Lapor Bupati! Jalan Rumpin Rusak Parah

22 June 2016

jalan rumpin 2Keberadaan Jalan Pasirpipis, Pasirnangka, Desa Cipinang hingga Jalan Raya Wates, Desa Sukasari, semakin hari kian memprihatinkan. Belum adanya perbaikan mengakibatkan jalan yang dianggap vital tersebut mengalami ke­rusakan parah. Bukan hanya itu, jalan yang licin dan berkubang sangat mem­bahayakan pengendara yang melintas. Tak jarang pengendara roda dua terjung­kal karena kondisi jalan yang ’mengerikan’.

Seorang Staf Desa Sukasari Kempleng (32) mengatakan, dirinya meminta Bu­pati Bogor Nurhayanti segera memper­baiki jalan tersebut. Bukan tanpa alasan, jalan tersebut kerap dikomplen warga. Selain itu, ketika dirinya kerap melintas di jalan tersebut, keselamatannya me­rasa terancam dan was-was bakal jadi korban kecelakaan lalu lintas. “Kami sudah bosan dengan kondisi jalan ini yang seperti kubangan kerbau. Apalagi saat musim panas, jalan menjadi ber­debu dan mengganggu pernapasan. Jika musim penghujan, jalan bakal becek dan licin,” paparnya kepada Metropolitan.

Tidak adanya saluran air dan gorong-gorong, tambah dia, membuat jalan selalu berkubang dan mengakibatkan aspal mudah rusak. “Saluran air tidak ada, apalagi gorong-gorong. Otomatis jalan gampang sekali rusak,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukasari Suryanto meminta instansi terkait, teru­tama Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan Wilayah Leuwiliang mem­perhatikan keberadaan jalan tersebut. “Saya minta pihak UPT lebih jeli melihat kondisi infrastruktur yang perlu diper­baiki,” cetusnya.

Terpisah, pihak UPT Jalan dan Jemba­tan Wilayah Leuwiliang ketika ingin di­konfirmasi Metropolitan, kepala UPT tidak berada di kantornya.

 

(Sumber : Metropolitan.id|Youtube|Realitas Metro Tv)

Waspada, Uang Palsu Beredar di Bogor!

22 June 2016

uang palsuPenukaran uang pecahan receh jelang lebaran menjadi tradisi tiap tahunnya. Jasa penukaran pun beragam, mulai dari jasa penukaran uang keliling, jasa penukaran di money changger dan jasa penukaran uang di bank tertentu.

Namun, warga harus lebih selektif dalam melakukan penukaran uang pecahan receh. Terlebih pada jasa penukaran uang keliling atau yang biasa mangkal di jalan-jalan alternai Cibubur-Cileungsi. Dimana hal tersebut kerap dimanfaatkan oleh pengedar uang palsu.

Kapolsek Gunungputri, AKP Hadiwijaya mengatakan, warga harus lebih waspada dalam menukarkan uang. Dimana pelaku pengedar uang palsu kerap mencampurkan atau menyelipkan uang palsu dengan uang asli.

“Warga yang akan menukarkan uang pecahan kecil lebih waspada. Modus uang palsu yang diselipkan di uang asli kerap terjadi saat momen-momen seperti ini,”katanya, kepada Radar Bogor, Senin (20/06/2016).

Dia menyarankan masyarakat agar lebih selektif untuk mencari tempat pertukaran uang.

“Lebih baik di bank langsung. Walaupun harus mengantri, lebih terjamin keasliannya,”tukasnya.

(jabar.pojoksatu.id)

Hari Ini LAPAN Akan Meluncurkan Satelit A3/IPB di India

22 June 2016

lapan 1Hari ini Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) bersama IPB akan meluncurkan satelit di India. Perhitungan mundur pun telah dimulai sejak sehari sebelumnya untuk menyambut peluncuran satelit LAPAN-A3/IPB.

“Belum ada informasi perubahan, tapi sekarang sudah hitung mundur 24 jam sejak sore kemarin nggak ada info perubahan. Kalau ada perubahan itu LAPAN langsung diberitahu, setiap satu jam masih terus dipantau,” ujar Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin, ketika dihubungi detikcom, Selasa (21/6/2016) malam.

Peluncuran satelit LAPAN-A3/IPB ini akan dilakukan di Pusat Antariksa Satihs Dhawan, Sriharikota, India pada pukul 10.55 WIB. Rencananya, akan digelar nonton bareng di kantor LAPAN Rumpin dan dihadiri beberapa tokoh.

“Wapres, Menristek dikti, dan Gubernur Jabar dijadwalkan akan mengikuti agenda ini,” ujar Thomas.

lapan 2
Satelit LAPAN A3 ini akan diluncurkan bersamaan dengan 19 satelit negara lainnya dengan cara menumpang roket India PSLV-C34. 19 satelit lainnya, yakni 3 satelit milik India, 2 satelit Kanada, 13 satelit Amerika Serikat, dan 1 satelit Jerman. Peluncuran satelit LAPAN A3 ini juga bisa dilihat secara streaming di website webcast.gov.in/live.

Misi satelit LAPAN A3 ini ada 4, yakni untuk pemotretan lahan pertanian, pemantauan kapal laut, pengukuran medan magnet bumi, dan uji hasil rekayasa Lapan. Thomas menjelaskan, peluncuran satelit ini sekaligus meresmikan sitem pemantauan maritim berbasis IPTEK penerbangan dan antariksa, sistem ini ada di dalam komponen satelit yang dikembangkan LAPAN.

“Sekarang sistem ini sudah mulai dikembangkan sebagian sudah ada. Itu berbasis satelit pemantauan awal, ditambah informasi pesawat tanpa awak, data info satelit untuk zona penangkapan ikan, dan informasi kondisi laut dan cuaca di laut,” kata Thomas.

lapan  3
Satelit karya anak bangsa yang dikembangkan di Pusat Teknologi Satelit LAPAN, Rancabungur, Bogor ini membawa misi penginderaan jauh eksperimental untuk memantau lahan pertanian, maritim dan pemantauan medan magnet Bumi untuk penelitian.

“Satelit Lapan-A3 akan mengorbit secara polar dengan jangkauan ketinggian sekitar 500 km. Satelit ini mengelilingi bumi sebanyak 14 kali dan melintasi Indonesia 4 kali setiap harinya. Ini bekerjasama dengan IPB nanti IPB akan mengekstrak informasi pertanian,” terang Thomas Djamaluddin, pada Senin (20/6) lalu.

(Detik.com)

Berangnya Emil Lihat Sepasang Muda Mudi Bermesraan di Depan Masjid Agung Bandung

22 June 2016

berangWalikota Bandung, Ridwal Kamil, berang dengan tingkah pasangan muda-mudi yang sedang bermesraan di depan Masjid Agung di Alun-alun Kota Kembang itu. Dia mengunggah foto sejoli itu ke Instagram.

“Warga Bandung, sebaiknya tidak melakukan hal yang tidak patut seperti pasangan di kiri ini (kalaupun suami istri tetap tidak patut karena di depan masjid),” tulis Ridwan Kamil pada caption foto yang diunggah.

“Dan sebaiknya juga selalu bersabar lapang dada walaupun peurih seperti akang yang kanan ini. Yang tasnya heits warna ungu hermes gedebage,” tambah pria yang karip disapa Kang Emil ini seperti dilansir dari dream.co.id, Selasa (21/6/2016).

Pada foto sebelah kiri terlihat sepasang muda-mudi tengah bermesraan. Perempuan berhijab biru tengah memangku pemuda yang rebahan.

Foto yang diunggah Kang Emil ini mendapat banyak komentar dari pengguna Instagram. Banyak di antara netizen yang menyebut pemandangan itu sudah biasa di tempat itu.

(Galamedia)

Ini 5 Tempat Ngabuburit Paling Asik di Bogor

16 June 2016

tempat ngabuburitSelama bulan Ramadhan, banyak orang memilih untuk menunggu waktu berbuka puasa dengan ngabuburit. Ngabuburit bisa dilakukan dimana saja baik dengan cara melakukan ibadah, atau membeli aneka makanan untuk berbuka puasa. Berikut 5 t5mpat ngabuburit paling asik di Kota Bogor.
Jalan Suryakencana

Bila ingin mencari makanan untuk berbuka puasa, Anda bisa ke Jalan Suryakencana. Di sana, Anda bisa menemukan pedagang pepes sagu khas Bogor, Bakso Kikil Pak Jaka, juga bir kocok yang merupakan racikan dari jahe, kayu manis, gula pasir, dan gula aren. Bisa dibilang Jalan Surykencana merupakan salah satu pusat kuliner yang ada di Kota Bogor.
Jalan Bangbarung

Berburu takjil di Jalan Bangbarung juga merupakan kegiatan ngabuburit yang tak boleh dilewatkan di Bogor. Anda bisa memilih sendiri aneka kuliner yang dijajakan di sepanjang Jalan Bangbarung.

Makanan yang dijual mulai dari mi glosor, aneka gorengan, tutut, es buah, kolak, es podeng. Di sini tersedia juga makanan berat seperti rendang daging, kikil, ayam goreng, orek tempe, telor balado dan sayur daun singkong. Tak perlu merogoh kocek terlalu dalam, jajanan di pusat takjil ini dijual dengan harga yang terjangkau.
Taman Kencana

Tempat ngabuburit yang pertama di Bogor adalah Taman Kencana. Taman yang biasa digunakan untuk kongko-kongko anak muda ini termasuk salah satu tempat bersejarah karena sudah ada sejak zaman Belanda.

Pemerintah Bogor telah merenovasi taman ini menjadi lebih rapi. Kini tersedia pula tempat duduk dan trek lari. Pepohonan di sekitar taman ini juga membuat suasana kongko menjadi lebih sejuk.
Masjid Raya Bogor

Lokasi ngabuburit selanjutnya di Bogor adalah Masjid Raya Bogor yang berlokasi di Jalan Raya Pajajaran nomor 10. Masjid yang telah dibangun sejak tahun 1970 ini memiliki Gedung Pusat Pengembangan dan Pengkajian Islam Bogor, serta sebuah perpustakaan.

Masjid ini juga memiliki menara dengan bentuk segi empat. Bangunannya terdiri dari tiga tingkat dengan kubah di bagian atas. Dari area menara, terdapat lorong penghubung dengan bangunan masjid.

Di tempat ini, pengunjung dapat melaksanakan ibadah atau membaca buku di perpustakaan sambil menunggu waktunya buka puasa.
Istana Bogor

Istana Bogor yang merupakan satu dari enam Istana Presiden Republik Indonesia ini mempunyai keunikan tersendiri, termasuk aspek historis, kebudayaan, dan faunanya.

Saat bulan Ramadhan, istana tetap ramai pengunjung. Orang-orang biasanya berjalan-jalan sore di sekitar istana serta memberi makan rusa-rusa yang hidup di halaman Istana Bogor.

Makanan rusa sendiri adalah wortel yang diperoleh dari petani-petani Bogor. Jadi, selain pengunjung, para pedagang wortel dan sayuran untuk makanan kijang pun ikut meramaikan suasana ngabuburit di Istana Bogor.

(jabar.pojoksatu.id)

Terminal Cibinong Bakal Menjadi Titik Mudik Lebaran 2016 Tujuan Bandung

16 June 2016

terminal cibinongMemasuki minggu kedua bulan Ramadhan, lonjakan penumpang di sejumlah terminal masih belum terlihat.
Seperti di Terminal Cibinong nampak masih belum terlihat lonjakan arus mudik penumpang di terminal yabg berlokasi di wilayah Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Staf Terminal Cibinong, Edi Mahmud mengatakan, lonjakan penumpang diperkirakan akan mulai terjadi pada H-7 menjelang lebaran.
“Biasanya itu penumpang tujuan Bandung yang mangalami lonjakan,” ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, pada Rabu (15/6/2016) sore.
Lebih lanjut dia mengatakan, jika di hari biasa bus jurusan bandung berjumlah 5 unit yang beroperasi sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.
“Kalau menjelang hari raya biasanya ada penambahan armada bus, nanti juga akan ada pengecekan kendaraan jika sudah mendekati arus mudik,” kata dia.
Terminal Cibinong melayani rute perjalanan Cibinong – Bandung, Cibinong – Grogol, dan Cibinong – Tangerang.

(Tribunnews)

Nongkrong Bawa Samurai, Tapi Nangis Saat Ditangkap Polisi

15 June 2016

bawa samuraiDua remaja terjaring razia yang digelar Jajaran Polres Tasikmalaya Kota. Keduanya diamankan di Jalan saptamarga, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmlaya, karena saat digeledah ditemukan senjata tajam jenis samurai.

Dua remaja tersebut diduga sebagai anggota geng motor. Saat ditangkap keduanya mengelak senjata tajam itu milik mereka setelah diperiksa akhirnya mengaku. Mereka berdua hanya bisa menangis dan meminta maaf pada petugas yang menggiringnya.

Menurut Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Maolana, Penangkapan remaja tersebut berawal dari jajaran Sabhara Polres Tasikmlaya Kota yang melakukan operasi Cipta Kondisi dengan sasaran geng motor dan minuman keras.

Puluhan anggota menyisir jalan yang dijadikan ajang berkumpul para berandalan geng motor di jalan Satpamarga segerombolan remaja yang sedang berkumpul.

Ternyata kedatangan polisi di lokasi tersebut membuat segerombolan pemotor yang sedang bekumpul panik. Mereka tancap gas berusaha melarikan diri. Namun petugas berhasil mengepungnya.

Saat itu, ‎lanjut Maolana, petugas langsung melakukan pemeriksaan khusnya surat-surat kendaraan. Namun dalam pemeriksaan tersebut, polisi mencurigai kedua pelaku yang mencoba menyembunyikan sesuatu. Saat diperiksa didapati sebuah samurai.

“Petugas mengamankan dua orang remaja tersebut. Dia membawa samurai. Kedua remaja ini langsung diamankan ke Makopolres Tasikmlaya Kota sama barang bukti samurai,”ujar Maolana, Rabu (15/6/2016) dini hari.

Kini, akibat perbuatannya dua remaja diamankan di Polres Tasikmalaya Kota. “Orang tuanya sudah kami beri tahu,”ujarnya.

(Galamedia)

Mahasiswa IPB kembangkan keset antibakteri dari bambu

15 June 2016

ipb kesetTiga mahasiswa Istitut Pertanian Bogor, Jawa Barat, berhasil mengembangkan keset atau alas kaki antibakteri menggunakan bahan dasar bambu yang mampu menyerap kelembaban air serta berfungsi sebagai dekorasi rumah.

“Keset ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri khususnya Escherichia colli dan Staphylococcus aureus,” kata Naufal Bayu Prasetyo, salah satu dari tiga mahasiswa IPB itu di Bogor, Senin.

Naufal dan kedua temannya Laila Fitriyani dan Tiana Rafmiwati merupakan mahasiswa Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, melakukan penelitian dengan mengembangkan keset antibakteri.

Menurut Naufal, keset tersebut memiliki keunggulan yang tidak dimiliki keset lainnya yang umum dijual di pasaran. Keset hasil penelitiannya bersifat antibakteri karena mengandung flavonaid, tannin, alkohol, dan pennyquinone. “Keset ini mampu menyerap kelembaban air dan bau,” katanya.

Ia mengatakan, pemilihan bambu sebagai bahan dasar keser karena bahan bakunya masih banyak ditemukan di Indonesia dan seringnya hanya dimanfaatkan sebagai alat penopang sementara dalam proses konstruktsi bangunan.

Sementara, lanjutnya, limbah bambu berupa ujung, sisah bilah dan batang bambu tidak digunakan setelah proses konstruksi selesai. Padahal masih dapat dimanfaatkan dengan sentuhan teknologi.

“Dengan beberapa proses, limbah bambu tadi diolah memiliki nilai jual lebih tinggi dari pada kayu bakar,” katanya.

Menurutnya, serat limbah bambu ataupun bambu muda dapat digunakan sebagai dasar produk-produk industri kreatif rumah tangga, maupun kerajinan lainnya.

Kedepan, lanjut Naufal, ia dan timnya akan meningkatkan kemampuan antibakteri keset tersebut agar memiliki daya resistensi lebih tinggi terhadap berbagai jenis mikroba lainnya. Tidak terbatas hanya pada dua bakteri yang disebutkan tadi tetapi jenis bakteri lainnya.

“Kami masih terus melakukan pengembangan terutama meningkatkan daya tahan lebih tinggi terhadap jenis mikroba lainnya. Tidak hanya dua jenis bakter saja, tetapi bakteri lainnya bisa dihambat pertumbuhannya,” katanya.

Ia mengatakan, upaya untuk meningkatkan daya tahan keset antibakteri tersebut dilakukan dengan cara mencari kandungan zat tertentu lainnya yang dapat dijadikan sebagai bahan untuk meningkatkan mutu keset antibakteri.

Naufal menambahkan, pembuatan keset antibakteri mendapat penghargaan dari Sesion Best Paper pada ajang 5th International Conference on Agriculture, Environment and Biological Sciences (ICAEBS-16) yang diselenggarakan oleh International Academy of Arts, Science and Technology di Pattaya, Thailand bulan April lalu.

Ajang tersebut diikuti ilmuwan terkemuka, akademisi dan peneliti internasional yang menyampaikan gagasannya masing-masing yang dapat menyelesaikan berbagai masalah kehidupan di berbagai bidang mulai dari pertanian, lingkungan hidup, dan ilmu biologi.

“Di ajang tersebut kami mempresentasikan abstrack paper dengan judul Utilization of Bamboo (Gigantochloa apus) for Anti-Baterial Mat as Fiber-Based Prospective Produkcts”. Hasilnya kami mendapat penghargaan paper terbaik,” katanya.

(Antara)

Masjid Salman ITB Bagi 1.500 Takjil Gratis

14 June 2016

masjid salmanMasjid Salman Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar berbagai kegiatan selama bulan suci Ramadhan 1437 Hijriah/2016 Masehi ini. Salah satunya adalah membagikan sekitar 1.500 takjil atau hidangan berbuka puasa kepada jamaah di sekitar masjid.

“Kegiatannya ada yang by the vote, yaitu kegiatan bersifat pelayanan pada jamaah, serta ada kegiatan yang bersifat syiar Ramadhan,” kata Ketua Panitia Semarak Ramadhan Masjid Salman ITB, Ali Romadoni, di Bandung, Selasa (14/6).

Ia menjelaskan yang dimaksud dengan kegiatan bersifat pelayanan itu seperti shalat tarawih, menghafal Alquran, bakti sosial, dan pembagian 1.500 takjil serta itikaf. Sedangkan untuk kegiatan bersifat syiar, dia mengatakan ialah seperti pawai Ramadhan bersama jamaah, ngabuburit bersama anak-anak, serta Inspirasi Ramadhan (Irama) yaitu kajian Islam yang menghadirkan berbagai pembicara. “Untuk kegiatan pendukung ada pesantren kilat, sahur on the road, semesta berbagi, yaitu membagikan takjil ke luar Salman,” kata dia.

Adapun sasaran dari kegiatan yang sudah rutin setiap tahunnya ini untuk masyarakat umum. Namun karena lokasi Masjid Salman dekat dengan Kampus ITB, jamaah yang hadir pada kegiatan tersebut mayoritas adalah mahasiswa. “Tapi bukan dari ITB saja yang hadir, akan tetapi ada juga mahasiswa dari berbagai kampus juga ada,” kata Ali.

Menurut dia tujuan dari berbagai kegiatan di Ramadhan yang diselenggarakan di Masjid Salman ITB ialah untuk menyemarakan bulan Suci Ramadhan. “Kalau hanya tadarus dari pagi sampai magrib itu monoton, jadi kita adakan berbagai kegiatan dari pagi yang diawali oleh Kajian Semesta bada Subuh, isinya mengkaji ayat Qouniyah Alquran, sampai tarawih bersama,” kata dia.

Ali berharap, kegiatan ini bisa menjadi ibadah dan panitia bisa melayani jamaah sebaik mungkin, sesuai dengan mottonya, ‘Salman, Aman, Nyaman, Mengesankan’. “Kegiatan besar ini dinaungi oleh 400 panitia dari kalangan siswa, mahasiswa, serta pekerja. Maka dari itu saya berharap semoga panitia bisa mengambil ibrah sebesar-besarnya dari kegiatan ini,” kata dia.

(Republika)

Jalur Mudik di Bekasi, 90 Persen Siap Dilintasi Para Pemudik

14 June 2016

mudik motorJalur mudik di Kota Bekasi siap dilintasi para pemudik. Meski di beberapa titik masih terdapat jalan bergelombang serta berlubang akibat pengerjaan pipa PDAM dan proyek Becakayu.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polresta Bekasi kota Kompol Bayu Pratama mengungkapkan persiapan menyambut pemudik sudah 90 persen, yang meliputi kesiapan anggota serta kondisi jalan dan alat penunjang lainya seperti rambu lalu lintas. Dan rencananya, posko mudik akan didirikan pada H-10, di perempatan Jalan Ahmad Yani.

“Kalau persiapan sudah 90 persen, dari anggota, jalan dan rambu-rambu. Nanti juga akan ada posko mudik di perempatan Jalan Ahmad Yani pada H-10,’’ ungkapnya.

Bayu melanjutkan, pihaknya juga akan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi guna melakukan persiapan jalur mudik dengan menutup jalur putaran yang tersedia di Jalan KH. Noer Ali atau Jalan Kalimalang. Selain itu rekayasa lalu lintas juga akan dilakuan seperti U-turn dan traffic cone, untuk memperlancar arus lalu lintas.

Terpisah, Kadishub Kota Bekasi Yayan Yuliana menjelaskan, untuk kendaraan nantinya tidak boleh melakukan putaran agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di saat volume kendaraan sedang tinggi. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi kemacetan di jalur mudik tersebut.

Persiapan jalur mudik, lanjut Yayan sudah berkoordinasi Polresta Bekasi Kota guna mempersiapkan rambu-rambu penunjuk arah untuk para pemudik. Pemasangan rambu tersebut akan dilakukan pada H-10 lebaran dengan bantuan Satuan Lalu Lintas Polresta Bekasi Kota.

“Rambu sudah siap semua tinggal nanti kami pasang bersama-sama Satlantas Polresta Bekasi Kota untuk menentukan titik lokasi pemasangan,” ujar Yayan.

Untuk persiapan anggota Dishub, nantinya akan disiapkan untuk bergabung dengan anggota Satlantas di setiap posko mudik di sepanjang jalur mudik. Yang nantinya jalur yang disiapkan bagi pemudik ada dua jalur yakni jalur pulo gadung hingga ke daerah Tambun serta jalur Kalimalang sampai di perempatan Kalimalang Bekasi Timur.

“Anggota kami juga akan ditempatkan di posko mudik. Untuk jumlah di setiap posko akan di sesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan nanti,” pungkas Yayan.

(Jabar.pojoksatu.id)

Next Page »