemungkinan,” kata Dedi usai menggelar acara Silaturahmi Bersama Organisasi Kemahasiswaan Se-Bandung Raya di Mako 2, Denmadam, Rabu (20/8).

Untuk menjaga kondusivitas di wilayah Jabar dan Banten, Kodam III/Siliwangi pun menerapkan siaga satu di seluruh wilayah teritorial Kodam III/Siliwangi.

“Besok (hari ini, Red) seluruhnya siaga satu, semua pasukan sudah siap jika dibutuhkan. Ada 2.000 anggota sudah disiapkan, tapi pasukan di semua wilayah juga sudah siap, protap PAM-nya sama dengan pilpres lalu,” katanya.

Dedi berharap bahwa kondisi yang sangat kondusif di Jabar dan Banten bisa terus dipelihara oleh semua pihak. Siapapun pihak yang menang atau kalah dalam gugatan pilpres Kamis ini oleh MK, Dedi berharap agar bisa menerima dengan bijaksana dan hati besar.

“Kalau ada yang ke Jakarta ya boleh-boleh saja, asal tetap bisa menjaga kondusivitas keamanan,” harap Dedi.(tribunnews.com)

Besok, Selama Dua Jam Polisi Bakal Gelar Simulasi di Pintu Tol Pasteur

17 August 2014   2 views

kombes-pol-mashudiJelang pembacaan putusan MK, Polrestabes Bandung akan menggelar simulasi di pintu tol Pasteur, Senin (18/8/2014) besok. Simulasi situasi menyekat pengerahan massa pendukung calon presiden pada sengketa Pilpres 2014. Pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) sedianya bakal dilaksanakan pada Jumat (22/8/2014) mendatang.

“Simulasi akan digelar sekitar dua jam dari mulai pukul 11.00,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi kepada wartawan di Mapolrestabes, Kamis (14/8/2014) lalu.

Secara keseluruhan ada delapan titik yang akan diawasi Polrestabes Bandung menjelang putusan MK. Selain Pasteur ada pintu tol Muhammad Toha, Buah Batu, Pasir Koja dan Kopo. Sementara tiga titik lainnya adalah Cibiru, Cimindi serta Jalan Setiabudi.

Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Diki Budiman menuturkan, saat simulasi pintu tol Pasteur tak akan ditutup total. “Hanya saja perjalanan akan terganggu,” ujarnya.

Ia menuturkan, simulasi ini menjadi semacam gladi kepada anggota polisi yang akan bertugas melakukan penyekatan terhadap potensi massa yang akan keluar Bandung menuju Jakarta.

“Jadi ketika Mabes Polri memutuskan penyekatan diperlukan, anggota tahu harus berbuat apa,” ucap Diki. (tribunnews)

Avanza Tabrak Motor Kemudian Nyemplung ke Kali di Simpangan Depok

16 August 2014   20 views

avanza nyemplungKecelakaan lalu lintas terjadi di Jl Raya Jakarta Bogor di Simpangan Depok, Cimanggis, Jabar. Sebuah Avanza terlibat kecelakaan dengan pemotor. Mobil itu menabrak pemotor dan kemudian terus melaju menghantam pembatas jalan. Mobil pun akhirnya nyemplung ke kali.

“Itu persis sebelum lampu merah di Simpangan Depok arah Bogor. Di depan RS Simpangan Depok,” kata petugas jaga Polsek Cimanggis Aipda Woko saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (16/8/2014).

Peristiwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Pihak kepolisian masih melakukan penanganan.

“Unit laka masih di lokasi. Kita belum tahu penyebabnya apa,” imbuh Woko.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Sopir Avanza dan penumpangnya selamat dan hanya mengalami luka ringan. “Hanya pengendara motor saja yang luka dan butuh perawatan, tapi tidak berat,” tutup dia.
(detik.com)

Uang Suap Bupati Bogor Untuk Biaya Politik

15 August 2014   1 views

bupati-bogor-rahmat-yasin-di-tangkap-kpkKasus suap terhadap Bupati Bogor Rachmat Yasin dengan terdakwa FX Yohan YAP alias Yohan kembali digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Kamis (14/8/2014). Kasus suap senilai total Rp 4,5 miliar itu terkait tukar menukar kawasan hutan di Kabupaten Bogor atas nama PT Bukit Jonggol Asri (PT BJA). (baca juga : Kronologi KPK Tangkap Bupati Bogor Terkait Suap Pengurusan Izin Tata Ruang )

Sidang kali ini menghadirkan lima orang saksi. Mereka adalah Bupati Bogor Rachmat Yasin, Presiden Komisaris PT BJA Kwee Cahyadi Kumala alias Swie Teng, Dirjen Planologi Kementerian Kehutanan Bambang Suprianto, Kepala Dinas Tata Ruang dan Pertanahan Kabupaten Bogor Burhanudin, dan Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor HM Zairin.

Dalam kesaksiannya, Rachmat mengakui pada tahun 2012-2014 telah menerima dua kali pemberian uang dari Yohan. Masing-masing Rp 1 miliar dan Rp 2 miliar. Adapun pemberian ketiga sebesar Rp 1,5 miliar, belum sempat diterimanya karena keburu diamankan oleh petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Uang sebanyak Rp 3 miliar itu, kata Rachmat, tidak diterimanya langsung dari Yohan tapi diperolehnya dari tangan Peni, sekretaris pribadinya. Rachmat mengaku, ia tidak menghitung jumlah uang pemberian dari Yohan, ia tahu nilai total uang tersebut dari Peni.

Saat ditanya ketua majelis hakim, Nur Hakim SH MH mengapa sebagai bupati ia tetap menerima uang dari pihak ketiga (Yohan), padahal itu dilarang. Menurut Rachmat, ia terpaksa menerima uang suap itu karena sebagai Ketua DPW PPP Jabar, ia membutuhkan biaya untuk kegiatan politik. (baca juga : PPP Sebut Rachmat Yasin Calon Ketua Umum )

“Saya dapat beban yang begitu besar (sebagai ketua partai). Saya banyak kebutuhan, dengan sangat terpaksa itu saya ambil. Ketika menyadari itu salah, saya menyesal. Saya pun telah mengembalikan uang Rp 3 miliar itu kepada negara,” kata Rachmat, di depan majelis hakim.
(tribunnews.com)

Perpanjangan SIM di Yamaha Batununggal

14 August 2014   2 views

sim-keliling-makasarHari ini, kendaraan khusus jasa pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling berada di Yamaha Batununggal Soekarno Hatta 474, Bandung.

Masyarakat Kota Bandung yang ingin memperpanjang masa berlaku SIM roda dua (SIM C) maupun empat (SIM A) bisa mendatangi lokasi ini mulai pukul 09.00 – 14.00.

Informasi ini sesuai dengan yang diinformasikan lewat situs resmi traffic management center (TMC) Satlantas Polrestabes Bandung, www.tmcbandung.com. SIM Keliling ini hanya melayani perpanjangan SIM A dan C.
(tribunnews.com)

Tahun Ini Pemkot Bandung Butuh 350 PNS

12 August 2014   2 views

tes cpnsPemerintah Kota Bandung tahun 2014 akan menerima calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 350 orang. Padahal awalnya Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (KemenPAN) hanya memberi jatah 94 formasi.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bandung Evie S Shaleha mengatakan, ada 94 jatah untuk Kota Bandung untuk formasi kesehatan 38 orang dan sisanya untuk tenaga teknis di Dinas Tata Ruang Cipta Karya, Dinas Pendudukan dan Dinas Bina Marga.

“Pak Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengusulan agar formasi ditambah untuk tenaga Satpol PP dan tenaga di Kecamatan,” ujar Evie di Balai Kota, Senin (11/8).

Menurut Evis, surat permohonan sudah sampai dan Menteri PAN mempertimbangkan karena jumlah PNS yang pensiun sejak 2011-2014 mencapai 2.000 orang, “Permintaan tambahan formasi diizinkan secara lisan oleh Menteri PAN karena jatah 2013 CPNS Kota Bandung sebanyak 352 orang tidak dilaksanakan karena fokus pada pemerimaan tenaga honorer,” ujar Evie.

Evi mengatakan, Pemkot Bandung bukan menolak jatah CPNS tahun 2013, tapi ditangguhkan untuk dialokasikan tahun ini. Makanya usulan tambahan itu, berdasarkan penangguhan. “Pak Menteri memberikan 350 dan itu sudah termasuk 94 atau diberikan tambahan 246,” ujar Evie.

Evi mengatakan penetapan persetujuan rincian formasi CPNS oleh Menpan kepada instansi 11-15 Agustus 2014. “Pendaftaran CPNS melalui online 18 sampai 29 Agustus melalui portal nasional dan seleksi administrasi mulai 8 September 2014 sampai selesai,” ujar Evie.
(.tribunnews.com)

Di Sumedang, BPJS Hanya Bayar sampai Pemulasaraan Jenazah

11 August 2014   12 views

bpjs-1Paket berobat di rumah sakit umum Sumedang yang ditanggung BPJS hanya sampai pemulasaraan jenazah. Jika pasien sampai meninggal dunia di rumah sakit maka pihak rumah sakit akan memulasar jenazah dan keluarganya tinggal membawa pulang jenazah yang sudah dikafani.

“Pembayaran klaim oleh BPJS itu berdasarkan paket dan paket yang dibayar itu sampai pemulasaraan jenazah,” kata Direktur RSUD, Hilman Taufik, Minggu (10/8/2014).

Menurutnya, sampai saat ini hampir 90 persen pasien yang berobat ke RSUD sudah dijamin BPJS. “Hampir sembilan puluh persen biaya berobat pasin di rumah sakit ditanggung BPJS. Rata-rata setiap bulan BPJS membayar klaim Rp 7,2 miliar,” kata Hilman.

Disebutkan, biaya membawa jenazah dari rumah sakit ke rumah duka tidak ditanggung BPJS. “Biaya membawa pulang pasien meninggal itu menjadi tanggungjawab keluarganya dan tidak ditanggung rumah sakit,” kata Hilman.

Pernyataan itu dilontarkan Hilman menyusul ada keluhan keluarga pasien di media sosial yang menyebutkan sebagai pasien jamkesmas yang kini ditangani BPJS kesulitan mendapatkan mobil pengangkut jenazah di rumah sakit.

“Kami kesulitan untuk mendapat mobil jenazah berbeda dengan keluarga yang mampu langsung ditawari kendaraan pengangkut jenazah itu,” katanya.

Hilman menyebutkan khusus di RSUD Sumedang bagi pasien BPJS yang asalnya penerima bantuan iuran (PBI) dari Jamkesmas maka tetap dibebaskan dari biaya pemulangan jenazah itu.

“Sesuai aturan tidak ada biaya dari BPJS tapi kami memiliki diskresi daerah, pemerintah membebaskan biaya pemulangan jenazah dan biaya ditanggung APBD,” kata Hilman.

Disebutkan, pihaknya sudah menjelaskan ke pasein terkait pemulangan jenazah itu. “Pihak rumah sakit juga memiliki keterbatasan kendaraan jenazah. Mobil ambulan tidak boleh dipakai membawa jenazah dan begitu juga sebaliknya,” kata Hilman.

Saat ini, terang Hilman, ada sebuah bank yang akan memberikan bantuan kendaraan ke rumah sakit dan akan dijadikan kendaraan jenazah. “Ada bantuan kendaraan dari bank dan masih dalam proses. Kendaraan itu akan dijadikan angkutan jenazah,” katanya.
(tribunnews.com)

Panglima Viking Tutup Usia

9 August 2014   11 views

vikingPanglima Viking Persib Fans Club, Suparman alias Ayi Beutik, tutup usia, Sabtu (9/8/2014) siang. Ayi menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Advent, Kota Bandung, setelah beberapa minggu mendapat perawatan khusus di ruang ICU.

Ketua Viking Inhofftank, Wawan GSL, mengatakan, Ayi dirawat dirumah sakit karena kecelakaan. Ayi pun sempat menjalani operasi tulang punggung beberapa hari lalu.

“Semua anggota Viking berduka, Mang Ayi meninggal pukul 13.00 WIB,” ujar Wawan saat dihubungi Kompas.com, Sabtu siang.

Mewakili seluruh keluarga besar Viking, Wawan pun memohon maaf kepada seluruh insan atas kesalahan yang pernah diperbuat oleh almarhum.

“Jiwa Mang Ayi masih hidup dan akan lahir Ayi Beutik lainnya,” ujarnya.

Dia pun meminta kepada tim Persib Bandung agar bisa menang dalam pertandingan lanjutan Indonesia Super League 2014 di Stadion Utama Gelora Bung Karno menghadapi tuan rumah Persija Jakarta, Minggu (10/8/2014) besok.

“Untuk menghormati Mang Ayi, Persib besok wajib menang,” pungkasnya.
(kompas.com)

Kapolri: Arus Mudik Sudah Normal

28 July 2014   1 views

233893_kapolri-jendral-sutarman-naik-innova_663_382Kapolri Jenderal Polisi Sutarman, Minggu (27/7) mengatakan bahwa Arus mudik pada H-1 ini normal.

“Mulai hari ini arus mudik sudah normal. Mulai dari Cikopo, jalur Pantura sampai dengan Comal lalu Semarang, normal. Saya pagi tadi keliling dari Semarang ke jalur selatan, semuanya terpantau normal. Jalur tengah juga sudah dalam kondisi normal,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa jembatan Cibaruyan yang sempat menghambat arus mudik di jalur selatan mulai hari ini sudah mulai bisa digunakan.

“Jembatan Cibaruyan yang sempat putus pagi ini sudah bisa dioperasionalkan kembali. Hanya kendaraan kendaraan kecil saja yang diperbolehkan melintas. Karena jembatan belinya berukuran minimal. Tadi saya bersama Kadis Bina Marganya, beliau sudah selesai memperbaiki jembatan itu,” kata Dia.

Untuk puncak arus mudik sendiri, pihaknya dari awal sudah memprediksi bahwa puncak mudik terjadi pada H-3. Ia mengaku meninjau adanya penurunan sekitar 20 persen pada H-7 dibanding tahun lalu, pada H-6 juga terjadi penurunan 30 persen. Baru pada H-4, H-3, H-2 terjadi peninggakatan arus.

“Kami telah memprediksi puncak mudik akan terjadi pada H-3, karena dari awal sudah terjadi penurunan intensitas pemudik. Maka intensitas pemudik naik pada H-4 samapi H-2, dan pada H-3 adalah puncaknya,” Ungkapnya.

Untuk jumlah pemudik nasional, Ia mengungkapkan bahwa secara keseluruhan, masyarakat Indonesia yang mudik telah mencapai angka 30 juta. Yang melintasi pulau jawa sendiri ada sekitar 19 juta pemudik karena puncak mudik telah selesai, maka yang mudik hari ini hanyalah sisa-sisa saja.

“Yang mudik pada H-1 ini hanya sisa-sisa saja. Biasanya kalau bajaj sudah lewat, berarti puncak arus mudik selesai. Dan kami tadi bertemu dengan bajaj, satu dua,” katanya.

Di nagreg sendiri, arus kendaraan terpantau ramai lancar. Lajur yang menuju ke arah timur diperlebar dengan memindahkan pembatas jalan, sehingga lajur ke arah Bandung hanya muat untuk satu antrian kendaraan saja.

Kemacetan terjadi sewaktu-waktu. Dan untuk mengurainya, polisi menetapkan sistem buka tutup di jalan Cagak. Jika jalur ke arah Tasikmalaya tersendat, maka arus dipindah ke arah garut. Begitu pula sebaliknya. Kapolri Jendral Polisi Sutarman juga menyampaikan ungkapan terimakasih kepada Personil Polisi yang telah dengan baik mengamankan arus mudik 2014 ini. ia mengaku pihaknya telah menyiapkan 86 ribu personel polisi yang kerja terus tidak libur.

“Kepada pihak kepolisian setempat Saya ucapkan terimakasih karena telah sedia bekerja melayani masyarakat. Kepada masyarakat juga saya ucapkan terimakasih karena telah sadar akan keselamatan dalam perjalanan mudik. Saya masih melihat ada pengendara motor boncengan tiga, tapi jumlahnya sudah agak menurun,” katanya.

Ditanya soal takbir keliling yang biasa dilakukan warga, ia menegaskan bahwa takbir sebaiknya dilakukan di tempat-tempat ibadah. Bukan di jalan. Jikapun harus berkeliling, usahakan agar tidak menggunakan kendaraan bak terbuka Karena itu berbahaya.

Namun, pihaknya hanya akan memperingatkan jika ada masyarakat yang tetap takbir keliling. Tidak ada penindakan yang tegas untuk hal itu.

“Operasi Ketupat ini kan operasi kemanusiaan. Tidak, tidak akan ada tindakan tegas. Tapi kami akan tetap menegur dan memperingatkan jika ada masyarakat yang tetap nekat takbir keliling,” pungkasnya.

Arus Mudik Mulai Memuncak di Nagreg

25 July 2014   4 views

309598_620Arus mudik tujuan timur Jawa Barat mulai memuncak di jalur selatan Jawa Barat, Jumat dinihari, pada 25 Juli 2014 atau H-3 Lebaran. Hal itu antara lain ditandai antrean mengular arus kendaraan pemudik di Nagreg, Kabupaten Bandung.

Berdasarkan pantauan Tempo, arus mulai macet di Nagreg sekitar pukul 02.00 WIB. Antrean sepeda motor, mobil dan bus mengular lebih dari 3 kilometer setidaknya mulai simpang Cikaledong-Lingkar Nagreg ke belakang ke arah Cileunyi.(Baca: H-4, Ciawi-Tasikmalaya Antre 15 Kilometer)

Kemacetan di turunan Nagreg adalah ekor dari arus yang merayap pelan. Bahkan, macet juga terjadi di jalur Garut-Tasikmalaya-Ciamis. Titik-titik rawan macet di jalur puluhan kilometer itu antara lain di Pasar Limbangan, Pasar Lewo, serta tanjakan Campaka-Cipeundeuy. Selain itu, kemacetan juga terjadi di turunan Gentong, pertigaan Pamoyanan, dan Ciawi.

Kemacetan di jalur selatan Jawa Barat ini kian parah dengan ambrolnya Jembatan Sungai Cibaruyan di Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis. Akibatnya, titik kemacetan pun kini bertambah, yakni di kawasan Kota Tasikmalaya, yang menjadi jalur alternatif arus mudik setelah jembatan Cibaruyan amles.

“Penumpukan di Nagreg hanya buntut,” ujar seorang anggota Polres Kabupaten Bandung di Nagreg, Jumat dinihari, 25 April 2014. Untuk menanggulangi kemacetan berlarut, kata dia, polisi menyetop sementara (pending) arus kendaraan dari arah Tasikmalaya di Pasar Lewo, Limbangan, dan Gentong.(tempo.co)

Next Page »