web analytics

Dari “Tipping Fee” Sudah Kemahalan, Ridwan Kamil Tak Mau Buru-buru soal PLTSa

1 September 2014   0 views

Ridwan KamilWali Kota Bandung, Ridwan Kamil, mengatakan, kelanjutan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) masih dalam kajian. Ada banyak hal yang perlu dikaji ulang, termasuk besaran biaya pungutan sampah dari pengelola ke Pemerintah Kota Bandung.

“Sekarang saya fokuskan ke urusan ekonomi dulu, tipping fee kemahalan,” kata Ridwan di Kantor Perusahaan Daerah Kebersihan, di Jalan Surapati, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (31/8/2014). Proyek ini masih belum berjalan sekalipun sudah ada kesepakatan dengan PT Brill sebagai pemenang tender dengan Pemerintah Kota Bandung.

Ridwan menegaskan tak akan buru-buru mengambil keputusan terkait pembangunan PLTSa ini sebelum ada hasil kajian baru. Selain masalah ekonomi terkait biaya kutip sampah tersebut, imbuh dia, juga ada aspek lain yang perlu kajian.

“Selain itu ada urusan hukum, ada 7 urusan lainnya seperti relasi dengan Bappenas, ada sosial, ada ekonomi. Nah, sekarang kita fokus di ekonomi. Daripada buru-buru malah hasilnya tidak maksimal,” tegas Ridwan.

Kehati-hatian ekstra

Ridwan pun mengaku akan sangat berhati-hati mengambil keputusan soal pembangkit ini. Terlebih lagi, sebut dia, belum ada arahan nasional terkait penggunaan insinerator sebagai pembangkit listrik.

Jika proyek ini jadi, Kota Bandung merupakan yang pertama memiliki pembangkit berbahan bakar sampah.”Kalau Bandung harus berisiko jadi kota pertama dengan prototipe yang belum pernah ada, maka unsur kehati-hatian menjadi penting,” tegas Ridwan.
(kompas.com)

Mobil L300 yang Terbakar di Depan UI Sudah Padam, Tak Ada Korban Jiwa

30 August 2014   2 views

mobil terbakarMitsubishi L300 mengalami kebakaran di depan Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan mobil tersebut.

“Sudah padam sekitar pukul 06.00 WIB, tadi kita turunkan 1 unit mobil pemadam,” ujar petugas Dinas Pemadam Kebakaran Depok, Ahmad, saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (30/8/2014).

Ahmad mengatakan, kebakaran itu disebabkan akibat mobil L300 tersebut menabrak pohon. Dugaan sementara, sopir mengantuk sehingga mengalami kecelakaan tunggal.

“Pas kebakaran kondisi mobil sudah kosong. Tidak ada korban,” ujarnya.

Saat ini petugas masih di lokasi. Sopir mobil nahas itu juga sedang dimintai keterangan oleh polisi.
(detik.com)

Di Pangandaran Harga Ikan Kembung Anjlok Drastis

29 August 2014   1 views

pesta_laut_santoloDalam tiga hari terakhir harga ikan kembung segar di Pangandaran anjlok drastic dari Rp 20.000/kg turun jadi Rp 10.000/kg. Seperti yang terjadi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Timur Pangandaran. Sementara harga ikan layur stabil diangka Rp 20.000 sampai Rp 25.000/kg tergantungan ukuran (size).

“Dalam tiga hari ini nelayan memang lagi panen ikan kembung. Hampir semua nelayan yang melaut, hasil tangkapannya rata-rata ikan kembung. Lagi musim ikan kembung,” ujar Sarlan, Bendahara KUD Minasari Pangandaran, pengelola aktivitas pelelangan ikan di TPI Pangandaran kepada Tribun Kamis (28/8/2014).

Banjirnya pasokan ikan kembung hasil tangkapan nelayan tersebut, membuat harga ikan kembung anjlok drastis dalam tiga hari terakhir.

Setelah sempat dilanda masa panceklik selama dua bulan lebih, karena dilaut sulit ikan dan nelayan enggan melaut karena cuaca kurang menguntungkan (badai dan gelombang tinggi) namun selama tiga hari terakhir, kata Sarlan, nelayan Pangandaran kembali bergairah melaut menyusul mulainya musim ikan.

“Sekarang musim ikan sudah mulai, cuaca juga menguntungkan. Tapi yang muncul baru ikan kembung, ikan layur juga ada,” katanya.

Mulainya musim ikan tersebut, selama tiga hari terakhir, suasana di tempat pelelangan ikan (TPI) Pantai Timur Pangandaran kembali ramai setelah sempat sepi beberapa bulan sebelumnya.
Saat harga ikan kembung anjlok akibat banjirnya hasil tangkapan nelayan dari laut, menurut Sarlan harga ikan layur masih relative stabil kisaran Rp 20.000 sampai Rp 25.000/kg tergantung ukuran
(jabar.tribunnews.com)

Jumat Ini, SIM Keliling di BTM Cicadas Mulai Pukul 09.00

29 August 2014   0 views

sim-keliling-makasarMasyarakat Kota Bandung yang ingin memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) roda dua maupun empat bisa mendatangi lokasi Bandung Trade Mall (BTM), Jalan Ibrahim Adji – Cicadas, Bandung, Jumat (29/8/2014).

Kendaraan khusus pelayanan SIM Keliling Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung hari ini akan menemui masyarakat di lokasi tersebut.

Informasi ini sesuai dengan yang diinformasikan lewat situs resmi traffic management center (TMC) Satlantas Polrestabes Bandung, www.tmcbandung.com.Layanan SIM Keliling dibuka mulai pukul 09.00 – 14.00.

Alangkah baiknya, pemohon datang lebih pagi agar bisa kebagian formulir dan tidak terlalu mengantre.SIM Keliling ini hanya melayani perpanjangan SIM A dan C.

Adapun persyaratan untuk memperpanjang SIM ini, adalah membawa SIM asli yang diterbitkan oleh Satlantas Polrestabes Bandung (yang masa berlakunya telah habis kurang dari satu tahun) dan membawa KTP yang dikeluarkan dari Kotamadya Bandung (resi KTP dan KK jika KTP habis masa berlakunya).

Masyarakat pemohon yang membutuhkan informasi lengkap tentang SIM, atau SIM Keliling ini bisa menghubungi bagian informasi di 022 61599343. Sedangkan, biaya perpanjangan SIM A adalah Rp 150 ribu dan SIM C Rp 145 ribu.(jabar.tribunnews.com)

Pipa Pertamina Terbakar di Subang, 3 Orang Tewas

28 August 2014   0 views

meledakPipa Pertamina di Kampung Batang, Desa Mandalawangi, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang, Jawa Barat, terbakar hari ini pukul 05.48 WIB. 3 Orang tewas dalam kebakaran pipa yang terletak di pinggir jalan raya Pantura ini.

“Kebakaran pipa milik Pertamina dengan ketinggian api lebih kurang 50 meter dan menimbulkan asap ketinggian 100 meter,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Martinus Sitompul, dalam rilis kepada detikcom, Kamis (28/8/2014).

Martinus menjelaskan, terdapat 3 unit rumah warga semipermanen di bantaran sungai terbakar. “Dan terdapat 3 warga diduga terbakar dan meninggal dunia,” ujarnya.

Korban tewas kini berada di Puskesmas Mandalawangi. Rumah yang terbakar terletak di kawasan yang terlewati pipa Pertamina.
(detik.com)

Setiap SPBU Dijaga 3 Polisi dan 1 TNI

27 August 2014   1 views

polisiPembatasan subsidi bahan bakar minyak (BBM) berdampak pada antrean warga di berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jawa Barat. Kepolisian pun mengambil langkah dengan melakukan penjagaan di semua SPBU di Jawa Barat.

“Setiap SPBU itu dijaga tiga personel kepolisian dan satu personel dari koramil,” sebut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul, di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Selasa (26/8/2014).

Tiga polisi tersebut berasal dari masing-masing kewilayahan. Keberadaan mereka diharapkan bisa mencegah hal-hal yang tidak diiginkan saat warga mengantre.

Sementara itu, selain dari kepolisian wilayah, Polda Jawa Barat juga menurunkan personelnya. Mereka diperbantukan di lapangan sekaligus melakukan pemantauan. Bedanya, personel dari Polda bertugas secara berpindah-pindah, berkeliling ke berbagai SPBU.

“Dari Polda akan menurunkan Sabhara, tapi sifatnya mobile,” pungkas Martin.

(okezone)

Anggrek Terkecil di Dunia Bakal Mekar di Bandung

23 August 2014   7 views

Angrek terkecilIndonesia terkenal di dunia memiliki beragam macam jenis anggrek yang cantik dan langka. Salah satunya adalah anggrek bernama latin thaenophylum.

Anggrek jenis ini terbilang unik karena ukurannya yang sangat kecil. Bahkan, ukuran paling besar hanya setengah centimeter. Anggrek ini bisa dikatakan anggrek terkecil di dunia.

Untuk bisa melihat anggrek thaenophylum tidaklah mudah. Pasalnya, di Indonesia baru ada dua lokasi yang diketahui tumbuh anggrek jenis ini. Lokasi pertama ada di Kebun Raya Cibodas, Cianjur, Jawa Barat dan lokasi lainnya di Taman Hutan Raya (Tahura) Juanda, Dago, Bandung, Jawa Barat.

Jika berkunjung ke Tahura Juanda, pengunjung yang ingin melihat anggrek ini dipastikan bakal kesulitan. Sebab, tanaman kecil yang bersifat saprofit ini hanya tumbuh bertengger di salah satu pohon meranti merah (shorea sp) setinggi 25 meter yang tumbuh di area blok pemanfaatan Tahura Juanda.

Kepala Seksi Pemanfataan Taman Hutan Raya Juanda, Lianda Lubis, mengatakan, anggrek langka ini diprediksi akan mekar dalam waktu beberapa hari ke depan. Jika mekar, bunganya akan terlihat berwarna putih berpadu hijau.

“Pertama kali ditemukan tahun 2008 lalu sama penjaga. Cuma hidup di pohon ini (meranti merah) saja. Kita pernah coba pindahkan tapi malah mati,” kata Lianda saat ditemui di Tahura Juanda, Kamis (21/8/2014).

Lianda menambahkan, keunikan lain dari anggrek ini adalah ukuran daunnya yang lebih besar daripada bunganya. Selain itu, meski kulit pohon meranti merah tempat anggrek tersebut bernaung terkelupas, anggrek tersebut tetap hidup dan berkembang biak terus-menerus.

Usia mekar anggrek tersebut juga tidak jauh berbeda dengan anggrek kebanyakan. Setelah mekar selama tiga pekan, anggrek thaenophylum ini akan kering dan mati. “Tumbuh dan mekar lagi sekitar tiga bulan kemudian,” ujarnya.

Meski terbilang tanaman langka, Lianda mengakui tidak ada perawatan khusus untuk anggrek tersebut.

“Ya, tumbuh begitu saja tanpa dirawat. Tapi tetap kita awasi,” jelasnya.

Demi menjaga kelestarian anggrek langka itu, Tahura Juanda akan segera menyiapkan pagar pembatas. Menurut dia, banyak orang yang tidak mengetahui kalau tanaman yang menempel di pohon tersebut adalah jenis anggrek langka.

“Banyak yang mengira lumut. Tapi sebenarnya bukan pengunjung yang dikhawatirkan, tapi kalau ada acara di sini suka ada yang pasang spanduk di pohon. Kita khawatir mereka malah merusak,” bebernya.

Bagi penggila anggrek yang ingin melihat anggrek thaenophylum ini mekar di Tahura Juanda dalam waktu dekat ini, tidak ada salahnya membawa alat bantu pengelihatan seperti kaca pembesar. Sebab, dengan bentuk yang super kecil, pengunjung bakal kesulitan melihat keindahan anggrek itu.(kompas.com)

Jabar dan Banten Siaga Satu Hadapi Putusan MK

21 August 2014   1 views

simulasi-pilpres_3Kondisi Kemananan di wilayah teritorial Jawa Barat dan Banten akan memasuki tingkat siaga satu hari Kamis (21/8), besok. Panglima Komandan (Pangdam) III/Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi Thamim mengatakan bahwa menghadapi masa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan pemilihan presiden (pilpres) oleh pasangan capres nomor satu Prabowo Subianto yang akan diputuskan besok, kondisi keamanan di Jabar dan Banten berada dalam keadaan kondusif. Namun demikian, pihak keamanan dalam hal ini TNI tidak mau sedikit pun lengah.

“Kondisi Jabar dan Banten sangat kondusif dan berada dalam kontrol TNI Polri. Namun demikian, kami akan terus siaga menghadapi segala kemungkinan,” kata Dedi usai menggelar acara Silaturahmi Bersama Organisasi Kemahasiswaan Se-Bandung Raya di Mako 2, Denmadam, Rabu (20/8).

Untuk menjaga kondusivitas di wilayah Jabar dan Banten, Kodam III/Siliwangi pun menerapkan siaga satu di seluruh wilayah teritorial Kodam III/Siliwangi.

“Besok (hari ini, Red) seluruhnya siaga satu, semua pasukan sudah siap jika dibutuhkan. Ada 2.000 anggota sudah disiapkan, tapi pasukan di semua wilayah juga sudah siap, protap PAM-nya sama dengan pilpres lalu,” katanya.

Dedi berharap bahwa kondisi yang sangat kondusif di Jabar dan Banten bisa terus dipelihara oleh semua pihak. Siapapun pihak yang menang atau kalah dalam gugatan pilpres Kamis ini oleh MK, Dedi berharap agar bisa menerima dengan bijaksana dan hati besar.

“Kalau ada yang ke Jakarta ya boleh-boleh saja, asal tetap bisa menjaga kondusivitas keamanan,” harap Dedi.(tribunnews.com)

Besok, Selama Dua Jam Polisi Bakal Gelar Simulasi di Pintu Tol Pasteur

17 August 2014   2 views

kombes-pol-mashudiJelang pembacaan putusan MK, Polrestabes Bandung akan menggelar simulasi di pintu tol Pasteur, Senin (18/8/2014) besok. Simulasi situasi menyekat pengerahan massa pendukung calon presiden pada sengketa Pilpres 2014. Pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) sedianya bakal dilaksanakan pada Jumat (22/8/2014) mendatang.

“Simulasi akan digelar sekitar dua jam dari mulai pukul 11.00,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi kepada wartawan di Mapolrestabes, Kamis (14/8/2014) lalu.

Secara keseluruhan ada delapan titik yang akan diawasi Polrestabes Bandung menjelang putusan MK. Selain Pasteur ada pintu tol Muhammad Toha, Buah Batu, Pasir Koja dan Kopo. Sementara tiga titik lainnya adalah Cibiru, Cimindi serta Jalan Setiabudi.

Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Diki Budiman menuturkan, saat simulasi pintu tol Pasteur tak akan ditutup total. “Hanya saja perjalanan akan terganggu,” ujarnya.

Ia menuturkan, simulasi ini menjadi semacam gladi kepada anggota polisi yang akan bertugas melakukan penyekatan terhadap potensi massa yang akan keluar Bandung menuju Jakarta.

“Jadi ketika Mabes Polri memutuskan penyekatan diperlukan, anggota tahu harus berbuat apa,” ucap Diki. (tribunnews)

Avanza Tabrak Motor Kemudian Nyemplung ke Kali di Simpangan Depok

16 August 2014   24 views

avanza nyemplungKecelakaan lalu lintas terjadi di Jl Raya Jakarta Bogor di Simpangan Depok, Cimanggis, Jabar. Sebuah Avanza terlibat kecelakaan dengan pemotor. Mobil itu menabrak pemotor dan kemudian terus melaju menghantam pembatas jalan. Mobil pun akhirnya nyemplung ke kali.

“Itu persis sebelum lampu merah di Simpangan Depok arah Bogor. Di depan RS Simpangan Depok,” kata petugas jaga Polsek Cimanggis Aipda Woko saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (16/8/2014).

Peristiwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Pihak kepolisian masih melakukan penanganan.

“Unit laka masih di lokasi. Kita belum tahu penyebabnya apa,” imbuh Woko.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Sopir Avanza dan penumpangnya selamat dan hanya mengalami luka ringan. “Hanya pengendara motor saja yang luka dan butuh perawatan, tapi tidak berat,” tutup dia.
(detik.com)

Next Page »